Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Hilang bagai ditelan bumi



Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat. Vita ternyata benar-benar hamil setelah satu bulan menikah dengan Surya. Karena Vita sudah melupakan kejadian waktu itu karena Surya benar-benar menghilangkan ingatan itu padanya. Dan semenjak kejadian itu, Surya tidak pernah menyentuh Vita dengan selalu beralasan jika sedang hamil muda tidak boleh melakukan hubungan badan, karenamu itu akan mempengaruhi kesehatan baby yang ada didalam rahimnya.


Vita yang memang sudah melupakan kejadian itu menurut saja dengan ucapan yang Surya katakan padanya hingga waktu melahirkan pun terjadi dan yang lahir adalah bayi perempuan yang sangat cantik dan itu menurun dari wajah Vita. Entah dengan yang lainnya, tapi Surya akan menyayanginya seperti darah dagingnya sendiri, karena dia tidak ingin membuat Vita sedih akan hal ini.


"Selamat sayang dan terimakasih. Karena kamu sudah melahirkan princess yang sangat cantik dan juga lihatlah, senyumnya sangat mirip dengan mu" ucap Surya yang menggendong baby yang baru saja Vita lahirkan beberapa jam yang lalu.


"Iya Mas, aku juga berterimakasih pada kamu Mas. Karena Mas adalah suami dan juga Ayah yang baik dan juga sangat siaga" ucap Vita yang mengatakan itu sambil tersenyum dan menatap dua kesayangan nya.


"Namanya siapa Mas?" tanya Vita saat melihat Surya yang tidak berhenti tersenyum dan juga menciumi wajah baby girl mereka berdua.


"Zoya A Pratama Putri" jawab Surya yang memang menyematkan huruf awal dari pria yang telah melakukan itu pada Vita dan hingga lahir putri cantik ini.


"Nama yang bagus. Tapi A nya apa Mas? Kenapa ada huruf A ditengah-tengahnya?" tanya Vita yang ingin tahu kenapa ada huruf yang tidak dikatakan A itu apa.


"A itu adalah nama lain dari ku sayang. Kamu tenang saja semua anak-anak kita nantinya juga akan menggunakan yang sama juga. Karena aku ingin memiliki banyak anak dari kamu sayang" ucap Surya yang malah mengedipkan sebelah matanya menggoda pada Vita yang malah bersemu merah melihatnya.


"Mas ini ada-ada saja. Aku saja baru selesai melahirkan, masa sudah harus mengandung dan melahirkan kembali. Tunggu baby Zoya sudah bisa diberikan adik ya Mas, tidak apa-apa kan?" tanya Vita yang menatap dengan wajah yang tidak enak pada Surya yang memang sangat berharap memiliki anak dari wanita yang sangat dia cintai.


"Tentu saja sayang. Aku juga tidak ingin terburu-buru, karena baby gemes ini harus kita jaga dan kita rawat dulu hingga bisa menjadi seorang kakak untuk adik-adiknya kelak" jawab Surya yang selalu menampilkan senyuman dibibirnya pada Vita.


Walau didalam hatinya terasa sangat sakit akibat harus benar-benar menerima dan juga menyayangi anak yang tidak berdosa ini. Apa lagi, ini adalah anak perempuan yang memang harus dia jaga dan juga dia sayangi supaya tidak seperti Ayah biologisnya yang memang tidak memiliki perasaan apapun.


Apa lagi sekarang dia bahkan menjadi psychopath kejam yang dengan mudahnya membunuh orang tanpa ampun sedikitpun juga. Sedangkan Edison tidak ada kabar lagi, bahkan terdengar kabar jika dia juga menjadi incaran dan juga buronan oleh Addofo Barnard karena dia tidak mengikuti keinginan nya yang ingin mengajak mereka bergabung untuk menghancurkan Surya yang sekarang sulit untuk dijangkau dan apa lagi didekati.


'Semoga saja kau baik-baik saja Ed, aku hanya bisa mendo'akan kamu dari sini. Jika memang kita harus dipertemukan aku hanya ingin mengatakan sesuatu padamu, jika aku tidak akan pernah bisa membenci kalian berdua apa lagi kamu Ed. Sungguh aku ingin bertemu dengan mu dan mengatakan ini semua padamu' ucap dalam hati Surya. Dia memang tidak terlalu dekat dengan Edison, karena mereka memang jarang bertemu dan sekarang dia bagai hilang ditelan bumi.


