My Little Baby

My Little Baby
160. Kelumpuhan alex



Alex pun m meminta dokter baru yang sangat ahli untuk memeriksakan nya.


"benar pak, anda benar lumpuh, kecelakaan yang menimpa anda tempo hari terdapat benturan yang sangat keras di bagian kaki anda, namun anda tidak perlu terlalu khawatir, sebab jika anda rutin menjalani terapi, maka kaki anda akan bisa sembuh kembali ."ujar dokter menjelaskan


"berapa waktu yang saya perlukan untuk terapi supaya kaki saya kembali seperti sediakala ?"tanya Alex sambil menatap kearah dokter yang memeriksa nya.


"tergantung pak, tergantung bagaimana anda bisa menjalani terapi tersebut ,jika anda memiliki kekuatan dan keinginan untuk segera sembuh, maka dalam waktu kurung dari dua bulan anda pasti bisa sembuh dan bisa berjalan seperti sedia kala lagi, yang terpenting dalam terapi ini hanya memerlukan semangat dan ikhtiar untuk segera sembuh dan bisa berjalan lagi.


"Alex...Alex kamu sudah sadar nak ?"tanya mama Riska yang berlari tergopoh-gopoh memasuki ruangan anak nya.


mama Riska langsung memeluk tubuh anak nya dengan sangat erat sambil menangis tersedu-sedu


"ini semua karena wanita murahan itu, ini semua terjadi karena wanita itu, ini menimpa mu karena wanita yang bernama Sarah itu..."pekik Riska di telinga Alex sambil memeluk nya.


"kenapa mama menuduh Sarah, bukan kah Sarah tidak tahu apapun perihal kecelakaan ku, lagi pula Sarah juga tidak ada pasca kecelakaan..."ujar Alex sambil mengerutkan keningnya


"iya, wanita j*lan itu memang tidak ada di sini, tapi karena kamu selalu memikirkan wanita itu maka nya kecelakaan terjadi .."ucap Riska sambil melepaskan pelukannya


"ma, jangan pernah salah kan Sarah, dia tidak berbuat salah apapun, walaupun ada yang akan di salah kan dengan musibah yang menimpaku,maka orang nya adalah mama, mama yang patut di persalah kan..."ucap Alex kembali,sambil menatap mama nya, ia sangat ingat setelah ia mengetahui kebusukan mama nya, ia pun dengan emosi yang berapi-api pergi dari rumah orang tua nya hingga kecelakaan pun terjadi menimpa nya.


"kamu menuduh mama, berani-berani nya kamu menuduh mama atas kecelakaan yang menimpa mu ?"ucap mama Riska bertolak pinggang, ia tak terima di persalah kan oleh alex.


Alex tak mempedulikan ucapan mama nya, ia bahkan membuang muka dari mama nya, Alex pun mengulum tubuh nya dengan selimut lalu memutar tubuh nya kearah dinding dengan membelakangi mama nya.


"mama menunggu mu sepenuh hati selama dua Minggu ini, namun ini jawaban mu setelah koma ?"ujar mama Riska


Alex membalikkan badannya


"Alex tidak akan berbicara seperti itu jika mama selalu saja menyalahkan Sarah atas apa yang terjadi di keluarga kita, bahkan kecelakaan yang menimpa Alex mama juga menyalahkan nya..."


"tapi memang seperti itu kenyataan nya ?"ujar Riska kekeh.


"cukup ma, cukup ? jika mama selalu mempersalahkan Sarah Alex tak akan mau berbicara bahkan melihat mama lagi..."ujar Alex menatap lekat kearah mama nya.


"kamu mengancam mama !"ucap Riska tak terima


"terserah mama, Alex mau istirahat .."ujar Alex memutar tubuh nya lagi membelakangi mama nya


"kamu..." Riska sangat geram hingga membuat Arsya yang mendengar langsung mendekat kearah mama dan kakak nya itu.


"ma, kak Alex masih sakit dan dia perlu istirahat, tolong mama mengerti keadaan kakak, lagian ini rumah sakit, malu lah sedikit, di dengar orang-orang di sini..."ujar Arsya sambil memandang mama nya


"hmm kalian sama saja..."Riska pun pergi dari ruangan rawat inap Alex meninggalkan Alex dan Arsya dengan penuh kekesalan .