
"kak, aku mau ngomong sesuatu sama kakak...?"ujar Sarah sambil duduk bersama kakak nya di sebuah tikar yang mereka gelar di bawah terik matahari di pantai tersebut, sedang kan bulan dengan Novi, tengah asyik bermain air di depan mereka.
"mau bicara apa dek ?"tanya adik sambil melirik adik nya, yang sedang duduk di samping nya.
"kak, sejujurnya sudah sangat lama Sarah ingin mengatakan ini sama kakak, tapi Sarah takut, sebab kak Novi selalu ada bersama kakak..."ujar Sarah sambil merogoh kantong nya.
"serius amat, ada apa dek ?"tanya Adit penasaran.
"kak, sebenarnya Sarah ingin memberikan ini sama kakak, ini Sarah temukan di depan kamar kakak, saat hari dimana kak Novi keguguran."ucap Sarah sambil menyerahkan sebuah kalung liontin bermotif love kearah kakak nya, terlihat Adit melirik sekilas kearah kalung tersebut dengan ekspresi wajah yang sedikit kaget.
"kamu yakin menemukan ini di depan kamar kakak ?" tanya Adit sambil merebut kalung yang berada di tangan Sarah.
"iya kak, sarah menemukan nya pas di ambang pintu kamar kakak..."ujar Sarah lagi, ekspresi Adit sedikit masam, wajah nya memerah sambil terus menatap kalung liontin tersebut.
"kak, ada apa ? apa kakak tau sesuatu?"tanya Sarah lagi, ia merasa kakak nya sedang menyembunyikan sesuatu seperti nya.
"tidak, tidak apa-apa,kamu tolong jaga bulan dan Novi yah, kakak mau ke toilet sebentar..."
"brengsek, atau jangan-jangan kamu, yang telah mencelakakan istri dan anak ku..."ujar Adit dengan mata yang seketika memerah, ia sangat ingin meminta penjelasan ke seseorang yang ia sangka dalam dari keguguran istri nya.
"kak, kenapa kakak malah ada di sini ?"ujar Sarah yang menghampiri kakak nya, sebenarnya Sarah mengekori kakak nya secara diam-diam sebab arah yang di tujukan kakak nya bukan menuju kamar mandi melainkan menuju parkiran.
"kenapa kamu ada disini? siapa yang jagain bulan sama Novi ?"ujar Adit sambil melirik kearah Sarah dengan tatapan tajam, ia tak habis pikir Sarah ternyata mengikuti nya hingga ke sini.
"kak,tak usah khawatir, kak Novi sama bulan, lagi makan di warung sekarang, lagi pula Sarah juga sudah minta penjaga pantai untuk menjaga mereka, kak...jawab pertanyaan Sarah, apa yang kakak ketahui tentang kalung itu, apa kakak mengetahui sesuatu, yang membuat kakak enggan memberitahu Sarah ?" tanya Sarah hingga membuat Adit tercengang, ia tak menyangka adik nya ternyata sepeka itu terhadap nya.
"kak, jangan berbohong kepada Sarah, Sarah tak suka di bohongi oleh kakak, lagi pula Sarah juga tak ingin membuat kakak menderita seorang diri dengan cara menyembunyikan sesuatu di belakang Sarah."ujar Sarah dengan wajah khawatir, seketika Adit langsung menarik tubuh Sarah membawa ke pelukan nya.
"maaf kan kakak dek... kakak takut sesuatu juga akan terjadi terhadap kalian..."ujar Adit lagi.
"ada apa kak, apa yang sebenarnya terjadi?"tanya Sarah penasaran.
"sebenarnya kakak..."