Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Mulai terungkap



Azalya masih menangis sambil menggerutu tidak jelas, tapi aneh walau dia menangis dan mengumpat tetap bisa tersenyum didalam tangisan nya. Membuat semua yang dia rasakan pada Zayn sedikit memudar karena bisa mendengar suaranya.


"Hubby, tega banget sih. Kenapa baru menghubungi ku kali ini, tidak tahu apa jika aku sangat merindukan nya" gumam Azalya sambil terus terisak didalam kamarnya.


Azalya benar-benar menangis dengan tersenyum dan tidak lama kemudian dia malah kembali terlelap karena menangis yang lumayan lama. Hingga Oma dan Opa nya merasa heran dan juga bingung, dengan sikap Azalya kali ini.


Didalam markas Zayn sedang melihat Angga dan juga Austin sedang melakukan pengecekan terhadap semua yang Zayn inginkan dan juga menyelidiki dua orang yang seperti ada benang yang menghubungkan antara keduanya.


"King, mereka berdua ternyata adalah saudara jauh yang masih sangat dekat dan juga akrab. Apa lagi ambisi dan juga keinginan mereka berdua sama, jadi tidak akan membuat mereka dengan mudah untuk kita taklukan walau kita mengerahkan semua anggota kita dan sekutu kita" jelas Angga yang sedang melakukan pemeriksaan dan juga analisa semua yang sedang dia dan Austin selidiki.


"Apa mereka memiliki keturunan atau orang-orang terdekatnya selain mereka berdua?" tanya Zayn yang sudah mengepalkan kedua tangan nya.


"Seperti yang tertera disini mereka berdua tidak pernah menikah dan juga tidak memiliki keturunan satupun. Mereka berdua adalah pembunuh berdarah dingin, bahkan seluruh keluarganya sendiri mereka sanggup menghabisinya" jelas Angga lagi yang diangguki oleh Austin.


Austin memeriksa data yang lebih dalam lagi sehingga muncul foto wanita berhijab yang sangat cantik juga dengan senyuman yang tidak bisa dilupakan.


"Saya menemukan ini didalam data pribadi Alberto" ucap Austin yang menyerahkan laptop nya pada Zayn. Dan betapa terkejutnya Zayn melihat foto yang lebih dia kenali lagi dari foto pria yang pertama dia temukan.



"Apa anda mengenalinya King?" tanya Angga yang juga melihat foto tersebut masih belum mengenali seseorang yang ada didalam foto itu.


"Didalam keterangan nya dia adalah wanita yang sangat dekat dan juga pernah berada didalam hatinya yang dingin dan juga keras seperti batu. Tapi disini tidak dijelaskan siapa dia dan juga dia ini masih ada atau sudah tiada" jelas Austin yang mana sangat membuat Zayn semakin murka dan tidak tahu harus melampiaskan nya pada siapa dan harus bagaimana.


"Dia juga pernah menikah dengan wanita ini dan juga dikaruniai keturunan yang tidak sedikit. Tapi karena alasan tertentu dia tidak bisa lagi menemaninya lagi dan dia memalsukan kematian nya supaya bisa pergi dan meninggalkan keluarganya yang berada dinegara lain. Kita harus mencari tahu dimana keluarganya berada King, supaya kita bisa membuat penawaran dengan nya" ucap Austin yang menjelaskan apa yang ada didalam fikiran nya.


"Apa lagi yang tertera didalamnya?" tanya Zayn lagi menatap wajah wanita yang berada dihadapan nya saat ini. Wanita yang sangat dia kenali dan juga sangat dekat dengan nya juga.


"Puluhan tahun yang lalu lebih tepatnya 27tahun yang lalu dia memutuskan untuk pergi dan memalsukan kematian nya dengan cara dia mengalami serangan jantung dan dia meninggalkan istrinya dan anak-anaknya yang masih sangat kecil-kecil. Dia memiliki, disini hanya sampai disini saja King, tidak ada penjelasan lagi yang lebih dalam. Saya sudah mencoba untuk masuk sebagai dirinya dalam sistem pribadinya dan hanya sampai disini saja penjelasan yang ingin anda ketahui" jelas Austin yang juga menyerahkan laptop nya pada Zayn supaya Zayn bisa membacanya juga.


