My Little Baby

My Little Baby
68. Arsya ? Ada hubungan apa dia dengan Kak Alex ?



Di sebuah rumah sakit swasta,


terlihat seorang lelaki tampan sedang duduk di kursi roda nya dengan mengenakan pakaian khusus pasien rumah sakit.


"kak, apa yang terjadi dengan kakak,


kenapa kakak bisa seperti ini...?" ucap seseorang sambil memeluk Lelaki yang sakit tersebut.


"kakak mu menggelami kecelakaan tempo hari dan dia di nyatakan lumpuh,


meski lumpuh nya tidak permanen,


tapi kita akan tetap melakukan perawatan intensif," sambung sang mama.


"Apakah kakak akan secepatnya sembuh ma...?" tanya lelaki itu khawatir akan kondisi yang di alami oleh kakak nya.


"hmm kata dokter, itu tergantung dengan kakak mu, jika dia bersemangat untuk sembuh maka dia akan secepatnya sembuh..." ujar sang mama.


"Aku tidak akan sembuh, sampai aku bisa menikahi Sarah dan membahagiakan anak ku bulan..." sambung Alex dengan mata yang mulai berlinang.


"haha anak bodoh..." ujar sang mama lalu meninggalkan Alex dan Arsya yang masih terdiam.


"kak, Kakak harus sembuh biar bisa bermain PS lagi dengan ku, yah kak...?" lanjut Arsya memaksa.


"hmm iya"


"apa kakak sebegitu cinta nya dengan wanita itu, hingga kakak jadi seperti ini, nama nya sangat familiar, tapi tidak mungkin kan Sarah yang kakak maksud, Sarah yang itu...??"


batin Arsya.


"Bodoh, semua nya sangat bodoh,


hanya karena seorang wanita dan harta haha...


sama seperti anak nya Jasmine,


aku pasti kan pasti dia sedang bersenang-senang dengan wanita jalan itu,


hanya karena kedudukan dan harta,


jika rencana yang ku susun ini berhasil,


ku pasti kan Alex akan membenci wanita itu dan aku bisa menguasai kembali anak ku itu,


hahaha...


batin mama alex,


tanpa ia ketahui Agam sudah mengagal kan rencana nya itu.


______________________________________________


Saat ini Adit,Sarah,Novi dan bulan sudah sampai di rumah sakit xxx tempat di rawat nya Alex,


mereka berjalan menyusuri setiap ruangan mencari keberadaan ruang rawat inap Alex,


mereka pun menanyakan kepada setiap dokter dan perawat yang bertugas untuk menanyakan ruangan rawat tempat tinggal Alex, namun tidak satu pun dokter yang memberi tahu kan dimana keberadaan Alex.


hanya anggota keluarga yang memiliki akses khusus yang bisa berkunjung atau di rawat di ruangan khusus tersebut.


"kemana lagi, kita sudah berkeliling sedari tadi, namun ruangan nya tak kunjung ketemu ?" ucap Novi sambil berjalan dengan sandal high tinggi nya.


"kak, dimana kak Alex berada, Sarah Sangat khawatir dengan kondisi kak Alex," sambung Sarah cemas.


"sabar yah, kakak juga sangat mengkhawatirkan keadaan Alex, ayo kita cari lagi..." mereka pun berkeliling mencari tempat rawat inap Alex.


MA MA


MA MA


PA PA


PA PA


oceh baby bulan.


"iya sayang, sebentar lagi kamu akan bertemu sama papa kok sayang," ucap Sarah dengan air mata yang mengenang di pelupuk mata nya.


setelah sekian lama berkeliling, tanpa sadar Sarah pun berjalan beriringan dengan seorang lelaki yang sangat ia kenal,


dan itu adalah kekasih sahabat nya ayu.


"Arsya...!" ujar Sarah, tak percaya jika Arsya sudah berada di kota ini.


"eeh Sarah" sapa arsya sambil melirik satu persatu anggota yang bersama Sarah saat ini.


"kak Novi, kak Adit " ucap Arsya.


"eeeh Arsya..." ujar Novi.


"Arsya,


Alex dimana Arsya...?" tanya Adit langsung.


"kak Alex, kak Alex di rawat di ruangan khusus kak, hanya anggota keluarga yang bisa mengunjungi nya,


jika kakak berkenan Arsya bisa membantu kakak mengunjungi kak Alex" ujar Arsya dan di jawab anggukan oleh Adit,


mereka pun beriringan menuju ruangan rawat inap Alex, ada begitu banyak pertanyaan di benak Sarah dan Arsya,saat ini.


"siapa Arsya sebenarnya,


ada hubungan apa dia dan Alex...?"


batin Sarah,


dan begitu pula dengan batin Arsya, perihal Sarah.


"apa Sarah ini yang di maksud kakak?


apa anak yang di gedong Sarah ini adalah anak nya kakak ?"