My Little Baby

My Little Baby
105. Mama menginginkan kalung liontin mewah milik Sarah



Setelah makan Alex menemui mama nya yang terbaring sambil membaca beberapa majalah di atas kasur nya.


"ma..."ucap Alex sambil berjalan kearah mama nya, hening tidak ada sahutan dari mama nya,wanita itu sibuk dengan majalah yang ada di tangan nya.


"ma, mama kenapa ...?" tanya Alex bingung, tak biasa nya mama nya acuh saat ia tengah bicara seperti ini.


"kamu membeli kan wanita itu kalung liontin mewah ?" ujar Riska langsung tanpa menoleh kearah putra nya.


"kalung liontin ?


maksud mama kalung liontin yang di kenakan Sarah yah ma... ?" tanya Alex lagi karena ia merasa tidak pernah membeli kan apa pun.


"iya..."jawab wanita itu singkat.


"ouh, itu bukan Alex yang kasih ma,


tapi itu pemberian Aryo, sebagai hadiah pernikahan kami..."ujar Alex memperjelas.


"Aryo...?


kamu jangan ngaco, mana bisa Aryo yang berkerja sebagai asisten di rumah sakit itu bisa membeli kalung liontin mewah yang hanya ada 10 di dunia..."ucap Riska yang seketika membuat Alex terperanjat.


"be-berarti langka donk ma..."ucap Alex lagi dan di jawab anggukan oleh mama nya.


"Alex, mama mau kalung itu menjadi milik mama, mama ingin kamu mengambil kalung itu dari wanita itu, dia tidak pantas mengenakan kalung mahal seperti itu ..."ucap Riska tegas.


"tapi ma... itu sudah menjadi milik nya Sarah, Sarah kan istri ku, apa salah nya dia mengenakan kalung liontin mewah itu..."


"dia tidak cocok, wanita udik, seperti itu, mimpi mau mengenakan barang branded,


mama mau kamu ambil kalung itu sekarang juga dan berikan sama mama...?" ucap nya memaksa.


"ma, bukan nya mama sudah punya banyak, kalung seperti itu ?"ucap Alex lagi, ia tidak tega mengambil kembali kalung yang sudah di kenakan Sarah.


sana kamu ambil sekarang, atau kamu mau menjadi anak durhaka haaa,


mama sudah terlalu sabar ya sama kamu,


semenjak kamu bersama wanita udik itu, kamu tidak pernah lagi mau menuruti perintah mama..." ujar Riska sambil membuang muka dari Alex


"huf, baik ma... Alex ambil kan dulu..." Alex melangkah keluar dan berjalan menuju kamar mereka.


"Sarah, maaf yah...


kalung liontin nya kakak pinjam dulu...?"ucap Alex kepada Sarah yang sedang sibuk di depan laptop.


"untuk apa kak ?"tanya Sarah sambil menaikkan kedua alisnya.


"Ehm itu..."ujar Alex terdiam, ia bingung harus menjelaskan seperti apa kepada Sarah.


"ada apa kak ?"tanya Sarah lagi.


"aah itu...


mama menginginkan kalung liontin itu dek..." jawab Alex menatap lekat wajah Sarah.


Sarah tertegun, Sarah memang tidak begitu mengenal mama nya Alex, tapi Sarah sangat yakin bahwa Alex pasti sangat bimbang saat ini.


"iya udah kak, kasih aja sama mama..."ujar Sarah sambil melepas kan kalung liontin yang masih melingkar di leher jenjang nya dan ia pun memberikan kepada Alex.


"Sarah, kakak minta maaf..."ucap Alex merasa bersalah.


"sudah,tidak apa-apa kak,


yang penting mama menyukai nya," ujar Sarah, meski ia sudah jatuh cinta dengan kalung tersebut, ia harus ikhlas memberi kan untuk mertua nya itu, kalung ini juga pemberian sahabat nya Alex, bukan di beli oleh Alex langsung, sehingga Sarah bisa dengan senang hati memberikan nya.