
"Dia siapa? Kenapa bisa memiliki ini semua? Bagaimana dengan pekerjaan kita, jika ini sudah viral dan juga menjadi trandig topic seperti ini?" ucap sang wanita dengan tatapan yang sudah sangat memerah dan juga dingin segera menangis karena ini semua sudah tersebar luas dan tidak bisa dihentikan begitu saja.
"Aku juga tidak tahu. Mungkin besok kita akan dipanggil dan langsung mendapatkan surat pemecatan dari atasan. Apa lagi" jawab sang pria yang langsung beranjak dari duduknya langsung pergi meninggalkan wanita itu yang hanya diam dan mematung. Tidak tahu harus berbuat seperti apa dengan semua ini.
Dia langsung mengikuti langkah pria yang sudah pergi sangat jauh darinya. Dia sudah menangis karena menahan malu yang luar biasa, akibat ulahnya sendiri.
.
Sedangkan dibangku Zayn dan Azalya mereka masih asik dengan makanan yang sedang mereka makan dengan sangat lahap, hingga tandas semua dan mereka berdua langsung masuk kembali kedalam mobil untuk pulang kembali dan mungkin saja akan kembali ke negara dimana Zayn menetap selama ini.
"By, apa kita akan pulang kembali secepatnya?" tanya Azalya yang sudah duduk disamping Zayn yang hanya menatap layar tab miliknya. Dimana dia mendapatkan laporan, jika mereka sudah menyelesaikan misi untuk menyelamatkan King dan juga Nyonya mereka.
"Jika kau ingin disini lebih lama juga tak masalah. Asalkan aku bisa bekerja jarak jauh seperti ini" jawab Zayn dengan tatapan yang tidak teralihkan dari layar tab miliknya.
"Jika begitu dengan senang hati my hubby" ucap Azalya yang merangkul lengan Zayn dengan sangat mesranya dan juga dia tersenyum dengan sangat lembut dan juga sangat manis sekali dimata Zayn.
Zayn tidak menanggapi ucapan Azalya yang terus saja berceloteh kesana kemari. Dia ingin hanya fokus pada pekerjaan yang sedang dia baca karena Chris sudah mengirimkan itu melalui email untuk Zayn segera membacanya.
Azalya ingin berhenti dulu saat melihat pedagang rujak buah yang terlihat sangat menggiurkan dan juga membuat air liur menetes melingtnya.
Zayn yang tahu pun lambung memerintahkan salah seorang untuk membeli apa yang diinginkan oleh Azalya. Dengan segera dan juga cepat Angga sendiri yang membalikan nya untuk Azalya, dam itu bukanlah hanya rujak buah saja yang Angga beli. Melainkan ada asinan buah dan juga sayur yang ditawarkan oleh penjualnya pada Angga.
Angga langsung memberikan apa yang Azalya inginkan. Dengan sangat bahagia dan juga pandangan berbinarnya, Azalya menerima bungkusan yang diberikan oleh Angga padanya dengan senang hati dan juga binar dimatanya.
"Terimakasih uncle Angga" ucap Azalya yang menerima semua rujak dan juga asinan yang Angga beli pada Azalya. Angga hanya mengangguk dan kembali masuk lagi kedalam mobil untuk segera pulang menuju rumah mertua King nya.
Rujak yang Azalya beli dan itu adalah salah satunya. Maaf ini adalah ujian saat bulan puasa seperti ini yang Othor berikan untuk reader semua... Jadi biarlah nggak ngiler bacanya malam saja ya 😁🙊.
"Yummy... Ini enak sekali, segar dan juga sangat manis" ucap Azalya yang sudah memakan rujak yang dia inginkan tadi.
"Apa seenak itu?" tanya Zayn yang melihat Azalya dengan sangat lahapnya memakan buah-buahan yang ada didepan nya terlebih buah kedondong dan mangga yang masih sangat mengkal dan juga masih sangat mentah itu tanpa merasakan asam sedikitpun juga.
"Iya By, cobain deh. Ini enak banget" ucap Azalya yang menyodorkan satu potong kecil kedalam mulut Zayn yang sedang menatap tangan Azalya yang ingin menyuapinya.
Zayn mulai mengunyah dengan perlahan dan juga dia menikmatinya, ada rasa pedas, manis dan juga asam menjadi satu. Itu menjadi rasa yang baru kali ini Zayn rasakan, dam itu sangat segar juga bikin nagih. Hingga keduanya tidak sadar jika semua rujak dan juga asinan yang Angga beli hampir habis tak bersisa.
"Alhamdulilah, ini sangat enak sekali. Nanti kita beli lagi ya By? Ini adalah rujak yang sangat enak juga sangat segar dan masih sangat fresh rasanya" ucap Azalya setelah menghabiskan rujak buah yang lumayan, bukan lumayan sih. Memang banyak itu berdua saja dengan Zayn.
"Hmm" Zayn juga sangat menikmatinya sama seperti Azalya yang dengan sangat lahap sekali. Zayn menatap sayuran yang ada didalam kantong pelastik yang tadi berisi rujak buah dan asinan buahnya.
"Ini apa lagi?" tanya Zayn yang memperlihatkan bungkusan tersebut pada Azalya yang juga menatapnya heran, dia juga baru melihat itu.
"Tidak tahu, apa ini?" jawab Azalya pada Zayn dan dia beralih menatap Angga dan bertanya padanya yang masih duduk dengan tenang didepan.
