My Little Baby

My Little Baby
23. Mengunjungi sarah



TOK TOK TOK


" iya tunggu," Sarah pun membuka pintu kontrakan nya.


"aaah, Sarah...


lo ternyata selama ini hamil yah...


lo tega ya Sarah, bohongi gue...


gue pikir lo beneran gendut seperti gue,


ternyata udah badan dua, hebat ya Lo..."


"aaah Sarah kaget tau...


aah maaf kan sarah Lee,


sarah tau sarah salah..."


"alah Lo ini, mana ponakan gue mana...


gue pengen lihat, pasti anak Lo cowok dan tampan seperti gue kan...hehe..."


"itu Bulan masih tidur..."


"Bulan ?"


"ehhh iya...


anak Sarah cewek Lee...


bukan cowok hehe...."


Lee gendut pun berjalan kearah bayi cantik yang terlelap di atas kasur empuk itu,


"aaaah cantik nya...


aaah... buat gue aja yah Sarah... biar gue yang adopsi...yah...


kok kayak bule-bule gitu yah anak Lo...


cantik banget..."


"haha terima kasih Lee udah mau mampir,


ke rumah Sarah..."


"hmm iya,


ouh ya Sarah ini, ibu ada buat nasi goreng ayam bumbu, ibu minta gue kasih ini buat Lo,"


sambil memberikan sebuah plastik hitam.


"eeh iya Terima kasih ya Lee..."


"iya sama-sama"


"hmm Lee apa ibu sudah tau...?"


"mmm iya Sarah,


semua orang sudah tau perihal kehamilan Lo,"ujar Lee merasa tak enak hati.


"hmm iya nggak apa-apa"


"hmm Sarah,


mmm Sarah gue pulang dulu yah,


tolong jagain bidadari cantik itu dengan baik,


kalau Lo nggak mau buat gue aja, gue mau kok hehe..."


"hahaha iya..."


Lee pun keluar dari kontrakan Sarah,


saat Sarah ingin menutup pintu kembali,


ia pun di kaget kan dengan keberadaan kakak tercinta nya dan pacar kakak nya.


"ka-kakak...!"


"Sarah, mana bayi kamu itu...


kakak mau lihat, pasti cantik nya sama seperti kamu kan...?" ujar Novi spontan.


"eeeh itu Bulan ada di kamar kak,


kak novi masuk aja,"


"oke" Novi pun berjalan menuju ke kamar Sarah dan ia pun akhirnya bertemu dengan bayi cantik baby Bulan.


"kak...!


"kakak masih marah sama Sarah,


kak...


maaf kan Sarah kak...


Sarah tau Sarah salah,


hiks hiks hiks


"maaf kan Sarah..."


Sarah pun menangis dan bersujud di kaki kakak nya mohon ampun,


"kak maaf kan Sarah..."


hiks hiks hiks


"sayang..."


ucap Novi yang sedang mengendong baby bulan.


"udah donk, kasihan Sarah nya...


Sarah, kamu berdiri yah...


jangan seperti itu,


kamu lihat tidak, anak mu melihat mama nya lagi menangis nih,


sayang... udah...


Sarah pasti sangat menyesali perbuatannya,


maaf kan dia, semua sudah terjadi sayang,


maaf kan sarah... "


"huffff,


"kak, maaf kan Sarah, hiks hiks


"hmm berdiri..." Sarah pun melirik wajah kakak nya, yang enggan menatap nya


"berdiri..."ucap Adit lagi,


Sarah pun berdiri sambil menundukkan kepalanya dengan penuh rasa penyesalan.


"kata kan sejujurnya, siapa lelaki yang menghamili mu itu...?"


Sarah hanya diam, tanpa menjawab sepatah kata pun, ia menundukkan pandangan dari mata tajam sang kakak.


"jangan buat kakak marah Sarah, jawab siapa lelaki itu...?"


"jawab... kenapa kamu diam..."


"Jawab pertanyaan kakak, siapa lelaki itu...?"


"ma-maaf kan Sarah kak, sa-sarah...


ti-tidak tau..."


"jangan berbohong,


belum puas kamu selama ini bohongi kakak,haaa, jawab, jangan bikin kakak tambah membenci mu Sarah..."


"sa-sarah benar-benar tidak tau kak..."


"kenapa kamu tidak tau...?


apa kamu di perkosa saat itu...?


jawab Sarah, kakak capek Sarah kamu seperti ini terus, kakak butuh kejujuran kamu Sarah...


Jawab pertanyaan kakak..."


"ma-maaf kak..."


"sayang, sudah lah...


Jangan menekan Sarah seperti itu,


kasihan dia... Sarah ayo sini, sama kak Novi..."


Novi pun merangkul Sarah, berjalan menuju kamar Sarah.


"Sarah,nama bayi kamu siapa...?"


"Bulan kak,"


"bulan...!


nama yang indah...


umur bulan sudah berapa hari sih Sarah...?"


"umur bulan baru seminggu kak,


bulan lahir prematur jadi kami terpaksa baru pulang kemarin..."


"kasihan baby bulan,"


"dia lahir, berapa bulan Sarah, kok bisa prematur...?"


"Sarah baru hamil 7 bulan kak..."


"ouh"