Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Pagi yang panas



Mereka berdua melakukan itu cukup lama mereka berdua bertautan bibir dengan sangat mesra dan juga semakin menuntut. Azalya juga sekarang sudah berada diatas ranjang bersama dengan Zayn yang sedang berbaring juga. Sebenarnya Azalya maupun Zayn menginginkan yang lebih, tapi karena kondisi Zayn yang tidak memungkinkan untuk melakukan itu jadi Azalya mengurungkan niatnya untuk iya iya dengan Zayn.


"Hubby mandi dulu atau sarapan dulu?" tanya Azalya saat dia sudah duduk kembali membetulkan pakaian nya yang sudah acak-acakan karena ulah Zayn barusan.


"Apakah aku bisa mandi dengan kondisi yang seperti ini?" tanya Zayn dengan memicingkan matanya menatap Azalya yang juga menatapnya.


"Ya sudah, hubby cuci muka dulu dan juga gosok gigi. Baru bisa sarapan bareng, aku sudah lapar banget tahu" ucap Azalya yang mengajak Zayn untuk masuk kedalam kamar mandi yang dibantu oleh Azalya.


"Aku bantu untuk menggosoknya" ucap Azalya yang membantu Zayn menggosok giginya dengan sangat perlahan, lalu dia juga membantu membersihkan wajahnya dengan perlahan juga. Azalya juga mengelap badan Zayn yang tidak diperban.


"Hubby, tidak mandi saja sudah wangi kayak gini. Gimana jika mandi" ucap Azalya yang sudah mengenakan bathrobe pada Zayn yang sedang berdiri menatapnya.


"Sudah, sekarang hubby merasa nyaman nggak menggunakan ini? Jika tidak lebih baik dilepaskan saja, nanti aku ambilkan baju yang nyaman untuk hubby" tanya Azalya dengan penuh senyuman yang selalu membuat Zayn tidak bisa berkata-kata lagi.


"Begini saja" jawab Zayn dengan wajah yang selalu datar dan dingin nya. Tapi itu semua tidak membuat Azalya menyerah untuk bisa membuat Zayn bisa menyukainya dan juga mencintainya.


"Baiklah, ya sudah kita keluar sekarang" ucap Azalya yang mengajak Zayn yang sudah mengenakan bathrobe untuk keluar dan duduk diatas sofa bersama dengan nya.




Anggap saja sedang duduk disofa ye😁😁.


Zayn hanya duduk diam dengan patuhnya eperti yang Azalya perintahkan untuknya. Zayn juga menerima suapan dari Azalya yang memang sudah dua hari ini dia rindukan. Mungkin saja dia memang sudah sangat mencintainya, tapi hanya saja gengsinya masih terlalu besar.


"Apa pekerjaan hubby sudah selesai? Bukan nya hubby bilang mungkin akan lama disana? Tapi ini baru dua hari... Eh, tiga jadi ding. Hubby berada disana" tanya Azalya yang mencoba untuk mengajak bicara Zayn yang hanya selalu diam saja.


Zayn bukan nya menjawab pertanyaan dari Azalya malah menyuapkan satu sendok penuh makanan untuk Azalya. Azalya hanya melototkan matanya menatap Zayn yang malah dengan santainya malah sedikit tersenyum melihat ekspresi Azalya yang tidak bisa mengunyah makanan yang berada didalam mulutnya yang penuh.



Ekspresi Zayn yang sedikit tersenyum itu lho😍😍.


"Hubby... Ihh, gemesin banget sih... Jadi pengen ngarungin. Hehehe" ucap Azalya yang melihat wajah Zayn yang sangat tamvan jika sedang tersenyum walau sangat tipis.


PLETAK...


Bukan nya protes Azalya malah tersenyum dan mengedip-ngedipkan matanya sambil menatap Zayn yang sangat tamvan itu dihadapan nya. Sedangkan Zayn hanya diam saja mendapatkan perlakuan seperti itu dari Azalya.


"By, makasih yah" ucap Azalya yang sudah menyuapkan kembali makanan kedalam mulut Zayn dengan sangat tlaten hingga Zayn juga menyuapinya. Jadilah mereka berdua sarapan sepiring berdua, mesra? Tentu saja sangat mesra, karena keduanya sudah saling memiliki rasa dan perasaan yang sama satu sama lain.


