My Little Baby

My Little Baby
42. Baby sitter baru



"Sarah, ini kak Maya, dia baby sitter bayi bulan yang baru, baby sitter yang lama tidak bisa lagi menjaga baby bulan karena ia harus pulang kampung," ucap kak Adit memperkenalkan seorang wanita dewasa di depan ku.


"ouh iya, perkenalkan nama saya Sarah dan ini putri saya nama nya Bulan." ucap Sarah mengenal kan putri nya.


"ouh iya nyonya, saya Maya..." jawab nya sambil menundukkan kepalanya hormat.


"eeh kak, Jangan panggil saya nyonya,


panggil saya Sarah saja yah..."


"tapi..." ujar nya tak enak terhadap majikan nya ini.


"kakak panggil saya Sarah aja yah,


saya lebih suka di panggil seperti itu ketimbang di panggil nyonya"


"aaah, i-iya baik lah,


dek Sarah..." balas nya lemah lembut.


"baik lah, ngomong ngomong kak Maya,


tolong jaga anak saya baby bulan yah,


saya mau kuliah dulu, sore nanti saya pulang nya yah..."


"iya, baik dek Sarah..."


"sayang, mama kuliah dulu yah sayang,


baik-baik di rumah yah, jangan bandel, jangan rewel, yah sayang..." ucap Sarah sambil mencium kening sang anak.


"kak Adit, Sarah kuliah dulu yah..."


"iya sayang, hati-hati yah..."


"iya kak..."


seperti biasa Sarah pun berjalan kaki menuju universitas xxx tempat nya menuntut ilmu tersebut, setelah sampai di sana,


di lihat nya ayu sudah duduk di dalam kelas mereka,


"Hay pagi yu..." sapa Sarah.


"Hay ,pagi juga Sarah..."


"dari mana aja Lo kemarin yu, nggak masuk-masuk, Lo tau kan gue nggak punya teman di sini, jadi hampa banget hidup gue tanpa Lo "


"hmm gitu ya Sarah, maaf kan gue yah..." jawab nya tak bersemangat.


"Lo kenapa lagi sih yu !


jelek tau yu..."


"hmm iya, gue dan Arsya memang sudah baikan, tapi masalah nya,


kemarin Arsya di bawa paksa orang tua nya keluar negeri, untuk kuliah di sana,


mungkin mereka ingin memisahkan gue dan Arsya ..." ucap ayu dengan mata yang berbinar-binar.


"hmm sabar yah yu, kalau jodoh mah nggak akan kemana, kalau Arsya memang jodoh mu,


pasti kalian akan di pertemukan lagi "ujar Sarah menenangkan.


"hmm iya Sarah, terima kasih ya,"


"terima kasih...?


buat apa ...?"


"terima kasih karena Lo udah mau bantuin gue hari itu dan terima kasih juga karena sudah mempengaruhi gue untuk berpikir positif terhadap Arsya, meski dari tadi gue berpikir yang tidak-tidak tentang nya..."


"haha, ya udah ah, kita enjoy aja hari ini,"


"hmm"


"karena Lo lagi sedih, gimana kalau Lo Main ke rumah gue sepulang kuliah nanti, gue bakal traktir Lo deh makan bakso kak Adit nanti, itung-itung menghibur Lo, lagian jarang jarang kan dapat traktiran dari gue..."


"hmm iya Sarah gue mau, gue juga pengen ketemu sama anak Lo bulan, udah lama ngga lihat baby cantik bulan..."


"hmm iya,


tapi jangan sedih lagi yah, kalau lo sedih, hari-hari gue jadi lambat tau tidak, karena dengan omongan receh dari mulut Lo bagaikan obat fokus buat gue hehe"canda Sarah.


"B*bi Lo Sarah, Lo pikir selama ini gue jadi badut penghibur Lo apa...?" hardik ayu.


"hahaha, bukan gitu, Lo itu berisik banyak bahan omongan, karena selalu jawab pertanyaan bodoh Lo gue jadi lupa dengan dosen killer seperti pak bastoro hehehe...."


"Garin Lo..."


______________________________________________


"tuan, ini bayi nya...?" ucap seorang wanita sambil menyerahkan seorang bayi cantik Kepada majikan nya.


"hmm kamu memang bisa di andalkan,


kamu tunggu di bawah yah, setelah saya puas bersenang-senang saya bakal memanggil mu..."


"baik tuan"