My Little Baby

My Little Baby
103. Di tindas



...FLASH BACK ...


"pagi ma..."ujar Sarah menyapa mertua nya, namun tidak ada sahutan,


ia pun memilih untuk tidak mempedulikan dan berjalan kearah dapur, ingin memasak makanan enak untuk suami dan anak nya pagi ini, Sarah berencana ingin membuat nasi goreng kesukaan bulan,


anak kecil itu sangat menyukai nasi goreng buatan mama nya.


setelah beberapa menit berkutik dengan kuali dan sendok, akhirnya masakan tersebut siap di hidangkan,


Sarah pun menuangkan nasi goreng tersebut kedalam piring yang sudah tertata rapi di atas meja makan,


setelah selesai ia pun berjalan keluar dapur ingin memanggil suami dan anak nya untuk sarapan, saat baru berjalan, ia di kaget kan dengan mertua nya yang sudah berdiri mematung sambil memandang tajam kearah Sarah.


"heeh, siapa yang izinin kamu masak di rumah saya ?


bahan-bahan itu...!


siapa yang kasih izin kamu gunakan seenaknya ?" ucap nya sambil menunjuk kearah meja makan.


"ini rumah saya,semua ini milik saya,


maka kamu harus mengikuti peraturan saya,


saya tidak suka yah, mentang-mentang kamu istri dari anak saya, kamu jadi semena-mena seperti ini di rumah saya." Sarah melupakan sesuatu, bukan nya wanita ini sangat tidak suka kalau Sarah memakan, makanan yang berada di rumah nya.


"kamu kata kan saja sama alex kalau kamu sudah makan,


sana kamu panggil Alex !


katakan pada alex kalau yang masak nasi goreng ini adalah pembantu di rumah ini..." ucap wanita itu sambil berkacak pinggang.


"tapi ma..."ujar Sarah, ia tak terima di tindas seperti ini oleh mertua nya.


"tidak ada tapi-tapian, kalau kamu masih ingin tinggal di rumah saya, kamu harus mengikuti semua perkataan saya." karena malas berdebat, Sarah pun akhirnya mengikuti permainan dari mertua nya tersebut, ia pun membangun kan bulan dan Alex yang masih terlelap dalam mimpi indah masing-masing.


"wah... aroma nya enak banget..."ucap Alex sambil mengendong bulan kearah dapur.


kamu makan yang banyak yah nak,


istri kamu tu udah makan tadi !"ucap Riska sambil tersenyum penuh arti kearah Sarah.


"Beneran kamu udah makan Sarah?"tanya Alex tak percaya.


"eeh i-iya kak, aku udah makan tadi di dapur."jawab Sarah berbohong, meski perut nya telah keroncongan saat ini.


"dia memang bukan istri yang baik,


seorang istri itu memikirkan perut anak dan suami nya, bukan memikirkan perut sendiri..."ujar wanita itu menatap tajam kearah Sarah.


"udah donk ma....


masa pagi-pagi gini udah ribut aja, Sarah mungkin lapar, maka nya dia makan duluan... iya kan sayang...?"tanya Alex meminta jawaban Sarah.


"eeeh iya kak,


maaf..." jawab nya menunduk hingga ia meminta izin untuk kembali ke kamar, sedang kan bulan sedang menikmati makanan bersama ayah nya dan juga nenek nya di dapur tersebut.


...FLASH BACK ON...


Sarah sangat senang bersama Adit dan Novi, dia seketika lupa akan perbuatan Alex dan mertua nya.


Sarah membantu kakak nya melayani para pembeli di warung, dia juga membantu Novi memasak di dapur,


dia sangat bahagia melihat anak nya bulan tersenyum lepas bersama om nya,


bahkan Adit dan bulan bermain lari-larian dan bercanda rian di rumah tersebut,


hingga tidak terasa malam sudah datang menjemput,


Sarah dan bulan pun izin pamit ke rumah suami nya, ia sudah berjanji kepada Alex,


untuk tidak pulang terlalu larut.