My Little Baby

My Little Baby
57. Marry menyukai mu Alex !



Jam istirahat pun tiba, kami semua berjalan menuju ke kantin, terlihat ayu sedang menggoda Udin yang sedang berjalan acuh tak acuh.


"Sarah mau coba capuccino di toko ini,


enak loh...?" tanya teguh.


"aku mau, aku mau..." sambung yoga sambil mengangkat tangan nya keatas.


"bukan buat lo...bodoh..." ucap teguh sambil menatap lekat wajah yoga.


"haha boleh ayo..." ucap Sarah.


mereka pun berjalan beriringan hingga sampai di kantin yang berada di belakang kampus.


"besok kalau ada waktu luang,kita kerja kan tugas kelompok bersama yah..." sambung ayu.


"tapi ngomong ngomong Sarah, kamu tak apa yah kan harus jaga anak ...?" tanya teguh memberanikan diri.


"haha tak apa, di rumah juga ada kak Adit kakak ku dan baby sitter nya bulan..."jawab Sarah.


"kalau gitu gimana kalau hari Minggu kita buat tugas kelompok nya ...?"sarang ayu.


"hmm boleh,"


"iya tapi harus pada bawa laptop semua yah,


biar cepat kelar tugas nya,"


"ok,"


setelah menikmati waktu istirahat di kantin mereka pun kembali ke kelas mereka.


"Sarah,Sarah..." panggil yoga yang berbicara di daun telinga Sarah, seketika Sarah tanpa sadar mendorong tubuh yoga, karena ia merasa kegelian.


"aduhhhh" ucap yoga meringis kesakitan.


"aaah sorry sorry gue nggak sengaja" ucap Sarah sambil membantu yoga berdiri.


"aah, padahal gue cuma mau nanya, eeh malah di dorong...hufff"


"nanyain apa yoga...?" tanya Sarah serius.


"gue mau nanya, Lo udah nikah yah...?"


tanya yoga kembali dan seketika mendapat tatapan tajam dari arah mata teguh.


"apaan sih Lo..." ucap yoga tak terima di tatap seperti itu dari teguh.


"mulut lo buruk banget sih, hal seperti itu seharusnya nggak boleh di tanya," ucap teguh sambil menginjak keras kaki yoga.


"aaau sakit tau,gue cuma penasaran..."


sambung yoga kembali.


"lo nggak bisa ya, pikir kan perasaan Sarah,


mulut Lo,gue jahit yah..." ucap teguh sambil menutup mulut yoga dengan telapak tangan nya.


"aaah sakit a*Jing" umpat yoga.


_____________________________________________


Di sebuah perusahaan besar,


Alex berjalan menuju ruangan teman nya Aryo,


"aryo..." panggil Alex,


namun seketika keluar lah Merry dari dalam ruangan aryo tersebut,


"aah selamanya siang pak..." ucap Merry menunduk hormat,


"hmm siang,"


"pak saya izin keluar dulu yah," lanjut Merry sambil tersenyum simpul kearah Alex.


"hmm ok,"


Merry pun keluar dari ruangan tersebut,


Alex pun masuk menghampiri teman nya yang sedang memperbaiki kemeja nya,


"Aryo...." ucap Alex,


"****!!! hampir saja..." batin Aryo.


Aryo selalu menutup rapat rahasia nya yang selalu bercinta dengan semua pegawai di ruangan nya.


"Aryo, gue mau tanya,


apa benar Lo mengundang semua karyawan untuk makan malam di rumah baru Lo...?"


tanya alex langsung.


"yes bro, Lo juga jangan lupa hadir yah,


besok gue bakal siap kan wine terbaik untuk kita semua." tukas Aryo dengan penuh semangat.


"pasti, semakin ramai, semakin seru..."


"iya,..."


"ouh ya, tadi gue lihat Merry kesini kenapa...?"


tanya alex menyelidik..


"aah itu si Anton, dia titip dokumen ke Merry,


karena ada urusan mendadak,"


"oh gitu..."


"ouh ya bro, jangan lupa bawa pasangan yah,


kita bakal pesta besar malam ini...haha"


"hmm, gue usahakan...."


"jangan cuma usaha donk bro, Lo bisa ajak Merry bareng Lo, biar lebih seru..."


"mmm"


"****!!! Merry begitu menggoda bro,


apa yang ada di pikiran Lo..." rayu Aryo.


"huffff, akan gue coba..."


"yessss bro..."