
Bukan nya kembali ke apartemen,
Alex malah memutar kemudi mobil nya dan pergi ke rumah orang tua nya,
untuk meminta mereka melamar Sarah esok hari, karena ia sangat ingin menikahi Sarah.
"mama,papa,
Alex dan Sarah ingin menikah, tolong restui Alex yah, Alex ingin melamar Sarah besok ma,pa..." ucap Alex dengan wajah berseri-seri.
"aaah jangan aneh-aneh mama nggak suka sama wanita j*lan itu , apa lagi sama anak haram kamu itu...." ucap mama Alex lantang.
"mama kenapa sih selalu menghina Sarah dan bulan seperti itu, mereka salah apa sama mama, haaah" jawab Alex sedikit membentak.
"aaah kamu adalah penerus utama keluarga ini, mama nggak suka kamu menikah dengan wanita kampungan seperti dia," jawab mama Alex bersikeras.
"kalau itu alasan mama, Alex akan pergi dari rumah ini, Alex rela meninggalkan semua kemewahan ini demi menikah dengan wanita yang Alex cintai..." jawab Alex mantap.
"kamu jangan keras kepala seperti itu,
dia tidak pantas bersanding dengan mu,
apa lagi menjadi menantu di rumah ini..." jawab mama Alex tak mau kalah.
"sudah lah Alex, mama capek,
kamu lebih memilih wanita itu ketimbang mama, mama kecewa sama kamu, mama yang melahirkan dan membesarkan mu Alex,
kamu memang anak yang durhaka," ujar mama Alex dan pergi meninggalkan Alex yang penuh rasa bersalah.
AAAH
Alex menarik rambut nya kasar dengan nafas memburu.
"Ikuti saja kemauan mama mu, ini semua untuk kebaikan kita bersama..." sambung papa Alex, lalu pergi meninggalkan Alex yang masih berdiri mematung.
alex pun pergi meninggalkan rumah itu dengan penuh kemarahan dan kekesalan,
akan sifat mama dan papa nya, yang tidak bisa menerima Sarah dan bulan,
ia tak tau apa yang harus ia lakukan saat ini,
ia sangat mencintai Sarah dan ingin hidup bersama Sarah dan bulan,
tapi mama nya selalu memaksa kehendak,
dan selalu menekan nya untuk menuruti kehendak mama nya, iya semakin bersalah saat mama nya mengatakan ia anak durhaka.
ia pun duduk di sebuah klub dengan meminum wine untuk menenangkan diri nya saat ini, entah sudah berapa gelas ia minum,
ia tak tau, ia merasa dengan selalu meminum wine pikiran nya menjadi tenang,
saat ia minum ada beberapa orang wanita yang mencoba menggoda nya,
namun di tepis nya kasar tangan wanita itu,
ia hanya menginginkan Sarah saat ini,
bukan wanita lain,
kepala nya pun mulai terasa berat dan pusing,
ia keluar dari klub itu dengan berjalan tergopoh-gopoh sambil memegang kepala nya yang akan kehilangan kendali, ia mencoba mengumpulkan kesadaran nya,
dan berjalan masuk menuju mobil mewah nya.
di hidup kan nya mobil mewah tersebut dan di lajukan nya dengan kecepatan penuh,
sambil memegang kepala nya yang sangat pusing, di pikiran nya hanya ada Sarah dan bulan, hanya mereka yang selalu melintas di pikirkan Alex saat ini, mobil nya mulai berjalan tak tentu arah ia ingin kembali ke apartemen nya dan tinggal di sana seperti biasanya, tanpa bertemu dengan mama dan papa nya lagi, ia ingin menjauh dari mereka yang selalu memaksa nya, setiap hari.
kepala nya kian memberat dan dalam seketika ia pun kehilangan kendali dan
BRUKKK
mobil mewah itu pun berputar-putar melewati jalan tol Hingga menabrak sebuah mini bus yang berada di depan nya.