My Little Baby

My Little Baby
192. Video syur



Alex menggeliat dan terbangun dari tidurnya, namun dia merasa aneh saat mendapati ada seorang wanita di samping nya saat ini.


Alex sangat terkejut mendapati dirinya tidur bersama Meci di dalam selimut tanpa sehelai benang pun.


"A-apa yang terjadi meci ?" tanya Alex, sambil berusaha mengingat apa yang telah ia dan meci lakukan, perlahan-lahan ingatan nya pun pulih dan ia mengusap kasar wajah nya mengingat perbuatan nya dan meci saat itu.


"kamu sudah bangun sayang..." tanya meci memandang kearah Alex yang sudah menyadarkan diri di sandaran ranjang.


"apa yang terjadi, kenapa kita bisa tidur tanpa sehelai benang ?" tanya Alex sambil menutup tubuh nya yang sudah bertelanjang bulat.


"kamu menodai ku Lex..." lirih meci.


"apa kamu lihat darah itu !" tunjuk meci kearah seprai putih yang sudah mengering noda merah di sana.


"kamu telah merenggut keperawanan ku alex, kamu telah merenggut mahkota ku..." jelas meci lagi.


"tidak mungkin, aku tidak mungkin melakukan itu..." Alex berdalih sambil menggelengkan kepalanya, ia tak yakin jika meci masih perawan, mengingat meci tinggal di luar negeri dan selalu bergonta-ganti pacar.


"katakan meci ? apa yang sebenarnya terjadi ?" ujar Alex dia sangat frustasi saat ini.


"aku tidak tahu apapun, kamu mengatakan kamu bernafsu terhadap ku, lalu kamu melahap ku dan kita... melakukan nya" Meci pura-pura menangis, di hadapan Alex, dia seperti wanita polos yang telah di nodai, hal itu membuat Alex merasa semakin bersalah saja terhadap nya.


"Kamu mengatakan kalau kamu sudah tidak tahan lagi, karena sudah berbulan-bulan kamu tidak melepaskan hasrat mu, hingga kamu memperkosa ku Alex...." teriak meci sambil menatap Alex, dengan mata yang sudah mengalir cairan deras di sana.


"aku tidak percaya dengan ucapan mu meci..." jawab Alex kekeh.


"kalau kamu tidak percaya, kamu bisa cek kamera itu.." tunjuk meci kearah kamera yang masih aktif di ujung gorden, Alex sangat sok, sejak kapan ada kamera di kamar nya.


dan tanpa sepengetahuan Alex meci sudah menyalin semua file kedalam handphone nya.


"apa-apaan ini..." Alex histeris sambil menarik rambut nya kasar.


sedangkan di kamar meci tersenyum puas.


"kita lihat saja nanti..." lirih licik nya.


Tak berselang lama Alex sudah berada di rumah sakit ia sangat frustasi dan kacau balau, sering kali ia menarik rambut nya dan mengusap wajah nya kasar.


"kak kenapa ? ada masalah ?" tanya Arsya sambil mendekati kakak nya, terlihat Alex mengusap wajah nya dan menghembuskan nafas panjang.


"dek, kamu jaga mama yah ? kakak mau ke rumah sarah sekarang ! kakak capek..." ucap Alex, Arsya pun mengangguk dan mengizinkan Alex pergi.


"kak, besok aku temani kakak kontrol lagi yah ?" ujar Arsya seketika, Alex pun tersenyum kecil dan mengangguk mengiyakan kan.


"iya, terima kasih yah dek..." ujar Alex.


"iya kak sama-sama..."


Alex pun melaju kan kursi ronda menuju luar rumah sakit, sambil menunggu jemputan dari taksi online yang ia pesan.


KRIN KRIN


Handphone nya pun berdering, ada dua pesan masuk di sana.


[hallo sayang, apa kabar ? aku kangen tau sama kamu, kapan-kapan kamu temani aku jalan-jalan yah...:)]


Sebuah pesan masuk pertama adalah pesan teks dan yang kedua adalah sebuah video aksi panas Alex dengan wanita itu yang di sanding kan.


"apa-apaan ini...?" ujar Alex melotot kan mata nya melihat video syur yang berdurasi beberapa menit itu.


"HAAAAAAAAAAAAA" teriak Alex histeris.