My Little Baby

My Little Baby
62. Cemburuan



Mobil sport mewah berwarna hitam milik Alex, telah sampai di depan rumah Sarah,


ia pun berjalan masuk kedalam rumah Sarah.


"Adit..." ucap Alex dan berjalan masuk menemui Adit yang berdiri di depan televisi sambil menggendong baby bulan.


"eeh Alex, ada apa, tumben datang kesini malam-malam,?" tanya Adit menyelidik.


"ehmm, sebelum nya apa gue boleh gendong anak gue terlebih dahulu...?" pinta Alex sambil menatap baby bulan yang terlelap dalam pelukan Adit.


"eeh iya boleh,"


Adit pun memindahkan baby bulan kedalam dekapan Alex, Alex pun menatap anak nya dengan penuh cinta, terlihat sedikit manik mata yang mulai memunculkan sedikit air di ujung mata nya.


"ehmm ada apa yah Lex, Lo kesini malam-malam,


maksud gue, nggak biasa nya Lo kesini malam-malam, ada apa...?" tanya Adit canggung saat melihat pemandangan anak dan ayah yang sedang memadu kasih.


"aah ini Adit, sebenarnya gue mau ketemu sama Sarah, apa Sarah sudah pulang...?"


tanya alex sambil sesekali mencium pipi mulus anak nya.


"ouh, Sarah, iya dia udah pulang sedari tadi,


tapi dia kelihatan sangat capek, jadi tidak bisa di ganggu," ujar Adit sambil mendudukkan bokong nya di sofa ruang tamu nya.


"ouh gitu"


Alex pun mulai menceritakan tentang kejadian Sarah dan dirinya yang tidak di sengaja bertemu di rumah Aryo,


Alex juga menceritakan perihal Merry, yang hanya rekan kerja nya saja, Alex menceritakan sedetail mungkin kejadian yang membuat Sarah salah paham kepada nya.


"hmm, ya udah nanti gue coba bicara lagi sama Sarah yah Lex..."


"hmm makasih bro..." Alex pun menepuk pundak Adit sambil tersenyum senang.


"Adit!


anak gue tidur nya nyenyak juga yah..."


"iya..."


Alex dan adit asyik bercengkrama,


Alex juga meminta Adit untuk merahasiakan nya kepada Sarah, itu lah yang membuat Adit semakin meminta Sarah untuk tidak menjauh kan Alex dengan bulan,


karena Alex Sangat menyayangi bulan anak nya, meski ia tak bisa Tinggal serumah dengan bulan.


entah sudah berapa lama Alex dan adit bernostalgia, Alex pun pulang ke apartemen nya, ia terlihat tersenyum saat berada di dalam mobil, senyum yang sangat indah,


ia selalu membayangkan hidup serumah Dengan Sarah,bulan dan sahabat nya Adit,


pasti bakal Sangat ramai.


Adit perlahan-lahan meletakkan bulan di samping mama nya dengan perlahan dan hati-hati, ia takut nanti nya malah membangun kan Sarah yang sedang tidur.


"ehhmm kak..." lirih Sarah sambil membuka kedua matanya.


"hmm iya" jawab Adit sambil memasang selimut di tubuh bulan,


"apa kak Alex sudah pulang...?" tanya Sarah sambil menatap mata kakak nya.


"iya Alex sudah pulang, !


apa kamu pura-pura tidur dek...?" tanya Adit sambil menarik hidung Sang adik.


"iya kak, Sarah pura-pura tidur,


Sarah juga sudah mendengar kan semua nya..."


"hmm bagus lah, jika kamu sudah mendengar kan nya,


maka nya jadi cewek jangan cemburuan,


kan malu sendiri kalau ketahuan salah paham..." ujar Adit menggoda adik nya.


"hmm iya kak, Sarah merasa bersalah pada kak Alex, pasti dia akan di ejek teman-teman nya nanti,!"


"mm kamu nggak salah,


bahkan Alex sangat bahagia sekali tadi,


melihat kamu cemburu sama dia, itu sudah di pastikan kalau kamu sangat mencintai nya,"


"hmm"