
"Saya tau apa yang anda inginkan,
saya bisa membantu anda, tapi saya ingin ada membayar mahal akan hal itu,
karena ini menyangkut pekerjaan saya, saya tidak ingin di pecat secara cuma-cuma kan, hanya karena masalah ini" ujar seorang wanita cantik yang sedang menikmati wine kesukaan nya.
"baik,saya tidak akan mempermasalahkan tentang hal itu, asalkan kamu bisa menghilangkan beberapa parasit di kehidupan saya"
"haha, itu masalah kecil, saya pasti kan dalam beberapa hari ini satu persatu parasit akan tersingkir kan..."
"hmm bagus lah, kamu memang bisa di andalkan "
"haha, tentu saja senang bisa bekerja sama dengan anda "
______________________________________________
Beberapa menit berjalan akhirnya mereka telah sampai di ruangan khusus keluarga Mahesa,
di sana terlihat dua orang body guard yang menjaga di ambang pintu,
mereka pun menunduk hormat terhadap Arsya dan mempersilahkan tuan nya untuk masuk.
di buka nya pintu ruang rawat inap tersebut, tanpa sadar air mata Sarah tumpah melihat pemandangan di depannya ini,
seorang lelaki yang sangat ia cintai sedang terbaring lemah di atas kasur dengan selan impus yang menancap di tangan nya.
"kak, apa yang terjadi sama kakak,
kenapa kakak jadi seperti ini...hiks hiks hiks" ucap Sarah sambil memandang iba kearah kekasih nya itu, Alex pun melirik kearah Sarah dengan senyum yang mengembang di sebalik bibir nya.
"Terima kasih yah, sudah mau jengukin kakak,
kakak kira Sarah masih marah sama kakak" lanjut Alex.
"kakak mikir apaan sih, Sarah nggak pernah marah sama kakak, Sarah sayang sama kakak, Sarah cinta sama kakak, jangan buat Sarah khawatir seperti ini, hiks hiks hiks"
Sarah menangis sejadi jadinya namun berbeda dengan Alex, senyuman terukir indah di bibir nya,
ia sangat menyukai panutan cinta yang keluar dari bibir indah Sarah.
"kakak juga mencintai mu Sarah,
maaf kan kakak yah, mungkin ini karma atas hal buruk yang kakak lakukan terhadap kalian" ucap Alex menyesal.
"kakak jangan bicara seperti itu, Sarah sudah maaf kan kakak,
kak, lihat anak kita, dia datang jengukin kakak loh..."sambung Sarah sambil menghapus air mata nya kasar.
"bulan..."ucap Alex dengan tersenyum manis kearah bulan.
PA PA
PA PA
"papa sayang sama kamu nak,
sini papa cium"Sarah pun membantu menyodorkan wajah cantik bulan untuk di kecup oleh sang ayah.
"loe nggak apa-apa Lex...?"tanya Adit khawatir.
"Adit...
gue nggak apa-apa dit," jawab Alex dengan senyum bahagia nya.
"terima kasih yah dit, sudah membawa Sarah dan anak gue kesini,
gue kangen sama mereka" sambung Alex sambil menarik tubuh Sarah untuk mendekat kearah nya.
"Sarah maaf kan kakak yah" ucap Alex tulus sambil mengecup kening Sarah,
yang hanya di jawab anggukan oleh Sarah.
PA PA
PA PA
KYAAAA
MA MA
MA MA
"iya sayang ini papa nak," ujar Alex.
saking bahagianya Alex sampai lupa akan kehadiran adik nya Arsya yang sedang menikmati adegan Melow mereka.
"kak," ucap Arsya sambil memandang kearah kakak nya.
"apa dia Sarah yang kakak maksud ?"
tanya Arsya dan di jawab anggukan oleh Alex dengan senyum bahagia nya.
"kak, Arsya akan membantu kakak untuk bisa bersama dengan Sarah berserta anak kalian" ucap Arsya tulus.
"terima kasih yah dek..."