
Pada suatu malam ketika anak-anaknya tertidur, Sarah memutuskan untuk berkorban dan berusaha menerima teguh dalam hati nya. Sarah sudah memikirkan nya dalam-dalam, sebenarnya ia juga takut kehilangan teguh, namun dia juga begitu egois memulai cinta baru bersama lelaki lain, setelah trauma yang di berikan oleh Alex dahulu.
Sarah segera memasuki kamar teguh, hingga teguh menatap aneh dengan gelagapan Sarah.
"ada apa ?" tanya teguh bingung.
Sarah tidak menjawab dengan kata-kata tetapi dengan tindakan dengan tatapan mata syahdu, Sarah melingkarkan kedua tangannya di leher Teguh dengan tetapan mata syahdu dan penuh akan nafsu Sarah mendekati wajah Teguh kemudian kembali memejangkan kedua matanya dan merekakan bibirnya, sarah berbisik di telinga teguh begitu menggairahkan.
"cumbu lah aku Teguh !" ucap Sarah penuh nafsu dan mempasrahkan diri nya pada lelaki yang beberapa tahun di anggap nya sahabat terbaik itu.
" Sarah apa-apaan kamu !" sentak Teguh sembari berusaha melepaskan kedua tangan Sarah di lehernya, teguh sangat syok dengan perlakuan Sarah yang begitu erotis.
"aku sungguh-sungguh Teguh, aku menginginkan nya ! " lirih Sarah lagi dengan mata syahdu nya.
"jangan kau menghiburku Sarah..." tolak teguh, sebab ia tak mau kebablasan terhadap Sarah, sudah sangat lama dia menahan nafsu birahinya, dia tak ingin menumpahkan begitu saja bahkan menoda Sarah seperti ini.
" tidak aku sungguh-sungguh menginginkan nya darimu, aku ingin kamu melakukan nya untuk ku, mohon percayalah ! kini hatiku benar-benar sudah terbuka, kini aku menyadari betapa aku pun butuh dirimu teguh, butuh pelukan dan dekapan mu, butuh Cinta kasih dan kehangatan dari mu teguh, ku mohon Teguh Jangan kecewakan aku, aku menginginkan mu setulus hatiku, ayo lakukanlah, lakukanlah untukku !" sambil berkata seperti itu dengan penuh rasa haus akan nafsu, Sarah ******* habis b*bir teguh, sehingga teguh tak kalah gairah.
bahkan sambil ******* b*bir Sarah, tangan Teguh pun turut bereaksi melakukan belaian, dan remasan pada buah dada Sarah.
Mereka sama-sama terlelap dalam selimut yang sama tanpa mengenakan sehelai benang apapun di tubuh mereka.
"Kenapa kamu lakukan itu Sarah ? Kenapa kamu menghianati perasaanmu sendiri ?" tanya Teguh Setelah semuanya berakhir, Sarah pun menggeliat dan bangun dari tidur nyenyak nya.
"tidak teguh, aku tidak pernah merasa menghianati perasaanku sendiri, karena apa yang telah ku lakukan itu juga atas dorongan dari perasaanku yang ada."ucap Sarah menatap mata teguh dalam-dalam.
"Teguh percayalah kini aku benar-benar telah mencintaimu, cinta seorang wanita kepada kekasih nya, bukan lagi cinta kepada seorang sahabat nya." tambah Sarah menatap kearah teguh.
"sungguh!"hati teguh bersorak gembira mendengar ucapan Sarah.
"ya teguh..." jawab Sarah tersenyum senang.
"kalau begitu mau kah kamu menjadi istri ku Sarah ?" tanya teguh seketika, ia tak ingin melepas kan Sarah, setelah apa yang telah dia dan Sarah lakukan malam tadi.
"iya, aku mau." jawab Sarah dengan senyum manis nya.
Mereka pun berpelukan dan kembali b*rciuman, teguh sangat senang akhirnya cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan lagi, Sarah akhirnya mau menerima nya menjadi pendamping hidup nya.