
Di tempat lain, terlihat seorang lelaki memaksa masuk ke dalam sebuah perusahaan farmasi terkenal di kota tersebut, ia adalah Adit, ia ingin bertemu dengan Alex, suami yang tega melakukan KDRT terhadap adik nya Sarah, ia tak terima dengan kelakuan Alex yang kasar dan semena-mena, gara-gara Alex, Sarah dan bulan pergi entah kemana.
"Alex... Alex..." teriak Lelaki itu sambil berjalan masuk kedalam perusahaan, para sekuriti yang melihat pun tak kalah diam, mereka yakin ada sesuatu hal yang terjadi, mereka pun menggeraikan Adit yang ingin melakukan keributan di perusahaan farmasi itu.
"lepas kan saya, saya ingin bertemu dengan si bajingan Alex...lepas kan..."teriak Adit ketika dua orang sekuriti telah menggenggam kedua tangan nya.
"maaf, bapak tidak bisa melakukan keributan di perusahaan, semua orang sedang bekerja di sini pak, mohon perhatian nya "ujar salah satu sekuriti.
"saya tidak peduli, saya ingin bertemu dengan Alex , Lelaki banci yang telah melakukan KDRT terhadap adik saya, lepas kan saya..."ujar Adit meronta-ronta.
"Alex.... Alex.... bajingan Lo Alex, keluar Lo....gue tau Lo ada di dalam kan, keluar Lo setan... keluar Lo Alex atau gue lapor ke polisi atas kasus KDRT yang telah Lo lakukan terhadap adik gue, keluar Lo bangsat..."Adit sangat geram saat ini, ia tidak menyangka Sarah sudah pergi begitu lama nya, saat ia sedang menjenguk adik nya di kediaman Alex, mama Alex sendiri yang mengatakan bahwa Sarah dan bulan sudah di usir oleh Alex, dan Alex juga melakukan KDRT terhadap adik nya tersebut, ntah apa maksud mama nya Alex mengadu domba anak dan kakak menantu nya itu.
Alex pun keluar sambil berjalan kearah Adit, ia sangat malu saat ini, semua karyawan di kantor menatap tidak bersahabat kepada Alex saat Adit mengatakan Alex telah melakukan KDRT terhadap adik nya, bahkan banyak karyawan wanita yang tengah bisik-bisik membicarakan keburukan Alex yang telah melakukan KDRT.
"Adit, tenang dit... dengerin gue, gue tau gue salah, gue akan berusaha mencari keberadaan Sarah dan bulan, gue mohon maaf kan gue dit... gue juga tidak tau mereka ada dimana..." ucap Alex melemah.
"dimana adik gue Alex...dimana..." teriak Adit lagi ia sangat geram terhadap Alex, ia ingin sekali melayangkan bogem mentah nya ke wajah tanpa dosa Alex kalau tidak di gerai oleh sekuriti saat ini.
"heh, ? lo dengar tidak adik gue ada dimana ? bangsat lo Lex... a*ing lo, Lo berani-berani nya melakukan KDRT terhadap adik gue ha, berani nya sama cewek, cihhh dasar banci..." hinaan demi hinaan keluar dari mulut Adit, ia sangat marah saat ini, sedang kan Alex hanya diam, ia semakin merasa bersalah saat Adit kembali mengucapkan kata KDRT kepada nya.
"maaf kan gue dit, gue benar-benar nggak tau Sarah dimana, gue sudah mencari kemana-mana tapi mereka tetap masih belum ketemu sama sekali, gue janji akan mencari lebih keras lagi dit, gue minta maaf...." ujar Alex mengiba, terlihat manik-manik di mata nya, Alex sedang menahan tangis nya saat ini, ia sangat merasa bersalah telah melakukan kekerasan terhadap Sarah.
"Dasar pembohong, awas Lo.... jika terjadi sesuatu terhadap adik gue Sarah dan ponakan gue, gue bersumpah akan membuat Lo menyesal seumur hidup..."ucap Adit dengan tatapan membunuh nya,lalu beranjak dari perusahaan farmasi tempat Alex bekerja.