"Oh, aku harus melihat ini soalnya" ucap Azalya yang langsung membuka cup yang berisi asinan sayur yang Angga beli tadi.
"Wah, baunya sih sama dengan asinan buah tadi. Tapi entah dengan rasanya" ucap Azalya yang ingin menyantapnya langsung.
"Ini tidak kalah enaknya By. Sayuran nya juga masih sangat segar dan juga fresh, hubby coba juga" ucap Azalya yang menyuapi Zayn kembali dengan asinan sayuran yang sangat lengkap itu.
"Emm, iya. Ini tidak kalah enak. Kau besok beli ditempat yang sama lagi. Jika tidak kau akan mendapatkan hukuman nya!" ucap Zayn dengan penuh penekanan nya pada Angga yang memelan slivanya dengan susah payah.
"Saya akan melakukan apa yang anda inginkan King" jawab Angga dengan tegas walau dia sendiri lupa dimana tadi dia membeli asinan dan juga rujak buahnya.
Dari pada mendapatkan hukuman yang tidak dia inginkan lebih baik mengiyakan permintaan King nya ini. Jika difikir-fikir, mereka berdua seperti sedang mengidam. Karena mereka berdua terlihat semakin aneh dan apa lagi King nya yang sangat berubah dari sebelum-sebelumnya dari pendiam dan dingin sekarang lebih banyak bicara dan juga lebih dingin lagi sikapnya pada semua anggotanya.
Zayn dan Azalya menghabiskan asinan sayur tersebut hingga tandas dan tanpa sisa lagi sampai keairnya atau kuahnya habis semuanya. Saat sudah sampai dihalaman rumah keluarga Kusuma dengan disambut oleh Mommy dan juga Daddy nya yang sudah tahu jika keduanya berada di Indonesia.
"Dasar anak nakal! Pulang kemari tidak mengabari Mommy" ucap Mom Vita saat sudah berada dihadapan Zayn dan langsung menjewer telinga Zayn cukup kencang.
Tanpa diduga Azalya malah menangis melihat suaminya dijewer oleh Mommy mertuanya dengan sangat kencangnya.
"Hiks... Hiks... Mommy kenapa jahat sekali seperti ini tiri? Hubby pasti sangat kesakitan" ucap Azalya yang menangis dengan sesegukan melihat Zayn dijewer.
"Hey, Mommy hanya bercanda. Lihat aku tidak apa-apa" ucap Zayn yang menangkup wajah Azalya yang menangis dan mengusap air mata Azalya yang mengalir dipipinya.
Sedangkan Mom Vita sangat heran dengan pemandangan yang dia lihat saat ini. Apa lagi sikap Zayn yang begitu perhatian dan juga tidak bisa melihat ada air mata yang keluar dari mata Azalya.
"Mulai lagi keanehan mereka berdua" ucap Alkana yang melihat itu semua merasa sangat jengah dan juga bercampur kesal dibuatnya.
"Kenapa ini? Mommy hanya bercanda sayang. Mommy tidak bersungguh-sungguh untuk menyakiti Z. Maafkan Mommy ya, yang sudah membuat kamu sedih" ucap Mom Vita yang memang baru melihat ini semua merasa sangat heran dan juga bingung.
"Mood Azalya memang sedang tidak baik Mom. Dia sedang mengalami seperti ini, dan itu tidak akan lama" jawab Zayn yang menjelaskan pada Mom Vita keadaan Azalya yang sering mengalami mood swings.
"Kenapa aneh sekali. Seperti orang yang sedang mengidam saja. Apa Azalya sedang mengandung Z?" tanya Mom Vita yang menatap sangat serius pada Zayn dan juga Azalya yang masih berdiri dihalaman rumah Kusuma.
"Tidak tahu Mom, sebaiknya kita bicarakan ini didalam saja. Karena disini sangat panas sekali" ucap Zayn yang menuntun Azalya yang akan masuk kedalam rumah berukuran sangat besar itu.
"Baiklah, Mommy memang ingin mendengarkan penjelasan dari kalian berdua" jawab Mom Vita yang langsung masuk kedalam lebih dulu dibandingkan dengan Zayn dan Azalya yang masih menangis sesegukan.
"Tenanglah, Mommy tidak akan marah" ucap Zayn yang mencoba menenangkan Azalya yang malah semakin kencang menangisnya.
"Kita masuk sekarang. Mereka pasti sudah menunggu kita berdua untuk masuk, apa lagi disini sangat panas sekali" ucap Zayn yang masih terus mencoba menenangkan Azalya yang sedikit lebih tenang dan mau diajak masuk dengan merangkul Zayn sangat erat.
Semua orang menatap penuh dengantanda tanya besar pada keduanya. Apa lagi kondisi fisik Azalya juga sedikit ada perubahan yang segnifikan, dimana dibagian-bagian tertentu terlihat sedikit membesar dan apa lagi dibagian perutnya. Walau masih terlihat rata, tapi masih bisa terlihat sedikit membuncit sedikit. Yang awalnya perut Azalya sangatlah langsing dan juga tanpa adanya lemak sedikitpun juga.
Tapi sekarang sangat terlihat dan juga sedikit menonjol. Sedangkan Zayn terlihat lebih kurus dan juga wajahnya terlihat sangat pucat dan juga tidak bergairah sekali kelihatan oleh Mom Vita. Dan itu membuat Mom Vita semakin yakin jika Azalya sedang mengandung calon cucunya sekarang. Mom Vita ingin memastikan semuanya dengan memanggilkan seorang dokter untuk segera memeriksa Azalya secepatnya.