Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Kondisi Zayn



"Apa tidak ada cara lain untuk bisa segera menyandarkan nya dari koma?" tanya Mom Vita yang merasa sangat sedih melihat keadaan ini.


"Tenang dulu honey, kita semua hanya bisa berdo'a supaya Z baik-baik saja dan segera bangun. Kamu harus kuat honey, jangan membuat dirimu seperti ini" ucap Dad Louis menenangkan Mom Vita yang sudah sangat sedih dan juga terluka seperti ini.


"Yang dikatakan suami kamu benar-benar nak, kita semua harus mendo'akan nya dan menyemangati bukan menangisnya dan mungkin membuat nya bersedih juga" ucap Opa Wijaya pada Mom Vita.


Azalya langsung berlari menuju arah lift untuk menuju kamar Zayn yang masih tertidur dengan tenang. Dia sepertinya memang sudah sangat lelah makanya dia ingin tidur lebih lama dari biasanya.


"Abang Z tega! Kenapa abang malah tertidur disaat aku mau menikah dengan abang dan menerima abang. Kenapa abang seperti ini? Apa abang tidak pernah menginginkan pernikahan ini" ucap Azalya yang sudah terisak sesegukan disamping Zayn yang sedang tertidur lelap sambil tidak terusik sedikit pun juga.


"Apa abang tidak kasihan pada auntie yang sedih melihat keadaan abang saat ini. Abang saat ini boleh tidur dan istirahat, jangan terlalu lama tidurnya. Aku merindukan abang dan juga sentilan dari abang" ucap Azalya pada Zayn yang masih terlelap sambil menggenggam tangan Zayn.


Azalya mengajak Zayn berbicara walau tidak ada balasan dari Zayn, tapi Azalya selalu berbicara ini dan itu sehingga Zayn merespon dengan menggerakkan bola matanya yang masih tertutup rapat. Tentu Azalya sangat senang melihatnya, dia langsung semangat bercerita pada Zayn hingga sekarang jarinya yang bergerak.


"Aku tahu abang mendengarnya. Tapi abang masih saja jual mahal, tapi tidak apa-apa sih King!" ucap Azalya yang membisikkan kata King ditelinga Zayn.


"Abang tahukan jika sekarang aku sudah tahu abang yang sebenarnya. Jadi sebelum aku memberitahukan pada semua orang maka cepatlah bangun sebelum abang akan menyesal" ucap Azalya dengan senyuman dibibirnya tapi juga menangis dengan bersamaan.


"Abang jahat banget sih sama aku bang. Aku sudah memiliki perasaan pada abang, tapi abang dengan teganya mendiamkan aku seperti ini. Abang jahat, bahkan abang sudah mengambil hak yang berharga dalam hidupku" ucap Azalya yang tidak sadar jika ucapan nya barusan didengar oleh semua orang yang ada didalam kamar tersebut tanpa dia sadari.


Mereka berfikiran yang tidak-tidak pada Azalya dan juga Zayn. Mereka berfikir jika Zayn dan juga Azalya sudah melakukan hal yang diluar batasnya. Mereka semua berfikir jika Azalya sudah melakukan hubungan suami istri dengan Zayn saat sedang berdua dan itu mereka tidak mengetahuinya.


"Aza, apa yang kamu katakan tadi?" tanya Oma Rena yang sudah sangat syok dengan yang baru saja dia dengar dari mulut Azalya.


"Apa Oma? Aza tidak mengatakan apa-apa" jawab Azalya dengan mata yang sangat bengkak dan wajah yang sembab.


"Kamu tadi bilang, sudah menyerahkan hal berharga dalam hidup kamu maksud kamu apa?!" tanya Oma Rena yang mendadak menjadi pusing dan hampir saja terjatuh jika Opa Wijaya tidak menahan nya pasti sudah terjatuh.


"Iya memang itu benar Oma. Apa yang ada yang salah dengan semua yang Aza katakan Oma, Opa?" tanya Azalya dengan kebingungan nya saat ini.


"Azalya sudah melakukan nya dengan Z?" tanya Mom Vita mastikan nya pada Azalya.


"Iya auntie" jawab Azalya yang ada dalam fikiran Azalya adalah melakukan berci*man jadi dia mengiyakan pertanyaan dari Mom Vita.


Sedangkan Angga yang sejak tadi ada didalam kamar tersebut hanya bisa menepuk keningnya saja akan kepolosan dan juga kejujuran dari Azalya yang bicara dengan gamblangnya mengakui telah melakukan hubungan itu dengan King nya.


"Anda sangat jujur sekali Nona" gumam Angga hanya menggelengkan kepalanya.


"Hah, jadi" ucap Mom Vita yang sudah tidak bisa mendengar lagi apa yang terjadi diantara sudah tidak sadarkan diri.


"Honey" ucap Dad Louis yang langsung mengangkat tubuh Mom Vita untuk dibaringkan diatas sofa didalam kamar Zayn.


"Pa, kita harus segera membicarakan ini dengan Danu dan Soraya. Ini sudah jauh keluar jauh dari yang Mama kira Pa, ini benar-benar harus segera kita bicarakan dan segera tentukan semuanya dengan cepat. Mama tidak mau lebih malu lagi" ucap Oma Rena yang sudah menangis didalam pelukan Opa Wijaya.