"Mas, Mas kenapa? Kenapa Mas melamun?" tanya Vita saat melihat suaminya malah melamun dan menatap lurus dengan tatapan kosong.


"Tidak sayang. Aku baik-baik saja, hanya saja ada sesuatu yang sedang aku fikirkan. Tapi tidak apa-apa dan juga tidak terlalu penting, kamu lebih baik istilahat saja. Kamu pasti masih lelah karena habis melahirkan baby girl cantik ini" jawab Surya yang menatap wajah Vita dan mengecup keningnya cukup lama.


"Istirahatlah, jangan berfikiran macam-macam dan kamu hanya harus memikirkan aku dan baby Zo, oke" ucap Surya yang dijawab anggukan kepala oleh Vita yang sedang menatapnya dengan juga tersenyum pada Surya.


Surya menatap wajah Vita yang sudah terlelap karena memang baru saja meminum obat. Surya meminta pada Mark untuk mencari tahu dimana keberadaan Edison dan bagaimana keadaan nya saat ini. Dan Surya sangat terkejut dengan kabar yang dia dengar saat ini. Bagaimana tidak terkejut jika dia mendengar jika seluruh keluarganya dibantai tanpa perasaan dan dia menjadi buronan karena sudah bisa selamat dan juga kabur dari mereka semua.


"Apa mungkin ini ulahnya juga? Tapi apa alasan nya melakukan itu pada Edison? Apa mereka berdua memang tidak pernah benar-benar berteman atau memang Addofo lah yang memang menghianati? Aku harus menjaga keluargaku dengan sangat ketat dan juga tidak boleh kecolongan. Addofo benar-benar tidak bisa ditebak dan juga tidak bisa diajak bicara baik-baik" gumam Surya yang memikirkan keselamatan keluarganya.


"Tuan, Maaf saya langsung masuk. Diluar ada Tuan Edison yang mencari anda, dia sungguh sangat memprihatinkan keadaan nya saat ini Tuan" ucap Mark yang memberitahukan jika ada Edison yang sedang menunggu diluar.


"Ed" ucap Surya yang melihat pria yang begitu banyak bekas luka-luka yang baru saja sembuh, dan itu dia tutupi dengan masker dan juga kacamata hitamnya.


"Kau harus selalu berhati-hati pada Addofo, dia sedang mengincar mu sekarang. Apa lagi dia sudah mengetahui jika putrinya sudah lahir, kau akan mendapatkan apa yang aku dapatkan sekarang. Sebelum terlambat, lebih baik kau segera pindah dari sini dan jangan tinggalkan jejak sekecil apapun. Karena sekarang Addofo tidak bisa ditaklukan oleh pihak berwajib sekalipun. Hanya itu yang bisa ku katakan padamu, aku harus bersembunyi lagi dari ba*ingan itu" ucap Edison yang langsung pergi tanpa mendengarkan ucapan yang akan Surya katakan padanya.


Surya benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan oleh Edison. Jika dia harus segera pergi dari kota ini, dan sekarang Surya sudah memikirkan semuanya dengan baik dan juga matang.


Tibalah hari dimana keadaan Vita sudah sembuh total dan sudah bisa pulang sekarang juga. Surya benar-benar bingung membawa Vita pindah kesuatu daerah yang sangat jauh dan juga terpencil, an tidak terasa waktu berjalan begitu cepat berlalu. Hingga sekarang Vita sedang hamil kembali anak ketiganya.


Yang mana sekarang hamil kembar juga seperti pasangan hamil anak kedua yang juga kembar dan itu adalah kembar tiga. Jika sekarang hamil kembar dua, tapi apa masalah pada salah satu baby yang ada didalam rahim Vita. Dan mau tidak mau Surya membawa Vita kembali ke kota untuk bisa mendapatkan perawatan dan juga penanganan yang tepat untuk kedua anaknya yang belum lahir itu.


