My Little Baby

My Little Baby
151. Histeris



"Amel,ada apa dengan mu sayang, kenapa kamu membatalkan pernikahan kalian nak ?"ucap seorang wanita sambil membujuk seseorang yang bernama Amel.


"Tante, untuk apa aku pertahanan perasaan ku terhadap alex, sedang kan dia tidak pernah menginginkan aku, dia masih saja menginginkan wanita itu, Tante lihat Vidio ini, Alex bahkan menemui wanita itu di restoran tempat nya bekerja ..." Amel pun memberikan benda pipih nya kepada Riska, terlihat sebuah video pertengkaran Alex dan Sarah di dalam video tersebut yang sempat di rekam oleh Amel.


"apa Tante tau, kalau wanita itu telah menjelek-jelekkan nama Tante pada semua orang, dan orang-orang di luar sana, semua nya pada mengatakan bahwa Tante adalah mertua yang jahat..."ucap Amel tersenyum penuh arti.


"berani-berani nya wanita itu..."ujar Riska bertolak pinggang.


"dia harus di kasih pelajaran Tante, supaya tidak melungjak..."tambah Amel lagi, sambil tersenyum licik melihat Tante Riska yang sudah marah dengan wajah Semerah tomat.


"sebenarnya sih Tante aku itu masih mau jadi menantu Tante, asalkan Tante mengikuti semua keinginan ku !"ujar wanita itu lagi.


"maksud kamu ?"Riska menatap tajam kearah Amel, dengan mata yang membelalak besar.


"haha, jangan melihat ku seperti itu Tante, aku kan hanya menyampaikan, kalau Tante nggak setuju, ya sudah aku nggak maksa, lagian aku punya banyak bukti kebusukan Tante terhadap menantu tante itu,aku bisa saja kan mendapatkan uang percuma hanya dengan bukti yang bisa aku berikan kepada Alex..."ucap wanita itu dengan penuh kemenangan, ia tak sabar perlahan demi perlahan memeroti kekayaan keluarga Mahesa.


"kamu mengancam saya ?"tambah Tante Riska dengan tangan mengepal hebat, ia tak menyangka amel akan berbuat seperti itu terhadap nya.


"tenang dulu Tante, Tante kan tau bahwa aku belum pernah menikah sama sekali, bahkan aku masih virgin loh Tante,di usia yang mau menginjak kepala tiga, tapi karena aku masih cinta sama Alex, ya sudah aku menerima tawaran Tante untuk menjodohkan Alex dengan ku, tapi Tante sekarang aku berubah pikiran kayak nya, aku lebih memilih uang Tante setelah itu baru aku pikir kan untuk menikah dengan Alex atau tidak,hahaha"wanita yang Amel memang sangat licik ia punya bukti atas kejahatan Riska, ia dengan mudah nya bisa membuat Riska bertekuk lutut di hadapan nya.


"aku hanya ingin uang sebesar 1M, nggak banyak kok Tante..."tambah Amel hingga membuat riska kembali membelalakkan matanya menatap tajam kearah Amel.


"1M, itu uang yang banyak, kamu jangan macam-macam yah terhadap saya, saya bisa menghancurkan kamu dalam sekejap."ucap Riska garam.


"lakukan lah Tante, aku tidak takut, sebelum Tante menghancurkan ku, seperti nya aku yang akan menghancurkan Tante terlebih dahulu dengan cara membuat anak kesayangan Tante membenci Tante untuk selama-lamanya,hahaha...."Amel tertawa puas, ia akan kaya raya dengan uang 1M yang sebentar lagi akan ia miliki.


"bagaimana Tante, mau kasih aku uang, atau rahasia Tante yang akan terbongkar..."lirih Amel lagi dengan cara berbisik di kuping Riska.


"dasar wanita licik..."teriak Riska geram.


"haha,aku sebenarnya anak yang baik Tante, tapi Tante sendiri yang mengajarkan aku apa itu yang nama nya manusia berhati iblis, setelah aku sukses dari pelajaran Tante, apa aku salah ?"ucap Amel dengan alis naik turun.


"cepat Tante.."tambah nya lagi.


"saya tidak punya uang sebanyak itu..."hardik Riska.


"ouh jadi tante tetap bersikekeh seperti itu, iya sudah dalam waktu tiga menit dari sekarang jika Tante tidak memberikan aku uang itu, sekarang juga Vidio ini sampai di tangan Alex anak tercinta Tante..."ucap Amel lagi dengan senyum mengembang.


Riska terlihat berpikir sejenak hingga di menarik sedikit bibir nya, etah apa yang ada di benak nya saat ini.


"iya saya akan memberikan nya, kamu delete semua Vidio itu sekarang juga "pinta Riska


"ouh bagus,tapi mana uang nya, saya tidak ingin di permainan kan sama seperti di permainan nya wanita udik itu, Tante jangan macam-macam terhadap saya yah..."tatap tajam Amel.


Riska pun mengeluarkan ponsel nya dan mentransfer nominal yang di inginkan Amel.


"sudah, sudah saya transfer..."ujar Riska sambil menyodorkan handphone nya yang berisi bekas transfer yang nominal besar.


"haha, terima kasih Tante ku tersayang, aku benar-benar tidak menyangka mencari uang sangat lah mudah ya Tante...haha"


"cepat hapus Vidio itu sekarang juga..."


"ok, ok Tante..."Amel pun mulai mendelete semua file di dalam handphone nya yang bersangkutan dengan Alex dan Riska.


"sudah,"ujar nya tersenyum puas.


"sudah ah, aku ingin berlibur puas...da...da...Tante ku tersayang...",Amel pun pergi dari kediaman keluarga Mahesa, terlihat Riska sangat frustasi dan meraih handphone nya menghubungi seseorang.


"habisi wanita itu sekarang juga..."ucap Riska di sebalik telpon lalu mematikan sambungan tersebut dan berteriak histeris.