
"Sarah..." ucap Alex yang kaget saat melihat Sarah menarik paksa tubuh anak nya.
SARAH
"Sarah, kamu kenapa, kenapa marah-marah sama Alex...?" tanya Adit yang berjalan kearah adik nya.
"kak suruh kak Alex pulang, Sarah nggak mau ketemu sama dia," ucap Sarah sambil menunjuk wajah sang mantan kekasih.
"kenapa dengan Alex, kenapa kamu seperti itu sama Alex dek, kamu kenapa...?"tanya Adit bingung, tidak seperti sarah yang ia kenal, Sarah tidak bersikap seperti itu setau Adit saat melihat Sarah bertemu dengan Alex, apa yang sebenarnya terjadi.
"usir saja kak Alex kak, Sarah nggak mau lihat wajah dia lagi, apa lagi melihat nya seperti itu dengan Bulan, Sarah nggak suka..."teriak Sarah tak Terima melihat Alex memperlakukan bulan seperti seorang anak.
"kamu kenapa dek, kok aneh gitu ??"tanya Adit yang sangat bingung.
tanpa menjawab apapun Sarah pun masuk kedalam rumah nya dengan mengendong baby Bulan dalam dekapan nya.
"Lex gue minta maaf yah, atas sikap Sarah seperti tadi, biasanya dia tidak pernah marah seperti itu, mungkin dia lagi ada masalah di kampus nya, atau ia lagi dapet, halangan gitu, maaf kan Sarah yah Lex...?" ujar Adit merasa bersalah.
"aaah iya, nggak apa-apa kok, Lo santai aja bro,
ouh iya, gue cabut dulu yah, semoga laris manis barang dagangan Lo..." ucap Alex sambil menepuk pelan pundak sahabat nya.
"aaah iya, terima kasih ya Lex atas doa nya.."
"iya"
Alex pun keluar dari rumah tersebut dan langsung menuju kan mobil mewah nya, hingga ia melaju kan mobil mewah nya dengan kecepatan penuh,
entah perasaan apa yang menguasai hati nya saat ini, rasa bersalah, rasa penyesalan hingga rasa sedih, apa lagi Wajah imut anak nya selalu terngiang di pikiran nya,
Ingin rasanya ia menembus semua yang pernah ia lakukan kepada mantan kekasih nya itu atau ibu dari anak kandung nya itu, tapi apakah mungkin Sarah masih mau menerima nya, setelah selama ini ia menderita karena keegoisan Alex.
Tak berselang lama mobil mewah Alex pun berhenti di sebuah apartemen di kota xxx itu,
ia pun berjalan memasuki apartemen mewah setelah memarkir mobil sport nya,saat berada di ambang pintu apartemen tersebut, terdengar suara D*sa*an dari arah dalam apartemen tersebut, tanpa pikir panjang ia pun membuka pintu apartemen tersebut,
"sayang..." ucap wanita itu tidak percaya kekasih nya memergoki nya sedang selingkuh dengan pria lain, ia pun mendorong tubuh lelaki yang sedang berada di atas tubuh nya,
lelaki itu pun sontak kaget saat melihat Alex yang masih berdiri di ambang pintu dengan pintu yang di buka luas.
"sayang aku bisa jelasin..." ucap wanita itu sambil menarik selimut yang akan menutupi tubuh polosnya, sedangkan lelaki selingkuhan nya, berlari kearah toilet untuk mengenakan pakaian nya.
"wanita j*lan..." ucap Alex singkat hingga membuat wanita itu melotot kearah nya.
"ini tidak seperti yang kamu lihat sayang,
aku,aku bisa jelas kan...?"
"tidak ada yang perlu di jelaskan, semua nya sudah sangat jelas, silahkan lanjutkan permainan menjijikan kalian yang sempat tertunda itu, karena mulai sekarang kita bukan siapa-siapa lagi," sambung Alex sambil menatap tajam kekasih nya itu.
"Alex, aku...aku minta maaf sayang...
kamu salah paham sayang, aku dan dia tidak ada hubungan apa pun Lex..."ujar wanita itu menjelaskan.
"sudah cukup, aku jijik melihat wanita liar seperti mu..."
Alex pun berjalan keluar dari apartemen tersebut sebut, hingga ia masuk ke dalam mobil sport nya kembali, ia sangat kesal dan sangat marah, ia tak menyangka wanita yang menemani nya selama dua tahun di luar negeri ini tega mengkhianati nya seperti itu,
ia pun memukul kepala nya keras kearah setir,
ia tak bisa berpikir dengan jernih saat ini,
karena ada begitu banyak kejadian yang tak ia duga terjadi pada hari ini.
"kenapa jadi seperti ini,
aaaahhhh...."