
"Apa tidak bisa menunggu untuk memeriksakan kandungan Azalya, Z?" tanya Mom Vita yang menghampiri Zayn yang duduk disebrangnya.
"Tidak bisa Mom, semuanya memang sangat mendadak dan juga tidak bisa ditunda lagi" jawab Zayn yang mana akan langsung pergi sekarang juga.
"Saya pamit" ucap Zayn yang langsung beranjak dan berpamitan pada semua orang yang ada disana saat Angga sudah berada diambang pintu ruangan keluarga.
"Hati-hati dijalan nak. Cepat kabari jika sudah sampai, pasti Aza akan sangat mengkhawatirkan kamu nanti" ucap Mama Soraya yang memperingatkan Zayn untuk selalu berhati-hati.
"Iya Ma, saya juga titip Azalya dan juga baby kami. Setelah urusan saya bisana selesai akan saja jemput kembali Azalya" ucap Zayn pada Mama Soraya yang malah langsung memeluk menantunya yang sudah dia anggap putranya sendiri.
"Tanpa kamu memintanya Mama akan selalu menjaganya, karena dia adalah putri Mama" ucap Mama Soraya yang mengusap lengan Zayn dengan mata yang sudah berkaca-kaca menatap Zayn yang akan pergi.
Zayn beralih pada Mom Vita yang sudah menangis menatap putranya yang selalu dia rindukan selama ini dan juga putra kesayangan nya selama ini hingga sekarang.
"Kamu berhati-hatilah Z, Mommy juga akan menjaga mereka untuk kamu. Kamu jangan khawatir akan hal itu, kami semua akan membuat Azalya selalu tidak akan merasa jika dia sendiri. Masih ada kami yang selalu ada untuknya. Pergilah Z, pergilah. Pergi untuk kembali lagi" ucap Mom Vita yang memeluk Zayn dengan sangat erat dan juga sudah menangis memeluk putranya yang akan segera pergi sekarang juga.
Zayn hanya mengangguk dan mengurai pelukan nya dari Mom Vita. Karena Angga sudah menunggunya sejak tadi, inilah yang tidak dia sukai jika sedang berpamitan. Pasti akan ada air mata yang menghiasi kepergian nya. Zayn segera pamit dan pergi.
"Saya pamit. Assalamualaikum" ucap Zayn yang langsung menghilang dibalik pintu ruangan keluarga. Dengan diikuti oleh Angga dibelakangnya. Orang yang selalu ada untuk Zayn dan juga dimanapun dan juga kapanpun Zayn membutuhkan bantuan nya.
"King, kita tidak bisa menggunakan jet pribadi. Karena mereka sudah tahu jika anda akan menggunakan itu. Mereka sudah melakukan sabotase untuk mencelakai anda dan juga Nyonya" lapor Angga yang langsung memberikan semua bukti yang sudah dia kumpulkan pada Zayn.
"Jadi dia sudah tahu siapa aku sebenarnya?" tanya Zayn yang mana langsung menatap Angga yang menjawab dengan gelengan kepala saja.
"Rahasia anda masih aman King. Mereka hanya tahu informasi tentang anda yang akan menggunakan jet pribadi untuk kembali ke Amerika. Dan semuanya rahasia anda juga Nyonya sangat aman, kami sudah memastikan semuanya. Apa lagi ini adalah Austin yang selalu memantau dari jarak jauh, sangat memudahkan untuk kita bisa bergerak lebih cepat dari sebelumnya King" jawab Angga yang langsung menuju bandara yang tidak bisa diprediksi oleh klan nya yang memang ada dimana-mana. Bahkan di negara ini saja sudah banyak, hanya karena mendengar namanya saja sudah membuat mereka semua penasaran dan juga ingin mencoba kekuatan seorang the King of Mafia yang sudah sangat terkenal.
"Hmm" jawab Zayn yang sudah berjauhan darimu Azalya dan dia mulai merasakan mual dan juga pusing yang mulai terasa. Itu semua harus bisa dia tahan dan juga harus menjaga keselamatan Azalya dan juga calon anaknya yang masih didalam kandungan Azalya. Wanita yang sudah sangat dia cintai.
