
...FLASH BACK ...
"Cantika maaf aku, aku nggak bisa, kamu tau sendiri kan aku dan Novi sudah sangat lama menjalin hubungan..."ujar adit kepada seorang wanita cantik dengan rambut ikal panjang dengan bertubuh seksi.
"tapi dit, aku masih cinta sama kamu, apa kamu tidak mau menggapai mimpi kita waktu itu yang kata nya kita akan selalu bersama hingga maut memisahkan..."ujar wanita itu dengan air mata yang mengenang di pelupuk mata nya.
"tapi itu sudah sangat lama Tika, lagipula apa kau lupa, engkau sendiri yang telah menghancurkan mimpi itu..."timpal Adit.
"maaf kan aku Adit, aku terpaksa menerima perjodohan orang tua ku, tapi percaya lah dit, bertahun-tahun merajut jalinan rumah tangga, tidak pernah membuat ku bahagia sama sekali, aku masih mencintaimu, aku masih menginginkan mu dit..."ujar wanita itu lagi, sambil menarik tangan Adit kedalam genggaman nya.
"maaf kan aku cantika, tapi aku sudah tidak memiliki perasaan apapun terhadap mu, ku mohon mengerti lah..."ujar Adit menarik paksa tangan nya yang berada di Cengkaraman wanita itu.
"Adit, apa kamu tidak mau memaafkan ku ?"ujar nya lagi dengan ekspresi mengiba.
"aku sudah memaafkan mu Tika, tapi jujur aku tidak bisa menerima mu kembali, aku dan Novi sudah sangat lama, sebentar lagi aku juga akan melamar dia..." ujar Adit menjelaskan.
"seperti itu kah Adit, dimana janjimu yang kata nya akan menjadi aku pengantin kecil dan pengantin besar mu, haha kamu pembohong Adit..."tutur nya lagi sambil tersenyum simpul.
"aku minta maaf dit, aku tahu aku salah, tapi plisss buka sedikit hati mu untuk ku dit, aku masih mencintaimu..."ujar Tika sambil terus menarik tangan Adit dan Adit dengan kasar nya membuat tangan Tika di tangan nya.
"tolong jangan ganggu aku Tika, aku harap kau bisa menemukan lelaki yang lebih baik dari ku, aku sudah bahagia bersama Novi, dia wanita yang baik, dia menerima ku apa adanya, meski pun aku hanya seorang pedagang bakso, bahkan ijazah SMA pun aku tidak punya..." Adit mengingat kala cantika memperkenalkan suami nya dan menghina adit di acara pernikahan mereka, ia dengan bangga nya mengatakan kalau suami nya adalah pengusaha batu bara yang sukses, sedang kan Adit hanya seorang pedagang bakso, bahkan sekolah pun berhenti di jenjang kelas XI SMA.
"aku tidak pernah membenci mu cantika, bahkan aku sangat berterima kasih terhadap mu, hinaan mu membuat ku bangkit dan berusaha menjadi lebih baik..."ujar Adit tersenyum kecur.
"aku minta maaf dit..."Cantika pun bersimpuh di kaki Adit, ia benar-benar menyesal akan perbuatan nya yang telah merendahkan Adit dan mempermalukan nya kala itu.
"sudah Tika, jangan seperti ini, tidak layak seorang tukang bakso seperti ku, di perlakukan seperti ini..." ujar Adit sambil berjalan mundur menjauhi Tika, wanita itu pun menangis meraung-raung sambil mendudukkan diri di atas jalanan ia begitu menyesali perbuatannya.
"maaf kan aku Adit..."tambah nya lagi
"Cantika, pliss lupain aku, aku pun telah lupain kamu, aku mohon jangan ganggu dan usik hubungan ku dengan Novi, aku sudah bahagia bersama nya Tika..." ujar Adit sambil pergi meninggalkan wanita cantik itu yang masih menangis merenungi semua kesalahan nya.
...FLASH BACK ON ...