
Daffy hanya diam dan bisa merasakan keberadaan Zahiya didalam mobil dan melihat seluet Zahiya sedang duduk disampingnya sekarang sambil menampilkan senyuman tipis dibibirnya. Itu sudah berhasil membuat Daffy semakin sesak karena bayang-bayang Zahiya selalu ada dan rasanya dipelupuk matanya.
Daffy mencoba melupakan perasaan dan juga cintainya. Dia harus bisa mengendalikan diri dan perasaan nya yang semakin menggebu. Karena sekarang mereka benar-benar menjadi saudara, karena dia pernah mendengar jika Zayn sudah mengadopsinya menjadi anaknya dan Azalya.
"Kenapa menjadi serumit ini? Apa yang harus aku lakukan kedepan nya? Ini sungguh menyiksa, tapi apa yang membuatku sakit dan juga marah? Dia memang adik kecilku dulu dan sekarang menjelma menjadi gadis yang sangat cantik. Apa yang harus aku lakukan Tuhan?! Sungguh, aku ingin engkau menghapus saja semuanya perasaan ini untuknya. Karena ini salah dan juga tidak baik untuk nama baik dan juga akan menimbulkan masalah. Tolong hilangkan semuanya Tuhan" ucap Daffy yang benar-benar sangat terpuruk dalam perasaan cintanya yang dia pendam sendiri selama ini.
Daffy mengusap air matanya dan dia ingin mengambil tisu didalam dasboard mobil Zahiya. Dia malah menemukan sesuatu yang membuatnya penasaran. Saat dia membukanya dia melihat tulisan tangan Zahiya. Awalnya dia tidak berani membukanya, karena ini melanggar prifasi dari Zahiya. Tapi rasa penasaran nya begitu besar dan akhirnya Daffy membukanya. Dan ternyata itu semua untuk dirinya.
...Dear bang Daffy. Aku tahu jika abang memiliki perasaan untuk ku, perasaan yang bukan perasaan biasa dari abang pada adiknya. Aku hargai perasaan abang untuk ku, tapi aku tidak bisa membalas dan juga tidak berani mengatakan nya langsung pada abang. Jika abang sedah menemukan surat ini, berarti abang sedang mencari sesuatu yang sengaja aku simpan didalam dasboard....
...Bang, apa abang tahu? Jika aku memang sangat mengagumi abang, sangat menyayangi abang dan juga merasa sangat nyaman berada didekat abang. Tapi rasa sayang dan juga rasa kagum sebagai adik pada abangnya. Jika apa yang aku tulis ini menyakiti perasaan abang, aku sungguh minta maaf. Karena aku tidak bermaksud untuk membuat abang sakit hati atau sedih karena aku. Aku hanya ingin kita dekat seperti biasanya dan tidak ingin ada kecanggungan diantara kita berdua nantinya....
...Bang Daf, jika abang sudah menemukan surat ini berarti aku sudah tidak lagi ada bersama abang dan juga dekat dengan abang. Aku tidak bermaksud untuk menghindar dari abang, aku hanya ingin menyendiri dan melakukan apa yang aku suka sejak dulu. Aku sengaja keluar dari kampus dan itu juga karena dukungan penuh dari Daddy. Aku sungguh minta maaf pada abang, karena aku meninggalkan abang ku yang tersayang....
...***Jangan perlihatkan kesedihan abang pada orang-orang bang, karena nantinya akan ada banyak orang yang mengincar abang. Aku sengaja menjaga jarak pada abang karena aku ingin abang bisa mengendalikan perasaan abang juga bisa peka dalam mengetahui sesuatu yang mungkin sedang mengintai abang sekarang. Hanya itu yang ingin aku sampaikan pada abangnya....
^^^From Zahiya, adikmu 😊***.^^^
Daffy langsung menangis sesegukan setelah membaca surat dari Zahiya. Dia sungguh sangat bo**h karena sudah membuat Zahiya menjauh dan menjaga jarak dengan nya. Tapi Daffy tidak bisa menyalahkan dirinya sesuai keinginan dari Zahiya padanya dalam surat itu.
"Abang akan melakukan apa yang kamu katakan pada abang Za. Tapi apa maksud dari semua yang kamu tulis ini? Apa maksud dari mengincar ku? Apa ada sesuatu yang tidak abang ketahui Za?" tanya Daffy pada kertas yang sedang dia pegang dan terus menatapnya.
Apa yang akan dilakukan oleh Daffy nantinya adalah sebuah keputusan yang sangat besar. Mau bagaimana pun caranya, dia harus bisa mengetahui segalanya dan siapa orang yang sudah mencelakai Zico dan dibalik orang itu.
