My Little Baby

My Little Baby
203. Di sembunyikan



"sayang, maafkan papa yah nak ?" bujuk Alex, sambil mendekat kan diri kearah bulan yang duduk di atas kasur nya.


"papa nggak sayang sama bulan !" Rajuk bulan membuang muka.


"papa minta maaf nak, nanti papa janji bakal beliin mainan yang banyak untuk bulan yah, sebagai ucapan maaf dari papa !" rayu Alex lagi.


"Lo dari mana Lex ? kok sampai lupa jemput bulan seperti itu ?" tanya Adit yang masih berdiri di dalam kamar bulan bersama Novi.


"gue ada kerja mendadak tadi dari kantor, maka nya sampai lupa buat jemput bulan, saking sibuknya." alasan Alex, Alex masih berusaha menyembunyikan pernikahan nya dengan meci kepada Sarah dan keluarga nya, Alex tak ingin berpisah dengan Sarah dan bulan, meskipun yang dia lakukan adalah suatu kesalahan yang fatal.


"lain kali kalau lo sibuk dan nggak bisa jemput bulan atau Sarah, Lo bisa minta bantuan gue, gue pasti akan jemput mereka ! dari pada mereka nungguin Lo, sama kayak bulan tadi, bagaimana ? apa Lo nggak khawatir sama dia, bisa-bisa dia di culik Loh Lex ! bukan kah sekarang sudah banyak kasus penculikan anak-anak yang sangat meresahkan..!" ujar Adit, memberitahu.


"hmm iya, gue benar-benar merasa bersalah." lirih Alex dengan ekspresi menyedihkan nya, menatap kearah anak nya.


" maaf kan papa yah nak..!" Alex pun mendekati bulan dan memeluk erat tubuh bulan anak nya.


Malam ini Sarah tidak bisa tidur, sebab perut nya seketika sakit dan rasa mual pun sering kali menghampiri nya di saat hamil muda ini, namun Alex sangat nyenyak dalam tidur nya, bahkan dia sangat acuh dan tidak mempedulikan Sarah, yang keluar masuk toilet hanya untuk muntah-muntah di sana.


Sarah mendudukkan bokong nya di bibir kasur, sambil memandang kearah Alex yang sedang tertidur pulas, Alex seperti orang yang sedang pingsan, ia tidak mempedulikan orang di sekitar nya, saking nyenyak nya dalam tidur nya.


"kenapa perasaan ku seketika menjadi tak enak seperti ini yah ?" tanya Sarah,sambil melirik kearah suami nya.


"kenapa aku semakin curiga terhadap kak Alex ! apa ada sesuatu yang kak Alex sembunyikan di belakang ku ?dan kenapa akhir-akhir ini kak Alex sangat berubah, ia juga sering kali berbohong kepada ku..?" lirih Sarah menatap suami nya, sambil mengelus perut nya yang masih rata.


"saking banyaknya yang kamu sembunyikan di belakang ku kak, aku bahkan lupa memberi tahu mu, perihal anak kedua kita yang menetap di perut ku..." ujar Sarah lagi.


Sarah pun meraih handphone nya di atas meja kecil di sebelah ranjang, seketika ada beberapa pesan yang belum di buka Sarah dari sahabat nya ayu.


"ayu !" lirih Sarah sambil membuka satu persatu pesan sahabat nya tersebut.


[Sarah, besok gue sama yoga akan jemput Lo di rumah Lo, kita mau ajak Lo ke suatu tempat.] pesan masuk dari ayu.


[jangan lupa, dandan yang cantik yah :)] tambah ayu di pesan berikut nya.


[kemana ? kok kayak nya spesial amat ?] balas Sarah.


[memang spesial Sarah, sebab kita bakal ketemu dengan Seseorang yang sangat kita rindu kan ! ] balas ayu lagi.


[tapi sekolah gimana ?] tanya Sarah, membalas pesan ayu.


[ besok kan masih ada acara perlombaan di pusat kota, kita ambil cuti aja buat besok.] balas ayu lagi.


[terus bulan gimana ? siapa yang bakal jaga bulan di sekolah nya ?] Sarah masih memikirkan anak nya, dia tak ingin bulan menunggu seperti tadi.


[kalau masalah bulan Lo bisa titip sama satpam ! lagian kita juga nggak pergi lama kok, kalau sudah pulang Lo bisa langsung jemput bulan...] tambah ayu, lagi.


[ouh iya udah, oke]