
Karena kelelahan aku pun tertidur pulas hingga tak menyadari kak Alex sudah tidak berada di samping ku lagi,
aku pun bangun dari tidur ku dan ku dapati anak ku sudah berada di kamar kami.
"sayang, sini nak sama mama..."ujar ku memanggil anak ku, seperti biasa bulan akan berlarian kearah ku.
"papa kemana sayang, kok nggak ada di kamar ?"
PA PA
PA PA
"sayang kita mandi yuk,
kamu mau kan mandi bareng mama...!" ucap Sarah sambil membungkus tubuh nya dengan selimut hangat di kamar tersebut.
"man-di man-di..." ucap labil gadis kecil itu.
"ayo sayang kita mandi..."
Sarah dan bulan pun melakukan ritual di dalam kamar mandi tersebut, hingga beberapa menit berlalu,
mereka pun telah selesai membersihkan tubuhnya.
"papa kemana sayang, kok dari tadi nggak kelihatan...?"
ujar Sarah sambil menggendong bulan keluar kamar,
Sarah pun melirik ke sekujur arah, namun ia tak mendapati Alex dimana pun,
ia berusaha mencari Alex hingga di luar pekarangan, ia sangat khawatir terjadi sesuatu terhadap Alex,
karena Alex sedang dalam keadaan tidak baik saat ini,
di luar pekarangan sudah ada kakek dan nenek penjaga vila yang sedang berkebun,
Sarah dan bulan mendekat kearah mereka.
"kek,nek...!"ujar Sarah memanggil.
"iya cu...!"jawab kakek dan nenek bersamaan.
"kakek dan nenek tau tidak, kak Alex ada dimana...?" tanya Sarah langsung.
"nak Alex yang pake kursi roda itu yah cu...!"tanya nenek lagi.
"iya nek,
apa Nenek melihat kak Alex !
soal nya di dalam nggak ada nek...?" tanya Sarah bingung.
"ouh itu cu, tadi di jemput sama seorang wanita,cantik banget cu,
dan anak yang pake kursi roda itu, ikut bersama wanita itu..."ujar nenek menjelaskan.
"wanita...?"tanya Sarah bingung.
"iya, seorang wanita, cantik, putih, sama seperti nenek waktu masih muda hehe" jelas nenek panjang lebar.
"aku cantik tau, waktu masih muda,
itu bukti nya,kamu sama tergila-gila terhadap ku..."
"mana ada aku tergila-gila kepada mu,
bukan nya kamu yang mengejar ku...!" ucap kakek tak terima di tuduh oleh nenek.
Sarah hanya diam dan berpikir dimana keberadaan Alex,
ia pun mengendong bulan pergi tanpa berpamitan kepada nenek dan kakek yang masih beradu argument di luar.
"kak, kamu dimana?
jangan buat aku khawatir seperti ini ?"
Sarah pun berusaha menghubungi ponsel Alex dan Arsya dan berharap ada jawaban dari sebalik telpon tersebut,
namun Alex dan Arsya sama-sama tidak bisa di hubungi,
ia pun mencoba menghubungi kakak nya Adit,
tak berselang lama suara Adit pun terdengar dan seketika membuat Sarah bernafas lega.
"kak, kakak lagi ada dimana...?"tanya Sarah langsung.
"kakak lagi jualan dek,
ada apa dek...?"tanya Adit bingung.
"apa kak Alex ada di tempat kakak...?"tanya Sarah lagi.
"nggak ada dek,
bukan nya Alex bareng kamu yah...?"tanya Adit kembali.
"kak,kak Alex nggak ada dirumah,
kata nenek penjaga vila, kata nya kak Alex pergi bersama seorang wanita barusan,
apa kakak tau wanita yang di maksud nenek itu siapa .?"tanya Sarah lagi.
"kakak nggak tau dek,
coba kamu hubungi Arsya,mana tau dia mengetahui sesuatu...?"
"sudah kak, Sarah sudah mencoba namun ponsel kak Alex dan Arsya sama-sama tidak bisa di hubungi kak..." ucap Sarah histeris.
"iya sudah,kamu pulang saja ke rumah yah,
kakak tunggu di rumah,
kita cari Alex sama-sama yah,
kamu jangan khawatir yah dek..."
"iya kak."