Daffy sekarang mungkin akan merasakan kesedihan yang mendalam. Tapi dia akan berusaha untuk benar-benar mengubur semua perasaan nya yang ada pada Zahiya. Dia akan melakukan apa yang Zahiya inginkan, termasuk untuk menjauh dan menjadi pria kuat dan bisa peka dalam mengetahui apa dan bagaimana seseorang itu dan fikiran nya.
"Abang akan melakukan apa yang kamu inginkan Za. Semoga saja abang memang bisa melakukan nya, tolong jangan pernah menghindar dari abang" ucap Daffy yang langsung mengemudikan mobilnya.
Tanpa dia sadari ada sebuah mobil yang sedang mengintainya dan mengikutinya. Entah itu mobil siapa dan apa maunya? Daffy masih belum menyadari hingga akhirnya ada sebuah pesan masuk. Ternyata dari orang yang dia harapkan.
"Bang Daf, dibelakang mobil abang adalah beberapa mobil yang mengikuti abang. Tapi abang jangan panik dan tetap tenang, uncle Marcos juga ada disana untuk melindungi abang dari orang-orang itu" isi pesan Zahiya yang membuat Daffy menatap kaca sepion mobil dan benar saja apa yang dikatakan oleh Zahiya.
"S**l!!! Siapa mereka sebenarnya? Dan apa mau mereka?" ucap Daffy yang mencoba untuk tenang dan melihat lagi sepion ada seseorang yang menggunakan sepeda motor mendekat kearah mobilnya.
TOK...
TOK...
TOK...
Pengendara motor itu mengetuk mobil Daffy. Daffy bukan nya berhenti malah menginjak pedal gas semakin dalam dan akhirnya terjadilah kejar-kejaran antara mobil yang Daffy kendarai dengan Pengendara motor yang mengejarnya dengan kecepatan penuh juga.
"Kenapa dia malah menjauh?" gumam seseorang yang tidak lain adalah Zahiya yang ternyata menggunakan motor setelah mengembalikan mobil kesayangan Daddy nya ke markas.
Zahiya hanya menekan tombol yang ada pada samping kanan helm miliknya, lalu dia menghubungi hanya menggunakan helm yang sudah didesign sedemikian rupa untuk memudahkan menghubungi seseorang dan juga masih banyak lagi future yang lainnya.
DRT...
DRT...
DRT...
Ponsel Daffy bergetar dan dia melihat jika nama Zahiya yang memenuhi layar ponselnya. Daffy mengangkat panggilan tersebut.
"Kenapa Za? Abang sedang dikejar seseorang, nanti abang hubungi lagi" ucap Daffy yang akan memutuskan sambungan ponselnya dihentikan saat Zahiya mengatakan berhenti.
"Sebaiknya abang menepi. Jika masih ingin selamat dan tidak mau menyusul uncle dan auntie" ucap Zahiya yang tidak mengatakan jika dia yang mengejarnya.
"Tapi Za, kenapa..." belum selesai Daffy mengatakan nya sudah disela oleh Zahiya.
"Menepi. Aku yang ada dibelakang abang" ucap Zahiya yang langsung didengarkan oleh Daddy dan langsung menghentikan mobilnya dengan segera.
Zahiya rutun dari motor dan membuka pintu mobil. Daffy yang heran langsung bangun dan menatap helm yang dihlgunakan Zahiya. Zahiya membuka kaca helmnya dan Daffy sangat terkejut melihat penampilan Zahiya yang berubah seratus delapan puluh derajat. Dari Zahiya culun dan feminim, sekarang menjadi sangat mirip dengan Zaniya dengan penampilan yang seperti seorang pria.
"Apa yang abang lihat? Aku masih Zahi yang sebelumnya. Hanya sedang menggunakan motor saja berpenampilan seperti ini" ucap Zahiya yang langsung membuat Daffy sadar dari lamunan nya dan juga satu keterkejutan nya.
"Dia memang sedang mengincar abang dan juga Daddy. Tapi abang tidak perlu khawatir, karena mereka semua sudah diamankan oleh orang-orang Daddy" jawab Zahiya yang membuat Daffy melototkan matanya tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Zahiya.
"Maksud kamu adalah yang mengincar nyawa abang dan uncle Z?" tanya Daffy lagi memastikan dan dijawab anggukan kepala oleh Zahiya.
"Sekarang abang langsung pulang dan jangan pernah mempercayai seseorang. Karena semua orang pantas dicurigai, jika abang mau. Aku juga termasuk" ucap Zahiya yang mengingantkan Daffy untuk langsung pulang dan tidak melakukan apapun yang akan membahayakan nyawanya.