'Ini benar-benar dia. Apa alasan nya meninggalkan keluarganya dengan alasan yang tidak jelas dan memalsukan kematian nya sendiri dengan cara licik seperti ini! Cih, dasar pengecut!' gumam Zayn yang hanya dalam hatinya saja. Dia tidak ingin jika ada yang mengetahui rahasia ini selain dirinya.


"Lalu apa hubungan nya dengan Lucas?" tanya Zayn pada Angga yang sedang memeriksa data lebih jauh lagi dari Addofo Barnard.


"Dia adalah tangan kanan dan juga sekutu dari Addofo Barnard. Dia juga yang sudah membunuh seluruh keluargaku" jawab Angga yang sudah sangat geram dengan semua ini.


"Jadi yang ingin membunuh ku Addofo atau Alberto?" tanya Zayn lagi dengan tatapan yang sudah sangat marah dan juga tidak bisa dibendung lagi.


"Yang sangat berambisi dalam hal ini adalah Addofo Barnard, karena dia merasa tersaingi sebagai ketua Mafia dan juga psychopath oleh anda. Dengan tiadanya anda membuat hanya dirinya yang akan bisa menguasai dunia bawah maupun dunia atas bisa dia miliki dan juga kuasai. Mungkin saja dengan menguasai sebuah negara yang akan membuat dia semakin dikenal dan juga ditakuti" jelas Austin yang sudah mengalihkan pembicaraan dari keluarga Alberto.


"Jadi apa Alberto juga terlihat dalam hal ini?" tanya Zayn pada kedua orang yang ada dihadapan nya saat ini.


"Jika masalah ini sepertinya iya King. Dia juga terlibat dalam hal ini, dia juga sedang mengincar seseorang untuk bisa menggantikan posisinya saat ini dan ingin fokus pada perusahaan nya saja" kelas Angga yang merasa ada yang aneh dengan semua informasi yang sedang mereka selidiki.


"Apa dia juga sama seperti anda King? Yang bekerja menjadi CEO dan juga Mafia dalam waktu bersamaan?" tanya Angga yang mulai mencurigai sesuatu.


"Atau ini hanya permainan nya saja King. Dengan begitu bagi para musuh dan juga orang-orang yang ingin menjatuhkan atau untuk bisa membuat dia hengkang dari profesinya sebagai Mafia? Ini patut untuk diselidiki lebih lanjut lagi dan juga dicari hingga akurnya" jelas Angga yang menceritakan rasa kejanggalan yang ada didalam semua informasi ini.


"Apa mungkin ini semua adalah jebakan untuk kita semua King? Jika kita sudah terlena dan merasa sudah mengetahuinya, mereka dengan mudahnya untuk menghancurkan kita semua dan lebih tepatnya untuk bisa menyingkirkan anda sebenarnya King. Maaf, ini hanya asumsi dari saya. Karena biasanya seorang Mafia akan selalu menjaga kerahasiaan nya sebagai Mafia itu sendiri" jelas Angga yang sudah mengikuti jejak Zayn yang selalu menutupi semuanya dengan baik dari semua orang-orang yang dikenal maupun tidak dikenalnya.


"Lalu apa kalian berdua punya rencana atau strategi yang bagus untuk bisa mengungkap semuanya dengan benar dan juga tepat sasaran?" tanya Zayn yang sudah kembali semula tatapan nya, yaitu datar dan juga dingin.


