My Little Baby

My Little Baby
214. Tembakan



Mereka sudah sampai di rumah sakit swasta, tempat dimana Adit di rawat, terlihat Novi dan Sarah dan orang-orang yang melihat nya menangis terisak-isak, di sela Diding kaca, seorang pria dengan kantung oksigen dan selang infus berwarna merah yang menandakan lelaki itu membutuhkan donor darah, tengah terbaring dingin di atas ranjang ruangan ICU di rumah sakit swasta, dengan beberapa bagian tubuh berbalut perban bekas operasi.


Adit koma dan tak sadar diri setelah melakukan operasi guna mengambil sisa-sisa peluru pistol yang bersemayam di tubuh nya.


"kak Novi apa yang sebenarnya terjadi ?" tanya Sarah dengan air mata yang mengalir deras.


Namun Novi hanya terdiam, ia bahkan iba dengan nasib Sarah, sebab di sekujur wajah Sarah masih terdapat lebam-lebam atas KDRT yang di lakukan Alex.


"kak, apa yang terjadi ? kenapa kak Adit bisa seperti ini ?" tanya Sarah, ia tak menyangka Adit akan terbaring kaku di ranjang rumah sakit.


"Alex ! ini semua karena Alex !" lirih Novi dengan wajah merah padam nya, dia tak menyangka suami nya akan terbaring seperti ini hanya karena mengacau dan meminta penjelasan dari Alex.


"apa yang kak Alex lakukan ? kenapa kak Adit seperti ini, hiks hiks hiks" Sarah tak kuasa menahan sedih nya hingga tanpa terasa darah segar mengalir deras di sela celana yang Sarah kenakan, sahabat nya yang melihat itu tak kalah diam, mereka pun secepat nya memanggil dokter untuk menangani Sarah.


Sarah sudah di tangani oleh dokter kandungan sekarang, sedang kan semua sahabat Sarah ikut serta menunggu Sarah tak kecuali Novi yang enggan meninggalkan suami nya.


...FLASH BACK...


Sebuah undangan pernikahan sampai ke tangan Novi, sebab Novi juga merupakan keluarga terpandang yang ikut serta di undang oleh keluarga Meci.


"ALEX MAHESA DAN MECI PUTRI SURYA"


Nama mereka terpampang jelas di undangan tersebut, hingga Novi gemetaran saat mengengam undangan yang ia terima.


"sayang kenapa ?" tanya Adit yang melihat gelagat aneh dari Novi, langsung meraih undangan yang sempat di pegang oleh Novi tadi.


namun sama hal nya dengan Novi, Adit juga kaget dengan apa yang dia lihat dan dia baca hingga ia merobek undangan tersebut dan melacukan mobil nya cepat meninggalkan Novi yang masih mematung di rumah nya.


"Adit...Adit..." Novi sangat khawatir terhadap suami nya, hingga Novi berlari mencari ojek untuk mengantarkan dia menyusul kepergian Adit, dan tak berselang lama seorang tukang ojek pun lewat, Novi langsung menghentikan motor tersebut.


"pak, cepat susul mobil itu !" perintah Novi hingga tukang ojek pun tancap gas menyusul mobil Adit yang melaju dengan kecepatan penuh.


"Adit, berhenti !" teriak Novi, sebab Adit benar-benar di kuasai oleh nafsu membunuh dan emosi yang meledak-ledak, bahkan beberapa kali Adit meninju stir mobil nya.


"Adit...." teriak Novi lagi, Novi khawatir terjadi hal buruk terhadap suami nya.


namun yang benar saja, Adit begitu marah dan mengamuk di pesta pernikahan Alex dan meci, dia berteriak kencang dan mencari keberadaan Alex, sehingga dengan Adit membabi-buta menghancurkan semua dekorasi pesta yang sudah terpasang rapi.


BRAK BRAK BRAK


Semua tempat di porak-porandakan oleh Adit dan tak cuma itu dia bahkan tak segan-segan menghajar para penjaga gedung dan orang yang bertanggung jawab atas berlangsung nya pesta dengan membabi-buta, hingga mereka terkapar dengan penuh luka-luka atas perbuatan Adit.


mereka kewalahan menghadapi Adit, apa lagi Alex tengah bersembunyi menghindari Adit, ia juga takut bertemu dengan lelaki itu yang seperti sedang keserupan.


DOR DOR DOR


Tiga tembakan menancap di tubuh Adit, lelaki itu terkapar dengan tubuh bersimbah darah dan luka-luka bekas tembakkan di sekujur tubuh nya, sehingga Novi yang melihat nya langsung menghampiri Adit dan menatap kasihan terhadap suami nya, namun berbeda dengan semua tamu undangan lain nya, mereka tidak ada yang berani mendekati Adit atau menolong nya, mereka semua hanya diam dan menonton, bahkan tak banyak yang memfoto Adit yang menyedihkan di lantai gedung.


"binatang, kau memang bukan manusia Alex ! kau tak lebih dari seorang binatang yang tak punya perasaan, akal dan pikiran." teriak Novi histeris melihat suami nya yang terbaring tak berdaya di dalam gedung pernikahan yang sudah berantakan.


...FLASH BACK ON...


****


Sedangkan di dalam acara pesta.


Meci sangat marah besar, sebab pesta pernikahan yang dia hidang-hidangkan menjadi hancur berantakan, bahkan dia mendapatkan gunjingan dari para tamu-tamu yang mencemooh nya seorang wanita perebut suami orang.


"kamu mau kemana ?" ujar Riska menahan kepergian menantu nya.


"ah, aku mau pergi, aku malu di hina orang-orang seperti itu." tutur meci dengan memasuki mobil nya dan di dalam sana sudah ada Alex yang bersembunyi dari keramaian dan dari Adit.


"kita pulang saja !" ujar Alex meminta sopir pribadi nya melaju kan mobil.


"ini semua gara-gara kamu ! coba kamu menceraikan dia dengan baik-baik, pasti pesta pernikahan ini tidak akan seperti ini !" ujar meci geram menyalahkan Alex.


"kok salah aku ! siapa suruh ada pesta seperti ini ! aku kan tidak pernah meminta pernikahan kita di berlangsung kan nya pesta ! ini semua kan ide mu dan keluarga mu..." tambah Alex menyalahkan meci.


"kok aku !" ujar meci tak terima di persalah kan.


"uang ku sudah habis ratusan juta hanya untuk pesta ini dan sekarang menjadi hancur berantakan dalam beberapa menit.... HAAAAH" meci histeris dengan kerugian yang dialami oleh nya.