"Kenapa? Apa kamu takut kehilangan abang kamu yang tampan ini, hmm?" tanya Daffy malah menggoda Zahiya dan menaik turunkan alisnya.
"Ck, siapa yang bilang. Jangan kegeeran, tapi jika urusan terjadi akan sangat menyakitkan sih" ucap Zahiya yang malah menaiki motornya lagi.
Tapi sebelum dia menyalakan motornya Daffy menahan tangan Zahiya dulu. Lalu dia memeluk Zahiya dengan erat. Zahiya yang dipeluk dengan tiba-tiba hnya bisa diam dan mematung.
"Kamu juga berhati-hatilah, abang akan menunggumu dirumah" ucap Daffy yang menusap helm Zahiya, karena tidak bisa mengusap kepalanya.
Zahiya hanya mengangguk lalu langsung mengemudikan motornya dengan sangat kencang. Membuat Daffy menggelengkan kepalanya melihat Zahiya yang sangat berbeda ini.
.
Zayn yang mengetahui jika Daffy sedang dalam bahaya langsung memerintahkan anggotanya untuk melindungi Daffy. Tapi siapa Sangka, jika dia terlambat melakukan nya. Yang ada dia kalah cepat beberapa detik saja dari putrinya itu.
"Dad, kenapa sekarang Daddy bergerak dengan sangat lamban?" tanya Zahiya saat sudah berada didalam ruangan kerja Zayn didalam mainson.
"Kamu yang terlalu cepat Queen" ucap Zayn yang mengusap kepala Zahiya dengan sangat lembut dan juga penuh kasih sayang padanya.
"Dad, apa dia benar-benar melakukan itu semua? Tapi kenapa hanya pada Daddy dan menginginkan bang Daffy?" tanya Zahiya yang menatap wajah Zayn penuh dengan tanya.
"Daddy juga tidak tahu alasan pastinya. Yang jelas dia tidak ingin jika keturunan Pratama masih ada dan terus berlanjut" jawab Zayn yang menatap Zahiya lalu tersenyum tipis.
"Begitu juga dengan ku?" tanya Zahiya lagi.
"Tidak, karena kamu adalah seorang perempuan yang jika nanti menikah anak-anak kamu akan membawa nama suami kamu. Walau ada darah Pratama didalamnya, tetap tidak terlalu kuat dibandingkan anak laki-laki. Daddy akan berusaha semampu dan sebisa Daddy untuk melindungi dan menjaga Daffy. Kamu juga tetap harus waspada Queen" ucap Zayn pada Zahiya yang diangguki oleh Zahiya lakukan mereka berdua berpelukan bersama.
"Ehm. Kalian berdua ternyata menghianati Mommy?!" ucap Azalya yang tiba-tiba masuk dan membuat kehebohan.
"Kenapa tidak" jawab Zahiya yang malah semakin erat memeluk pinggang Zayn.
"Oh God! Kalian berdua begitu tega dan kejam pada ku" ucap Azalya lagi yang malah disambut dengan gelak tawa dari Zahiya dan Zayn.
"Mom, sudahlah. Jangan drama sore-sore seperti ini, apa Mommy tidak ada kerjaan yang lain? Selain membuat drama?" tanya Zahiya yang langsung pergi meninggalkan Mommy dan Daddy nya yang sudah bisa dipastikan jika mereka berdua pasti akan bermesraan.
"Enak saja. Kerjaan Mommy itu banyak sekali, saking banyaknya tidak ada yang Mommy kerjakan. Hahaha" ucap Azalya yang tergelak keras menertawakan ucapan nya sendiri.
"Ck" ucap Zahiya berdecak kesal karena Mommy nya selalu seperti itu.
"Hubby sedang membicarakan apa? Kenapa aku tadi mendengar jika Hubby dan Zahi sedang membahas Daffy, maksudnya apa By?" tanya Azalya yang sudah dalam mode seriusnya.
"Tidak ada apa-apa. Hanya Daffy jam segini belum pulang, makanya kami membahasnya" jawab Zayn yang menutupi semuanya dari Azalya. Karena jika dia tahu pasti akan heboh.
"Baiklah. Tadi Zani bilang akan pulang terlambat, karena dia sedang berada dirumah sakit menemani Ibunya dari mantan dosen nya sakit. Eh, kenapa ngomongnya ribet banget ya? Ibu dari mantan dosen?" ucapnya sambil bergumam diujung kalimatnya.
.
.
.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya untuk like, komen, vote dan hadiahnya....
Mampir juga dikarya baru Othor yang berjudul PELABUHAN HATI SI PLAYBOY KARATAN yuk, ramaikan juga dilapaknya David....
Happy reading..... 🤗