My Little Baby

My Little Baby
220. Menghampiri Alex



Setelah koma nya Adit dan kembali nya Novi ke kediaman orang tua angkat nya, Novi bagai hilang di telan bumi, dia bahkan tidak pernah menjenguk suami nya yang masih terbaring di atas ranjang rumah sakit, hanya Sarah dan bulan yang selalu setia menunggu kesadaran Adit dan kesembuhan nya.


Sarah mencoba untuk memahami Novi dan berusaha untuk tidak menyalahkan wanita itu sedikit pun, bagaimana pun Novi sudah berusaha menjadi kekasih dan istri yang baik untuk Adit selama ini.


Dengan amplop berisi beberapa lembar uang berwarna merah, Sarah dan bulan langsung menemui ruangan administrasi dan menyerahkan nya sesuai permintaan pihak rumah sakit.


"syukur lah, kak Adit masih bisa di obati dengan uang ini." Sarah mengucap syukur dengan air mata yang menetes di sela mata nya dan bernafas lega untuk ini semua dan Sarah berjanji akan berusaha berkerja keras supaya bisa membeli kembali rumah peninggalan orang tua nya itu.


"mama, bulan lapar !" ucap bulan, sebab sedari pagi tadi mereka sangat sibuk hingga lupa mengkonsumsi makanan sedikit pun.


"ayo kita pulang, kita makan bareng di rumah sama papa teguh..." ajak Sarah dan bulan pun mengangguk setuju.


Di tempat lain terlihat Teguh dan yoga sedang menemui seseorang di sebuah rumah mewah yang megah, tak lain adalah kediaman rumah keluarga Alex, teguh sengaja menjemput yoga untuk menemani nya, sebab hanya yoga yang mengetahui kunci rahasia keluarga Alex.


Teguh dan yoga langsung saja masuk ke dalam rumah tersebut tanpa diizinkan oleh tuan rumah terlebih dahulu, namun untungnya Alex tengah berduduk santai di ruang tamu rumah nya sehingga teguh dan yoga langsung saja duduk berhadapan dengan nya.


"kenapa kalian kemari ?" tanya Alex dengan wajah menunjukkan rasa tak suka dengan kehadiran mereka yang tidak memiliki etika masuk sekehendak nya ke rumah kediaman nya.


"kami kemari bukan untuk ribut kak, atau bahkan bertingkah bodoh seperti yang kakak lakukan ! kami kesini hanya untuk menjelaskan lagi, bahwa anak yang di kandung Sarah adalah benar anak kandung mu kak, darah daging mu." tutur teguh penuh tekanan, ia sengaja memberanikan diri menemui Alex di rumah nya, ia tak peduli konsekuensi apa yang akan di terima nya nanti.


"aku tidak peduli dengan drama kalian lagi, aku tahu kalian pasti ingin mempermainkan aku supaya aku bisa bertanggung jawab terhadap anak haram kamu dan wanita itu kan !" ujar Alex dengan tatapan mata tajam nya, menunjuk kearah teguh.


"hah, kamu orang berpendidikan kak Alex, kamu bahkan seorang yang bekerja di bidang kesehatan, seharusnya kamu hebat dan bisa berpikir rasional, untuk memastikan terlebih dahulu dan melakukan pengecekan test DNA, untuk memastikan bahwa Sarah benar-benar mengandung anak mu !" ujar yoga menyambung lagi.


"bukan malah memfitnah Sarah berbuat hal yang tak pernah dia lakukan sama sekali ?" sambung yoga menatap tajam kearah Alex.


"hah, kau bahkan lebih bodoh yang aku pikirkan kak Adit, tak bisa kah kamu selidiki terlebih dahulu sebelum angkat suara, aku dan Sarah tidak berduaan di sana, kami di sana berempat bersama ayu dan juga yoga, dan satu lagi, Sarah adalah wanita tulus yang menerima mu apa adanya, bahkan saat kamu lumpuh sekali pun, dia dengan suka rela membuka hati nya agar kau kembali lagi ke dekapan nya dan meskipun berkali-kali kamu sakiti lahir dan batin nya, dia juga berusaha menerima mu kembali, namun sekarang apa kau bahkan membuang nya dan memfitnah nya !" ucap teguh geram menatap Alex.


"itu bukan urusan kalian !" tutur Alex sinis.


"itu menjadi urusan ku, sebab kamu memfitnah ku menghamili Sarah, kamu bahkan dengan mudah nya mempercayai ucapan konyol ibu mu itu yang jelas sudah sangat lama membenci Sarah." tambah teguh lagi menatap Alex.


"jangan bawa-bawa ibu ku !" ujar Alex tak terima.


"Kenapa ? justru dari ibumu kan kau mendengar fitnah keji dan menuduh teguh dan Sarah berselingkuh ! bagaimana dengan ibumu kak Alex ? bahkan dia tidak pernah mengenal teguh sama sekali, bagaimana mungkin dia bisa memfitnah teguh seperti itu ! ouh, atau jangan-jangan malah ibumu sendirian, yang main gila dengan lelaki lain di belakang mu." ucap Yoga tersenyum sinis.


"jangan sembarang bicara ! mama ku wanita terhormat, aku bisa menuntut mu atas kasus percemara nama baik, meskipun kau adik dari sahabat ku Aryo sekali pun !" ucap Alex menatap yoga tajam.


"haha, silakan saja kak Alex, aku tidak takut sebab aku sudah mengetahui kebusukan mama mu itu, bahkan mama mu itu tidak lebih dari seorang wanita binal yang haus akan nafsu." ucap yoga tersenyum puas, telah membuat Alex termakan emosi.


"bajingan ! kau berani nya menghina mama ku !" Alex bangkit dan mencoba ingin mendekati yoga, namun dengan cepat teguh mendorong tubuh Alex hingga lelaki itu kembali jatuh di atas sofa nya.


"kami kesini tidak bermaksud untuk membuat keributan, kami berniat baik untuk kesini, namun seperti nya kakak memang bukan seorang manusia, kakak bahkan lebih dari seekor binatang yang tak punya akal dan pikiran, sehingga dengan mudah nya percaya terhadap hasutan orang-orang." ujar teguh tersenyum sinis.


"sudah lah yoga, kita pergi saja dari sini, tak perlu kita kasih tahu siapa ibu nya sebenarnya, biar kan dia mencari tahu keberadaan nya sendiri, bahkan biarkan dia menyesalinya suatu saat nanti, setelah dia mengetahui bahwa yang menyebabkan kematian ayah nya adalah ibu tercinta nya itu."


Teguh dan yoga pun pergi meninggalkan Alex dengan penuh teka teki besar di benak nya.