
Zayn melangkah untuk keluar dari markas dan bertemu dengan seseorang yang sangat dia kenal dan juga sekaligus dia benci saat ini.
"Apa kabar kamu nak?" tanya seorang pria paruh baya yang selama ini dia sedang sangat juga dia kagum, bahkan bisa sampai sekarang itu berkat dirinya juga.
Zayn tidak menjawab, dia hanya menatap datar dan juga tanpa ekspresi. Dia ingin melihat bagaimana dia bisa tertipu olehnya yang terlihat baik dan juga tidak pernah berbuat yang membuatnya curiga selama ini.
'Tunggu dulu. Bukankah dia bilang jika hanya aku yang bisa mengurus dan juga mengembangkan EDC.CORP disini? Tidak ada saudaraku yang lain yang lebih mampu dari diriku sendiri. Apa tujuan nya? Dengan mengirimkan ku untuk melawan pria yang dianggap sudah mati itu' ucap Zayn dalam hati yang masih menatap pria paruh baya dihadapan nya.
"Apa kau tidak menanyakan bagaimana Daddy bisa tahu markas mu sebagai King Mafia?" tanya pria paruh baya yang memanggil dirinya sendiri Daddy.
"Apa yang anda inginkan dari ku?" tanya Zayn yang bukan menjawab pertanyaan dari pria paruh baya tersebut, malah bertanya dengan datarnya.
"Apa tidak ada pertanyaan lain lagi, yang kau tanyakan pada Daddy mu ini?" ucapnya sambil mendekati Zayn yang masih berdiri menatapnya.
"Tidak perlu berbasa-basi lagi Dad" ucap Zayn yang menekankan kata Dad pada ujung kalimatnya.
"Hahaha, kau memang sudah bisa menebak. Kenapa aku mengutusmu yang ada disini, karena kamu bisa dengan mudah bisa menaklukan semua orang yang bahkan sangat sulit ku taklukan dulu. Seharusnya kamu berterimakasih pada Daddy mu ini bukan?" ucapnya dengan tertawa sangat besar dan juga berubah menjadi wajah yang sangat berbeda dari biasanya. Yang mana selalu terlihat penyayang dan juga penuh perhatian pada semua orang dan terutama istri dan anak-anak sambungnya.
"Kamu tidak perlu khawatir. Karena saya tidak akan mencelakainya jika kau mau menuruti semua keinginan saya. Tapi jika kau tidak mau, maka jangan salahkan saya yang akan membuat orang yang kau cintai membencimu" ucapnya lagi dengan tatapan yang sangat sulit diartikan.
Zayn hanya diam dan mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang yang sudah sangat lama dia kenal dan juga sekaligus dengan nya. Dan ternyata dia tidak sebaik yang dia fikirkan selama ini, itu tentu bukanlah kesalahan nya. Karena hanya dia yang baru mengetahuinya dibandingkan dengan yang lainnya, terutama Mommy nya sendiri yang selalu percaya dan juga mendapatkan dirinya yang selalu baik dan juga penuh kasih sayang terhadap anak-anaknya.
Tapi ternyata dia hanya bersembunyi dibalik topeng malaikat yang sebenarnya adalah iblis yang akan dengan sangat mudah membuat mereka hancur dan mungkin tidak akan membiarkan dari mereka semua hidup dengan tenang. Dan saat ini Zayn baru mengetahuinya, dia juga mengerti kenapa Alberto mengincarnya dan sangat ingin membunuhnya. Dia mungkin berfikir jika dia adalah keturunan dari pria yang ada dihadapan nya.
"Apa yang harus saya lakukan untuk anda?" tanya Zayn yang sudah bisa memastikan jika dia yang harus melawan orang yang dia anggap adalah orang yang selama ini dia anggap meninggal.
"Mudah saja bagi King Mafia seperti mu. Kau buat dia bertekuk lutut pada mu, lebih baiknya lagi kau bisa mengahabisinya dengan tangan mu sendiri. Dan saya jamin, seluruh keluarga mu akan selamat dan juga tidak akan pernah saya apa-apakan" jawabnya dengan sangat percaya diri, Zayn tahu inilah rencananya yang memang menginginkan hal-hal seperti itu darinya. Dengan menekan nya lewat keluarganya yang Zayn tahu tidak bisa melihat mereka terluka. Jangankan terluka, menangis saja itu tidak akan bisa membuatnya tenang.
"Apa anda sedang mengancam saya Tuan Edison" ucap Zayn dengan tatapan datarnya.
"Tentu saja tidak. Untuk apa saya mengancam putra kesayangan ku ini, hanya memberikan peringatan saja. Dan itu tidak termasuk ancaman bukan?" ucapnya dengan suara tamparan bersalah dan juga terdengar sangat meremehkan.
"Jika begitu apa namanya? Dengan mengatakan tidak akan melakukan apa-apa jika saya menuruti keinginan anda?" tanya Zayn yang dengan santainya menetap manik mata pria yang didepan nya dengan tatapan yang tidak bisa dibaca oleh siapapun.
"Tentu saja itu adalah sebuah peringatan yang sangat kelas dan juga sudah pasti akan kebenaran dan juga Sesuatu yang membuatmu tidak akan memiliki pilihan yang lain" jawabnya dengan tatapan yang sangat membuat Zayn ingin sekali membungkam mulutnya seumur hidup.
"Jika begitu saya ingin pergi dulu. Apa anda tahu jalan untuk pulang, Tuan Edison?" tanya Zayn yang menatapnya dengan tatapan yang terkesan meremehkan orang itu.