"Untuk apa?" tanya Zayn yang tidak mengerti dengan ucapan terimakasih dari Azalya.


"Segalanya. Sudah menikahi aku, menemani aku sekarang dan juga membuat aku bisa merasakan yang namanya jatuh cinta dan juga mencintai. Yah, walau belum merasakan dicintai. Tapi setidaknya sudah merasakan keduanya itu" jawab Azalya dengan senyuman yang tidak pernah pudar dari bibirnya.


Zayn hanya menggelengkan kepalanya saja mendengar jawaban yang diberikan oleh Azalya. Zayn hanya diam dan terus menyuapi Azalya supaya mulutnya bisa diam walau sejenak.


'Aku juga terimakasih karena kamu sudah hadir didalam hidupku yang datar dan juga gelap ini menjadi lebih berwarna dan juga lebih bercahaya karena kehadiran kamu ini' ucap Zayn yang hanya dalam hatinya saja. Dia tidak bisa mengucapkan nya langsung karena dia tidak tahu harus mengucapkan nya seperti apa.


Azalya hanya menerima perlakuan manis dari Zayn dan juga sangat bahagia sekali mendapatkan ini semua. Azalya benar-benar merasa seperti seorang ratu yang sangat dihargai dan juga dicintai. Walau mungkin yang ada didalam fikiran Azalya jika Zayn belum bisa atau mungkin memang belum memiliki perasaan apa-apa padanya.


"Aku selalu berdo'a, supaya hubby bisa mencintaiku juga nanti. Jadi mulai saat ini panggil aku dengan sebutan yang berbeda. Mungkin dengan cara seperti itu bisa membuat hati hubby bergetar, eyak... Eyak" ucap Azalya yang melihat Zayn hanya diam dan menatap Azalya dengan heran.


"Hubby Ihh, kenapa sih diam terus? Aku tahu jika dia itu adalah emas, ya tapi nggak gini juga kali By" ucap Azalya setelah dia menghabiskan makanan nya yang malah mengacak-ngacak rambutnya sendiri hingga berantakan.


Zayn masih tidak mengatakan apa-apa dan malah langsung menariknya mendekat dan langsung menekan tengkuk Azalya dan melabuhkan kecupan singkat dibibirnya. Zayn menyatukan keningnya dengan menangis Azalya dan dia menatap manik mata Azalya yang begitu teduh dan juga indahnya.


"Uh" Satu len*uhan lolos dari bibir Azalya yang sedang dilu*at oleh Zayn bergantian atas dan bawah. Hingga Azalya sudah tidak bisa lagi menahan apapun lagi.


Zayn mengabsen setiap yang ada pada Azalya dan meninggalkan jejak kepemilikan pada leher jenjang Azalya yang sudah lama kosong ini. Zayn melakukan nya terus hingga turun kebawah menuju bukit kembar yang sudah lama tidak dia mainkan dan juga dia meninggalkan jejaknya lagi hingga tanpa ada lagi yang tersisa.


Zayn menariknya untuk duduk diatas pangkuan nya dan melakukan penyatuan nya. Penyatuan yang mereka berdua inginkan dan juga mereka impikan sejak tiga jadi yang lalu.


HLESEK...


"Uh" keduanya saling melen*uh saat penyatuan itu terjadi apa lagi dengan adanya Azalya yang diatas pangkuan Zayn saat ini.


"Berheraklah sweetie, sshhh" ucap Zayn sambil mendesis seperti ular saat Azalya mulai bergerak naik turun mengikuti irama yang dia mainkan.


"Uh, By. Ini.... Sa.. Sangat nikmat" ucap Azalya dengan suara yang tersengal-sengal karena menahan enaknya dengan posisi yang sekarang sedang dia lakukan dengan Zayn.


Zayn tidak menjawab ucapan Azalya. Dia hanya terus me*emas dan juga memutar buah cerry yang tumbuh diatas bukit kembarnya dan menyesapnya bergantian. Hingga Azalya benar-benar sangat menikmati itu sangat tidak bisa berhenti lagi.