"Sayang, jangan terlalu difikirkan. Nanti yang ada baby twins akan merasakan hal yang sama dengan Mommy nya juga, kita sekarang akan ke kota lagi supaya mereka berdua bisa diselamatkan dan juga bisa dekat kembali. Ingat pesan dokter kemarin, jika kau jangan stres dan banyak fikiran" ucap Surya yang mencoba untuk menenangkan istrinya yang sedang bersedih apa lagi sekarang dia memiliki empat orang anak yang masih sangat kecil-kecil dan dengan jarak yang sangat dekat. Hanya berjarak 2tahun saja selisihnya.


"Iya Mas, aku akan mencoba berfikir positive tingking saja. Aku hanya merasa khawatir saja padaku baby kita ini, aku tidak mau jika salah satu dari mereka terjadi sesuatu yang tidak aku inginkan" ucap Vita yang mencoba untuk mendengarkan perkataan dari Surya dan mencoba tidak berfikiran buruk pada salah satu baby nya.


"Itu baru benar. Karena kita akan berusaha semampu dan juga sekuat yang kita bisa, selebihnya kita serahkan pada Tuhan saja. Hanya Dia yang bisa membuat semua yang mustahil akan menjadi tidak mustahil lagi. Kita berdo'a dan juga berikhtiar" ucap Surya yang mana sudah mempersiapkan apa saja yang akan terjadi nantinya.


Karena mereka memutuskan untuk kembali lagi. Karma ini adalah demi anak-anaknya yang memang membutuhkan pertolongan medis yang memadai. Mark juga sudah bersiap dengan semua orang yang sudah dia perintahkan untuknya selalu menjaga dan juga mengawal semua perjalanan Tuan dan Nyonya nya yang diperjalanan supaya bisa selamat hingga tujuan.


"Tuan, Nyonya. Semuanya sudah siap dan semua yang anda berdua butuhkan sudah siap semuanya termasuk rumah sakit dan juga perawatan yang akan anda lakukan" ucap Mark yang memberikan penjelasan pada Surya dan Vita yang hanya mengangguk saja mendengar penjelasan dari Mark.


"Sebaiknya kamu istilahat dulu sayang. Anak-anak juga pasti sangat kelelahan karena menempuh perjalanan sangat panjang dan juga jauh. Kita juga harus istirahat, supaya kamu bisa segera mendapatkan perawatan secepatnya juga pada baby kita" ucap Surya yang meminta Vita untuk istirahat dan juga pada anak-anaknya yang mengangguk patuh dengan perintah yang diucapkan oleh Daddy nya.


Sedangkan Surya segera keluar karena dia mendapatkan kabar dari Mark jika sekarang Addofo sedang menunggunya untuk bisa mengambil anaknya yang sekarang berusia 4tahun.


"Akhirnya kau keluar juga dari tempat persembunyian mu itu setelah 4tahun lamanya. Aku kemari hanya ingin mengambil apa yang seharusnya aku ambil sejak dulu" ucapnya tanpa berbasa-basi lagi pada Surya.


"Kau tidak bisa mengambilnya begitu saja. Karena dia masih sangat kecil dan kau tahu bukan jika anak kecil akan sangat sulit untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan baru, apa lagi dia sangat dekat dengan Mommy nya dan juga tidak ingin berjauhan darinya. Apa kau akan membuat keduanya berjauhan dan akhirnya mereka tidak bisa kau miliki semuanya" jawab Surya dengan santainya dan juga tatapan yang sangat sulit untuk diartikan.


"Aku tidak perduli akan semua itu. Karena aku memiliki segalanya dan juga aku bisa menyewa pengasuh yang bisa menjaganya. Aku tidak perduli pada semua yang kau ucaokan" ucapnya dengan seringai liciknya yang juga ingin memerintahkan anggotanya untuk mengambil Zoya dengan paksa.


"Apa kau yakin bisa melakukan itu semua? Karena aku tidak yakin bisa sabar menghadapi anak kecil. Karena anak-anak akan banyak bicara dan juga akan merepotkan mu dikemudian hari. Dan mungkin akan bisa melemahkan mu nantinya, silahkan saja jika itu yang kau inginkan. Dengan begitu aku juga tahu kelemahan mu, aku akan membuat kau merasakan bagaimana rasanya kehilangan" ucap Surya yang balik mengancam Addofo yang sekarang memikirkan apa yang dikatakan oleh Surya padanya.


.


.


.


Othor selalu menunggu like, komen, vote dan hadiahnya ya....


Juga subscribe dan pollow akun Othor ya...