"Apa anda baik-baik saja King? Anda terlihat sangat pucat" tanya Angga yang melihat wajah Zayn yang sudah berkeringat dingin juga sangat besar-besar keluarnya sebesar biji jagung yang keluar dari keningnya Zayn.
"Panggilkan Aaron untuk segera membawakan obat pereda mual dan juga pusing. Dan kau juga harus menjaga istriku dengan baik, jangan sampai ada orang yang tidak dikenal mendekatinya dan juga bisa masuk kedalam kehidupan keluarga saya maupun mertua saya!" ucap Zayn yang sudah sangat tidak karuan dan juga menahan gejolak didalam perutnya.
Zayn langsung berlari menuju kamar mandi yang ada didalam bandara setelah sampai. Dia sudah tidak bisa menahan lagi, semua isi perutnya sudah dia keluarkan hingga dia lemas dan juga tidak bertenaga lagi. Untung saja Aaron cepat sampai dan langsung memberikan obat yang dibutuhkan oleh Zayn saat ini.
"King, saya juga sudah menyiapkan dokter obgyn terbaik dan juga masih anggota kita. Juga sudah menyiapkan perawat sesuai yang anda inginkan inginkan untuk menjaga Nyonya 24jam. Dia juga adalah anggota kita yang sudah sangat terlatih dalam hal ini" jelas Aaron yang memberikan laporan pada Zayn tentang tugas yang Zayn berikan padanya tadi sebelum dia pergi.
"Hmm. Siapkan juga alat-alat yang lengkap didalam rumah mertua saya, saya tidak ingin ada yang mengincarnya dan juga mencelakainya. Buatlah dia senyaman dan setenang mungkin untuk membuat istriku tidak merasa kekurangan" perintah Zayn pada Aaron yang hanya mengangguk mantap dengan permintaan Kong nya ini padanya.
Bagi Zayn membayangkan alat-alat canggih untuk istrinya adalah hal yang sangat mudah san juga seperti sedang menjentikan jarinya saja untuk bisa melakukan itu semua. Karena Zayn bisa saja sudah bisa untuk membeli sebuah pulau pribadi jika dia inginkan. Tapi tidak untuk Zayn, Zayn hanya ingin bisa membuat seluruh keluarganya dan juga para orang-orang yang membutuhkan nya bisa dia penuhi. Bukan hanya ingin memperlihatkan kekayaan nya pada semua orang yang memang hanya ingin dipandang kaya oleh orang dan ingin disegani oleh seluruh orang-orang.
Zayn tidak akan pernah melakukan hal yang malah membuatnya akan bisa ditangkap dengan mudah oleh klan nya yang memang sedang mengincarnya dan juga seluruh keluarganya. Sekarang kondisi Zayn sudah lebih baik dan juga terlihat lebih segar dari sebelumnya.
Mereka langsung melanjutkan perjalanan mereka untuk menuju America. Supaya bisa lebih cepat menuju kesana, dengan begitu dia juga bisa lebih cepat untuk bisa kembali lagi untuk bertemu dan juga menjemput Azalya untuk ikut bersamanya lagi.
.
Sedangkan didalam rumah utama keluarga Wijaya pada pagi hari itu sudah sangat heboh, pasalnya ada dua orang wanita yang datang untuk bertemu dengan Azalya. Dan itu membuat Mama Soraya dan juga Papa Danu merasa heran dengan kedua orang yang mengaku adalah orang yang Zayn tugaskan untuk menjadi dokter kandungan dan juga perawat pribadi untuk putrinya.
"Mana buktinya jika anda berdua adalah diperintahkan oleh menantu saya?" tanya Mama Soraya yang menatap dua wanita cantik dan juga bukan asli warga negara ini. Mereka berdua lebih terlihat seperti orang bule atau warga negara asing.
"Ini bukti dari kami Nyonya besar" jawab dokter yang memberikan surat izin tertulis dari Zayn dan juga ada tandatangan langsung diatas materai oleh Zayn dan juga dua wanita dihadapan Mama Soraya.
"Baiklah, saya sendiri yang akan menghubunginya" ucap Azalya yang ternyata sudah bangun dan sekarang sedang turun dari tangga untuk bergabung dengan keluarganya.
"Terimakasih Nyonya. Perkenalkan saya Gabby sebagai dokter kandungan pribadi untuk anda dan ini adalah Dabby perawat pribadi anda juga yang siap melayani anda" ucap Gabby yang memperkenalkan dirinya dan juga Dabby pada Azalya yang sedang menatapnya dengan sangat intens.
