My Little Baby

My Little Baby
211. Papa sakiti dedek bayi?



Sarah sudah di obati oleh dokter yang di panggil oleh bang Rudi tadi, namun Sarah tetap tidak kunjung siuman dari pingsan nya, wajah teguh tampak murung dengan sejuta pertanyaan yang memenuhi lubuk hati nya.


ada apa dengan Sarah dan bulan ? apa yang sebenarnya terjadi terhadap mereka ?


Tak berselang lama yoga dan ayu pun sampai di kontrakan teguh, teguh sengaja menghubungi 2 sahabat nya yang lain.


"teguh bagaimana keadaan Sarah ?" tanya ayu khawatir sambil berlari memasuki kontrakan teguh.


"teguh apa yang sebenarnya terjadi? kenapa Sarah dan bulan bisa seperti ini?" tanya yoga lagi, hingga membuat bulan yang mendengar suara yang tidak asing di pendengaran nya langsung membuka mata nya.


"Tante ayu ! om yoga !" bulan pun meminta di turunkan oleh teguh, hingga teguh menurunkan nya yang masih berada di gendongan teguh.


"sayang..." ayu memeluk erat tubuh bulan dan bulan pun memeluk erat tubuh ayu pula dengan air mata yang mengalir deras.


"Tante, bulan takut !" lirih nya sambil membenamkan wajahnya di tubuh ayu.


"bulan jangan takut yah ! disini kan ada Tante ayu dan om teguh, om yoga yang akan lindungi bulan dan mama." tutur ayu menenangkan bulan.


"papa jahat Tante ! papa sakiti mama ! hiks hiks hiks " tangis bulan pecah hingga membuat tiga orang yang mendengar nya saling menatap satu sama lain.


"papa sakiti mama ! papa jahat hiks hiks hiks" bulan sangat ketakutan, dia sangat takut bertemu atau melihat papa nya lagi.


"apa yang sebenarnya terjadi? kenapa Sarah dan bulan bisa tinggal di kediaman Alex ?" tanya teguh geram mendengar ucapan bulan.


"papa sakiti dedek bayi di perut mama, papa juga tendang dedek bayi di perut mama!" tambah bulan hingga membuat mereka bertiga terbelalak kaget mendengar nya.


"maksud nya ? Sarah tangah hamil ?" tutur yoga sambil menatap kearah Sarah yang penuh lebam di sekujur wajah nya.


"maksud nya apa ini ! ayu, yoga Tolong jelas kan semua nya?" ujar teguh memaksa, hingga ayu dan yoga terpaksa menceritakan perihal Sarah dan Alex yang sudah berbaikan.


"brengsek." teguh mengepal erat dan beberapa kali memukul tubuh nya sendiri dengan kasar nya.


"teguh kami minta maaf, kami tidak bermaksud untuk menyembunyikan nya di belakang mu !" jelas yoga berusaha menenangkan teguh.


"benar teguh, kamu benar-benar minta maaf." sambung ayu merasa bersalah sambil mengendong bulan kedekapannya.


"kalian berdua sama aja ! sama-sama penghianat dan sama-sama bodoh !" tutur teguh hingga pergi meninggalkan ayu dan yoga yang merasa bersalah terhadap nya.


"aku benar-benar merasa bersalah, seharusnya aku mencegah Sarah untuk tetap bersama kak Alex , aku yakin kak Alex yang melakukan KDRT terhadap Sarah." tutur ayu, menyalahkan diri nya sendiri.


"lelaki itu benar-benar bajingan." tambah yoga tak kalah geram nya.


"apa kita hubungi kak Adit terlebih dahulu ? aku takut kak Adit akan sama marah nya jika mengetahui Sarah seperti ini?" ujar ayu lagi.


"tapi jika kita tidak memberi tahu, takut nya kita akan di persalah kan sama seperti teguh yang menyalahkan kita." jawab yoga lagi.


Setelah berdiskusi Beberapa menit, akhirnya mereka memutuskan untuk menghubungi kak Adit saat ini, sebab kak Adit wajib tahu apa yang di alami oleh adik nya Sarah.


Ayu berusaha menghubungi kak Adit, namun tidak ada Jawaban dari nomor kak Adit tersebut, ayu pun menghubungi nomor Novi namun nomor ponsel mereka sama-sama tak bisa di hubungi.


"bagaimana ? apa sudah di angkat?" tanya yoga yang melihat ayu panik seperti itu.


"nggak bisa di hubungi." tutur ayu lagi.