
CILUK..BAAAA....
CILUKKK BAAA....
CILUK BAAA...
AAAH...
UWA....
HAHAHA
"Bulan,
bulan anak mama Iyah,
iya sayang..."
AAAAA
"kesayangan mama ya nak...."
AAAA
"bulan sayang..aaah."
UWAAA
"iya nak.....yah... aaaa"
AAAH
BAAAAA....
AAAAA
"baby bulan, kamu senang banget sayang,
kedengaran loh dari dapur..." ucap Adit yang masuk ke kamar Sarah.
"iya nih kak, bulan udah mau ngomong kayak nya"
"haaah, udah mau besar aja kamu bulan..."
"kakak masih buatin pentol yah kak ?"
"iya dek, kan besok harus jualan lagi"
"ouh, kakak udah makan??"
"udah, kakak udah makan sore tadi, tadi Novi ada bawa rantang kesini,
kalau kamu Sarah udah makan..?"
"udah kak, barusan,
makan sate di depan..."
"ouh ya udah,
kamu main lagi aja sama bulan yah,kakak mau lanjut kerja dulu..."
"eeeh iya kak,"
"sayang, om kerja dulu yah,
cepat besar yah sayang, kalau udah besar biar bisa bantu om yah jualan bakso Iyah......
sayang..."
AAAAH
AAAHAHA
UWAAAA
"udah cerewet kamu ya baby bulan, baru aja umur nya beberapa bulan"
"kita mandi dulu yuk sayang, biar bulan bisa bobok lagi Iyah..."
UWAAAA
aku pun memandikan baby bulan dengan hati-hati, meski umur baby bulan udah sekitar jalan 3 bulan, namun karena lahir prematur tubuh baby bulan sangat kecil ketimbang anak seusianya.
setelah memandikan nya, aku pun mengenakan sleepsuit di tubuh baby bulan,
biar tidak kedinginan.
anak ku sangat cantik, dengan mata biru nya,
seperti tidak ada genetik ku yang turun pada baby bulan,semua sama sekali Dengan kak Alex, sekilas bulan memang mirip ayah nya.
aku berusaha sangat kuat untuk move on dari kak Alex, meski sangat-sangat susah, aku pun bingung dengan hal itu.
apa karena bulan yang seperti pinang di belah dua dengan Kak Alex yang membuat aku gagal move on atau aku yang masih belum mencari pengganti nya.
apa mungkin aku harus cari pengganti kak Alex, biar bisa move on, tapi siapa yang mau dengan ku yang single mom ini, bikin pusing aja...
" sayang kamu tidur dulu yah...
mama kasihan sama om Adit ,harus membuat pentol malam-malam begini..." Sarah pun menyusui anak nya hingga beberapa menit baby bulan pun tertidur.
"kak Sarah bantu yah...?"
"bayi bulan udah tidur...?"
"udah kak, udah Tidur..."
"ouh ya udah ini kamu bantu bulatin aja yah,pentol nya..."
"iya kak..."
"kak,...!"
"iya, ada apa..."
"Sarah mau tanya, apa kak Alex ada menghubungi kakak, selama di keluar negeri...?" tanya Sarah to the points.
"Alex...?
tumben kamu nanyain Alex, kangen yah sama Alex...hahaha"
"aah nggak kok kak, cuma nanya aja..."
"ouh gitu,
ada sih beberapa bulan yang lalu, dia sempat hubungi kakak, dia juga nanyain kabar kamu,
yah kakak bilang aja, waktu itu kamu lagi di kota xxx untuk mempersiapkan kuliah mu"
"setelah itu, pernah lagi kak Alex hubungi kakak?"
"nggak pernah,
hanya itu aja sih,"
"ouh gitu yah kak..."
"mmm iya,
ouh ya Sarah, ngomong ngomong, Waktu kamu lulus SMA, kan Alex ada kasih amplop warna coklat tuh buat kamu, dia ada juga bahas tentang isi amplop itu, kata nya, kenapa kamu tidak mempergunakan hadiah dari nya...?
kakak bingung sebenarnya, emang Alex kasih hadiah apa buat kamu...?"
"kak Alex kasih kartu debit kak..."
"aaah, ka-kartu debit !!!"
"iya kak, kartu debit"
"kamu serius..."
"iya kak, tapi Sarah tidak pergunakan kartu debit itu, Menurut Sarah,
Sarah nggak perlu pergunakan kartu debit dari kak alex...
tapi kemarin pas Sarah melahirkan bulan ,
Sarah malah pergunakan untuk biaya rumah sakit, tapi Sarah janji kok kak, kalau Sarah udah kerja,Sarah bakal ganti kok."