
Saat ini aku harus memesan taksi online untuk membawa kami ke bandara pesawat,
setelah beberapa menit taksi pun datang dan kami pun di bawa menuju bandara pesawat yang akan membawa kami ke kota xxx
kami pun turun dari dalam mobil taksi,
ku lihat bulan sedang melambangkan tangan nya ke supir taksi tersebut.
DA DA
"sayang hari-hari yah, jangan jauh-jauh dari mama yah nak"
"iya ma"
"beneran ma, kita bakal naik pesawat" ujar anak ku dengan mata berbinar nya saat memandang sebuah pesawat besar yang akan mengantarkan kami ke kota xxx.
"iya sayang,"
"waah horeee,
ma bulan senang banget, kata om Adit naik pesawat enak banget kayak gini ma.." ujar nya sambil menurunkan dengan tangan kecil nya.
"emang bulan nggak takut ?" tanya Sarah khawatir, takut nya bulan malah menganggu penumpang yang lain nanti nya.
"nggak ma, bulan kan anak pemberani"
"hmm semoga saja nak..."
tak berselang lama kami sudah duduk di kursi di dalam pesawat, Jujur saja bukan hanya bulan yang gerogi sesungguhnya aku juga, karena ini adalah kali pertama nya aku menaiki pesawat yang hanya ku lihat di film-film,
aku berusaha untuk terlihat tidak takut di hadapan bulan, supaya bulan menjadi pemberani.
"mama, kok bulan merasa aneh yah?"ucap nya dengan wajah ketakutan dan keringat yang membanjiri wajah cantik nya.
"Aneh kenapa sayang,
bukan nya bulan sudah selesai ke kamar mandi nya,
masa mau kekamar mandi lagi sih?"
"bu-bukan itu ma, tapi...
kita nggak akan jatuh kan ma...?" tanya nya lagi yang seketika membuat mental hancur karena ucapan nya.
SEKARANG KAMI AKAN MEMPERAGAKAN CARA MEMPERGUNAKAN ALAT-ALAT KESELAMATAN.
PELAMPUNG ADA DI BAWAH KURSI ANDA,
TARIK TALI INI UNTUK MENGEMBUNG KAN PELAMPUNG NYA.
JIKA PELAMPUNG TIDAK MENGEMBANGKAN SILAKAN TIUP DI ANTARA PIPA INI.
LAMPU INI AKAN MENYALA JIKA TERENDAM AIR.
ucap seorang pramugari menjelaskan.
"aaah mama, mama ,apa yang terjadi ma,
mama...mama"
"sayang, tenang nak,
pesawat nya sudah mulai terbang"
DRRRR
DRRRR
"bulan, kamu nggak apa-apa nak...?"
"bulan takut ma,
tapi kata om Adit kita harus berdoa meminta perlindungan..." ujar bulan sambil membentangkan kedua tangan nya.
Sarah hanya tersenyum manis kearah bocah kecil itu,
dia sangat pintar dan mudah mengingat apa yang di ajarkan,
pesawat pun sudah berada di langit,
bulan sangat senang ketika melirik di jendela pesawat, ia tersenyum bahagia.
"mama, bulan akan cerita sama papa,om Adit ,Tante Novi, Tante ayu,
kalau bulan sudah berada di atas langit..." ujar nya antusias.
"iya sayang"
____________________________________________
"mommy, mommy yang kuat yah,
Agam yakin mommy pasti bisa sembuh dari sakit ini"
mommy ku menggelami sakit kanker paru paru stadium lanjut dan ia akan melakukan kemoterapi beberapa menit lagi,
semoga mommy bisa melewati ini semua.
"sayang,kita berdoa saja yah,
semoga mommy bisa sembuh..."ujar seorang wanita cantik yang sangat aku cintai.
"iya ca, terima kasih yah,
udah mau membantu ku merawat mommy"
"iya sayang"
Khanza/Caca adalah kekasih ku yang sedang mengandung benih dari perbuatan bejat ibu tiri ku,
aku selalu menguat kan nya, begitu pula ia yang selalu menguat kan ku,
Caca adalah korban karena ulah ku yang tidak patuh terhadap mama tiri ku, dan bukan hanya itu Caca juga mengetahui rahasia besar tentang keluarga ku hingga ibu tiri ku tak segan segan untuk menghabisi nya, saat ini juga.