"Saya hanya bisa memberi saran supaya kita bisa membuat keduanya bisa keluar dari daerah kekuasaan nya masing-masing. Dengan begitu kita bisa membuat sebagian pasukan atau anggota mereka lumpuh. Itu akan lebih mudah untuk bisa membuat kekuatan nya sedikit berkurang. Ini jika anda mau menerimanya King" jelas Austin yang selalu memiliki ide-ide brilliant dalam mengatur strategi dan juga menyusun rencana yang sangat baik dan juga matang.


"Itu bisa diatur. Lalu apa yang harus kedua orang berpengaruh itu bisa keluar dengan suka rela dan juga tanpa diketahui jika ini adalah sebuah jebakan saja?" tanya Zayn dengan memegangi dan juga mengusap-ngusap kepala singa yang duduk berada dibawah.


"Jika masalah itu saya juga tidak memiliki cara. Karena ini akan sangat sulit jika bisa mengeluarkan orang-orang seperti mereka yang pasti sudah tahu jika mereka sedang dijebak atau sedang dalam pengawasan dari musuhnya sendiri" jawab Austin yang menunduk tidak berani menatap Zayn yang sedang menatapnya dengan datarnya.


"Jika tidak memiliki rencana yang matang jangan kau memberikan saran yang tidak ada jalan nya untuk bisa sampi kesana" ucap Zayn yang malah sedang bermain-main dengan singa yang ada didepan nya.


"Maaf King" jawab Austin yang merasa malu karena memberikan saran tapi tidak bisa memberikan jalan untuk bisa melakukan saran yang dia maksudkan.


Zayn hanya diam dan tersenyum bermain dengan singa nya ini. Tapi Zayn sedang memikirkan cara untuk bisa mengetahui apa yang ingin dia ketahui lebih dalam lagi. Dia ingin membuat sesuatu yang bisa memantau dan juga bisa membuat dia mengetahui semua kelemahan dan juga kekuatan nya yang sebenarnya.


Diamnya Zayn membuat keduanya orang itu hanya bisa ikut diam juga, mereka berdua sedang memikirkan apa yang harus mereka lakukan kedepan nya. Dan juga seperti apa kelanjutan dari memecahkan semua teka teki yang sangat membuat mereka ketar ketir dalam menghadapi semua yang sedang mengintai keselamatan dan juga ketentraman dari King nya ini sendiri.


Zayn keluar dengan keadaan yang sangat memprihatinkan. Dia tidak menggunakan pakaian nya karena sudah tertutupi oleh kain perban yang menutupi sebagian dari tubuhnya yang sangat proposinal. Zayn berjalan dengan langkah tegapnya dengan didampingi oleh singa yang sejak kemarin tidak mau jauh-jauh darinya.


Zayn benar-benar sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya. Walau kondisinya sangat memprihatinkan, tapi dia tetap tidak ingin memperlihatkan jika dia sedang tidak baik-baik saja dan terlihat ingin mendapatkan kasihan dari para anggotanya dan mungkin dari orang-orang yang melihatnya saat ini.


"Apa kau tidak merindukan keluargamu? Bukankah betina mu sudah melahirkan penerus mu?" tanya Zayn yang terus melangkah memasuki hutan dan diikuti oleh singa yang hanya mengaum mendengar pertanyaan dari Tuan nya.


"Aku ingin melihat, apa penerus mu itu akan sama ngan mu atau akan lebih hebat darimu?" tanya Zayn yang terus melangkah dengan sangat pasti hingga dia mendengar ada suara derap langkah yang mendekati mereka berdua.


"Ssttt" ucap Zayn yang mengajak Lion sang singa untuk bersembunyi.


Zayn melihat ada seseorang yang bisa memasuki hutan dalam ini dengan sangat mudahnya. Dan menatap dengan tatapan tajamnya pada Lion yang juga sangat ingin menyerang manusia yang berani memasuki daerah kekuasaan nya.


.


.


.


Siapa ya, yang berani masuk kedalam daerah kekuasaan Zayn, dan bisa selamat dari para binatang yang berjaga??


Yuk ramaikan dengan komen kalian...