"Pelan-pelan saja sweetie. Ini... Uh..." ucap Zayn yang merasa jika paria pait yang dia miliki dire*as dan juga diurut-urut didalam surabi milik Azalya yang malah semakin tidak bisa diucapkan dengan kata-kata.


Azalya mengikuti apa yang Zayn katakan. Dia benar-benar melakukan nya dengan perlahan dan juga pasti hingga sudah hampir satu jam masih dilakukan nya dengan posisi yang sama. Sebenarnya Zayn ingin melakukan beberapa hal untuk bisa menikmatinya. Tapi karena tubuhnya masih terluka dan juga belum merasa baik, jadi Zayn menyerahkan itu semua pada Azalya yang memegang kenadali.


"By, aku... Aku.... Sudah, mau... Uh" ucap Azalya yang sudah sangat lemas dengan kegiatan paginya ini yang menguras tenaga dan juga keringat.


"Bersama sweetie" ucap Zayn yang memaksakan untuk melakukan nya dengan cepat dan ahlinya semua pasukan kecebong premium milik Zayn sudah dikerahkan untuk bisa melakukan tugasnya supaya bisa menjadi Zayn junior.


Zayn yang sudah lemas dan begitu pula dengan Azalya yang masih memeluk Zayn dengan posisi yang sama dan tidak melepasakan pelukan dan juga penyatuan nya. Mereka berdua saling berpelukan bersama hingga Azalya terlelap diatas pangkuan Zayn karena Azalya yang sebelumnya memegang kenadali. Jadi tenaganya habis tak bersisa, kakinya mungkin sudah lemas seperti jeli.


Zayn mengangkat Azalya untuk pindah diatas ranjang sana. Dan itu membuat luka yang berada dipunggungnya terluka kembali, Zayn langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan sisa-sisa percintaan mereka berdua. Dan seperti biasa Zayd akan melakukan nya juga pada Azalya yang sudah sangat nyenyak tertidur.


Zayn yang juga merasa sangat lemas dan juga tidak bertenaga lagi langsung meminum obatnya dan sebelum dia terlelap dia memanggil salah seorang pelayan wanita dan juga teman nya untuk masuk kedalam kamarnya dan membersihkan sisa makanan dan juga peralatan makan yang tadi Zayn dan Azalya gunakan.


Zayn menurunkan kelambu yang menjuntai kelantai diranjangnya hingga menutupi seluruh ranjang yang sedang ia tempati dengan Azalya yang tidak mengenakan apa-apa lagi, termasuk dirinya.



Pelayan yang Zayn suruh membersihkan kamarnya langsung membersihkan dengan cepat dan juga teliti. Takut jika Tuan nya akan marah jika mereka yang sedang membersihkan kamarnya lambat dan juga tidak bersih juga membuat tidurnya terusik.


Dengan perlahan dan juga cepat kedua pelayan itu melakukan tugasnya tanpa menimbulkan suara sedikit pun. Karena yang berani untuk membersihkan kamarnya Zayn hanya dua pelayan ini saja. Yang lain tidak berani kecuali jika kepala pelayan sendiri yang disuruh untuk membersihkan nya.


Kedua pelayan wanita itu segera turun kebawah setelah selesai mengerjakan tugasnya dengan baik dan tanpa adanya kesalahan yang mereka lakukan. Mungkin jika kesalahan sedikit saja, mereka berdua pasti akan mendapatkan hukuman dan juga potongan gaji yang tidak sedikit.


"Kalian habis membersihkan kamarnya Zayn?" tanya Oma Rena saat melihat dua pelayan yang baru saja turun dari tangga membawa cucian kotor dan juga bekas peralatan makan yang tadi Azalya bawa menuju kamarnya.


"Iya Nyonya" jawab seorang pelayan yang sedikit membungkukan tubuhnya.


"Oh, baiklah. Kalian berdua boleh pergi lagi" ucap Oma Rena yang sudah bisa menebak jika Zayn memang benar-benar sudah kembali dan sekarang sedang berduaan bersama dengan cucunya.


.


.


Maaf ya, kemarin Othor hanya bisa up sedikit.... Karena Othor sedang sibuk didunia nyata 😥😥


Othor usahakan hari ini up lebih banyak lagi... Jadi jangan sampe tidak ngasih like, komen, vote dan hadiahnya ya...😉😘