Setelah kejadian itu Azalya diajak pulang kerumah dan tidak diijinkan lagi untuk bertemu dengan Zayn lagi sebelum Zayn benar-benar sembuh dan mau bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan pada Azalya.


Sudah satu minggu tapi belum ada tanda-tanda Zayn akan sadar dari komanya. Untung saja perusahaan nya tidak ada masalah, dan untung saja berada ditangan yang tepat dan juga jujur. Jadi Zayn tidak perlu khawatir jika akan ada yang tidak beres dengan semuanya.


"Apa kamu tidak akan bangun Z? Mommy ingin memarahi kamu, karena kamu tidak jauh berbeda dengan abang mu yang sudah merusak masadepan seorang wanita Z. Cepat bangun" ucap Mom Vita pada Zayn yang masih betah terlelap dalam tidur panjang nya selama beberapa hari ini.


"Apa tidak ada cara lain untuk membangunkan nya?" tanya Mom Vita saat Aaron sedang memeriksa kondisi Zayn saat ini.


"Kondisinya sudah membaik semuanya Nyonya. Tapi sepertinya alam bawah sadarnya masih enggan untuk bangun. Jadi kita hanya harus selalu mendo'akan dan juga memberinya rang*angan pada nya supaya alam bawah sadarnya mau menerima dan mau bangun Nyonya. Jika kondisi tubuh dan juga semuanya sudah pulih dan juga baik semuanya" jelas Aaron pada Mom Vita yang sedang menatap Zayn dengan tatapan yang sudah berkaca-kaca.


"Anda yang sabar Nyonya. Semua harus menerima ketentuan nya, karena dalam hal seperti ini hanya dengan do'a dan juga keajaiban yang menghampiri" ucap Aaron lagi sebelum dia pergi dari kamar Zayn.


.


Sedangkan dikediaman Wijaya sedang heboh karena sudah beberapa hari juga Papa Danu dan Mama Soraya berada dinegara ini dengan sedang selalu memarahi Azalya yang selalu terlihat bermalas-malasan sejak tidak diperbolehkan untuk bertemu dengan Zayn.


"Apa yang kamu inginkan Az? Apa kamu tidak sadarkan dengan yang kamu lakukan itu sudah mempermalukan keluargamu sendiri?" tanya Papa Danu pada putrinya yang sangat bandel ini.


"Memangnya apa yang Aza lakukan Pa? Aza tidak melakukan kesalahan apapun yang membuat keluarga malu" jawab Azalya dengan sangat malas jika sudah dalam keadaan seperti ini.


"Kamu bilang tidak berbuat kesalahan! Kamu sudah melakukan hubungan terlarang dengan Zayn dan kamu bilang tidak melakukan kesalahan!" ucap Papa Danu yang sudah sangat marah.


"Hubungan apa sih Pa, aku tidak mempunyai hubungan apa-apa dengan Zayn. Lagi pula kan memang seperti itu. Bukankah Oma dan Opa yang berniat menjodohkan aku dengan nya? Dan sekarang Aza menerimanya malah jadi permasalahan seperti ini. Bikin pusing saja" ucap Azalya yang langsung pergi dari hadapan kedua orang tua nya dan juga Opa dan Oma nya.


"Aza, Papa belum selesai berbicara! Azalya!" teriak Papa Danu yang benar-benar sudah tersulut emosi.


"Tenang Pa, kita cari tahu dulu semuanya. Apa benar mereka berdua telah melakukan itu? Lebih baik kita datangi keluarganya dan kita tanyakan yang sebenarnya seperti apa, supaya jelas. Jangan terjadi kesalahfahaman Pa" ucap Mama Soraya yang selalu bisa membuat suaminya tenang.


"Baiklah, kita kerumahnya sekarang. Mungkin saja dia sudah sadar dari komanya" jawab Papa Danu dengan nafas beratnya.


"Baiklah, kita akan segera kesana. Mama akan bersiap dan juga mengajak Azalya untuk ikut juga. Mama masih takut jika kejadian Azalya yang diculik. Mama tidak mau" ucap Mama Soraya yang langsung beranjak dari duduknya menuju lantai atas untuk memberitahukan putrinya jika mereka akan ke mainson nya Zayn.


"Aza, Mama mau kemainson nya Zayn. Kamu mau ikut tidak?" tanya Mama Soraya saat melihat putrinya sedang belajar didepan laptop nya.


"Memangnya Aza diajak Ma? Bukan nya Papa sedang marah ya sama Aza?" tanya Azalya dengan malas.


Karena walau dia sudah sangat ingin bertemu dengan Zayn tetap saja tidak pernah diperbolehkan. Dengan balasan yang tidak masuk akal menurutnya. Sekarang giliran Azalya sudah bisa sedikit melupakan perasaan nya pada Zayn dan mungkin juga sudah lupa jika dia pernah melakukan c*uman dengan Zayn.


"Mama percaya jika Aza tidak mungkin melakukan itu, Mama juga percaya Aza masih bisa menjaga batasan-batasan supaya tidak terjadi apa yang tidak diinginkan. Jadi bersiaplah, kita semua akan kesana dan menjenguknya" ucap Mama Soraya pada Azalya yang sedang duduk menatap kearah nya.