'By, apa benar hubby melakukan ini untuk ku dan juga baby Z? Tapi aku hanya ingin hubby yang ada disini' ucap Azalya dalam hati dengan pandangan yang sudah berkaca-kaca dan juga ingin menangis saat ini juga.
"Nyonya, apa anda adalah yang sakit atau merasakan sesuatu?" tanya Dabby yang melihat Azalya ingin menangis.
"Sayang" ucap Mama Soraya yang menghampiri putrinya yang akan menangis.
"Kenapa? Disini ada Mama, Papa dan kakak yang selalu ada untuk kamu. Jangan pernah bersedih, sebaiknya kamu do'akan saja Zayn dengan baik dan juga jangan berfikiran macam-macam. Kasihan baby yang ada didalam sini, dia juga akan merasa sedih jika Mama nya juga bersedih" ucap Mama Soraya yang menghapus air mata Azalya dan juga mengusap perut Azalya dengan sangat lembut.
"Iya Ma, Aza akan selalu bahagia demi baby Aza" jawab Azalya yang mencoba tersenyum, tapi tetap saja tidak bisa. Karena dia merasa sangat kehilangan sosok pria yang sudah setiap hari dekat dan juga selalu bersama-sama setiap hari.
"Apa Aza menginginkan sesuatu sekarang?" tanya Mama Soraya yang mengalihkan pembicaraan pada makanan yang selama ini membuat Azalya menjadi balik lagi mood nya.
"Aku hanya ingin makan bubur ayam Ma. Tapi Mama yang membuatnya" ucap Azalya yang tiba-tiba menginginkan bubur ayam pagi ini.
"Baiklah, Mama akan segera membuatkan untuk putri dan juga calon cucu Mama ini" jawab Mama Soraya yang segera pergi menuju dapur.
Sedangkan Azalya sedang duduk dikursi yang ada diteras rumah dengan ditemani oleh dokter dan juga perawatnya yang mulai saat ini telah resmi.
"Apa anda menginginkan yang lainnya lagi Nyonya?" tanya Gabby yang melihat Azalya hanya diam dan juga menatap lurus kedepan sana.
"Apa Nyonya mau saya periksa sekarang saja? Kebetulan semua alat-alat sudah datang" ucap dokter Gabby yang menunjuk semua alat-alat yang dibutuhkan untuk masa kehamilan Azalya sudah datang. Dengan beberapa orang-orang yang sudah dikenali oleh Gabby dan Dabby tentunya.
"Apa itu juga pengaturan dari suamiku?" tanya Azalya yang merasa bingung dengan semua ini dan dia menatapi semuanya orang yang akan membawa masuk semua alat-alat medis yang ada dihadapan nya saat ini.
"Iya Nyonya, ini semua akan memudahkan anda untuk melihat King kecil kami" jawab Gabby yang berganti memanggil Zayn menjadi King kembali jika sedang bersama dengan Azalya. Dan Azalya sudah semakin yakin jika dia wanita ini memang orang-orangnya Zayn.
"Mari ikuti saya" ucap Azalya yang memerintahkan orang-orang yang sedang membawa alat-alat medis itu masuk kedalam kamar tamu yang ada dibawah. Supaya Azalya lebih mudah untuk diperiksa jika benda dilantai dasar.
"Letakan saja didalam ruangan ini. Dan untuk kalian berdua akan berada dikamar sebelah ini, karena saya ingin kalian selalu berada didekat saya" ucap Azalya pada Gabby dan Dabby.
"Baik Nyonya. Kami dengan senang hati menerimanya, karena itu adalah tugas kami berdua. Sebaiknya anda tunggu diluar saja bersama dengan Daddy, takutnya anda merasa jenuh berada didalam ruangan ini" ucap Gabby yang meminta Dabby untuk membawa Azalya keluar dan untuk sarapan dulu sebelum pemeriksaan dilakukan.
.
.
.
Kira-kira baby nya Azalya dikasih kembar atau tidak?...
Jawab dikolom komentar ya...
Othor minta dukungan nya donk....
Like, komen, vote dan hadiahnya... Jangan lupa subscribe dan pollow akun Othor ya....