"Jika anda tidak tahu jalan pulang, saya dengan senang hati mengantarkan anda hingga selamat sampai tujuan" ucap Zayn lagi yang mena menatapnya dengan tatapan datarnya.
pria paruh baya tersebut langsung pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun pada Zayn yang masih menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan. Zayn masih belum beranjak dari tempatnya berdiri sejak tadi, dia terus berfikir dan juga memikirkan apa yang harus dia lakukan sekarang dan juga tindakan seperimu apa yang harus dia ambil.
"Ada rahasia semacam apa yang sedang mereka berdua perankan sebenarnya? Kenapa mereka berdua seperti sedang memperebutkan sesuatu yang sama sekali belum bisa aku temukan jalan keluarnya? Tunggu! Bukankah bik Sumi mengetahui sesuatu yang sepertinya memang hanya dia yang tahu tentang masalalu mereka. Aku harus bisa memecahkan ini semua sebelum semuanya semakin tak terkendali" gumam Zayn yang mana sedang memikirkan semuanya ini yang membuatnya semakin tidak bisa tinggal diam saja.
"King, saya baru mendapatkan laporan. Jika orang-orang kita ternyata sudah digantikan oleh orang-orang dari Tuan besar dan mereka yang mengambil alih semuanya. Termasuk... " Angga tidak bisa melanjutkan ucapan nya lagi karena dia menatap wajah Zayn yang akan murka sekarang juga.
"Apa dengan Gabby dan juga Dabby mereka gantikan juga?!" tanya Zayn yang sudah bersiap akan benar-benar marah.
"Kau terus awasi dan juga pantau semuanya. Jangan sampai ada kesalahan sekecil apapun itu. Dan terus peringatkan dua wanita itu supaya tetap berhati-hati dan juga harus selalu berada didekat istriku dimanapun dia berada" ucap Zayn yang memberikan perintah pada Angga yang langsung menerima semua yang dikatakan oleh Zayn padanya.
"Akan saya kerjakan sebaik dan juga sebisa kami King. Karena keselamatan anda dan juga keluarga anda yang paling utama dari apapun lagi" jawab Angga yang segera bersiap untuk melaksanakan perintah dari Zayn padanya dan juga pada anggotanya yang sudah tersebar untuk menjaga mereka dari jarak jauh maupun dari sekat.
"Lakukan dengan baik dan juga benar. Jangan sampai ada kesalahan" ucap Zayn yang langsung pergi dari hadapan Angga yang terus menatap kearahnya.
"Sebenarnya musuh yang seperti apa yang sedang anda hadapi saat ini King? Apa mereka semua sudah tahu siapa anda yang sebenarnya? Dan kenapa Tuan besar seperti ada keterlibatan dalam semua ini? Semoga saja keluarga anda baik-baik saja King" gumam Angga yang mana merasa khawatir dengan semua yang sedang dihadapi oleh Zayn yang baru saja mengalami yang namanya kebahagiaan dan juga cinta.
.
Sedangkan dinegara yang berbeda, Azalya sedang duduk ditemani oleh dua wanita yang selalu berada didekat Azalya dan tidak akan menjauh sedikitpun darinya.
"Nyonya, saya hanya mau mengatakan jika anda harus berhari-hari. Jika menerima makanan atau memakan sesuatu yang tidak kamu periksa lebih dulu, karena ada sedang dalam bahaya. Jika anda tidak hati-hati, kami takut anda akan kenapa-kenapa. Maaf saya harus mengatakan ini pada anda, karena saya tidak mau jika anda merasa penasaran dan malah bertanya pada orang yang salah dengan akan menimbulkan kesalahfahaman dan juga mala petaka pada diri anda sendiri" jelas Dabby yang tidk ingin jika Nyonya yang sedang dia juga terluka dan juga lebih parah dari itu.
"Maksud kalian berdua nyawa saya dan juga kedua baby saya ada dalam bahaya?" tanya Azalya dengan berbisik dan juga matanya berkeliling menatapi semua orang yang memang berganti dari sebelumnya.
"Iya Nyonya, maka dari itu kami berdua selalu ada didekat anda. Supaya kami berdua bisa melindungi anda dan juga baby anda. Jadi anda jangan merasa risih atau merasa tidak nyaman dengan adanya kami yang selalu menempeli anda. Karena itu selain tugas dari King langsung, kami berdua juga ingin menjaga dan juga ingin bisa melakukan yang terbaik untuk anda dan juga baby anda Nyonya" jawab Gabby yang berada didekat Azalya yang sedang menatap lurus kedepan sana.
"Baiklah, saya akan melakukan apa yang kalian katakan. Karena instingku juga mengatakan jika ini ada yang tidak beres dengan semua orang yang ada disini dengan tampilan dan orang yang berbeda. Juga semua orang disini adalah bukan orang-orang yang memang diutus oleh seseorang untuk mencelakai saya" ucap Azalya yang mengerti dengan keadaan ini.
Entah kenapa semenjak Azalya hamil dan juga sudah diketahui jika dia sedang hamil anak kembar. Insting dan juga kemampuan bela diri juga strategi perang atau membaca gerak-gerik seseorang bisa dengan mudah Azalya lakukan. Membuat semua orang menjadi beranggapan dan juga merasa kagum sekaligus takut.
Karena Azalya yang dulunya ceroboh dan juga bar-bar sekarang telah berganti menjadi Azalya yang berbeda dan juga lebih dewasa. Lebih bisa berhati-hati dan juga selalu memikirkan sesuatunya dulu sebelum bertindak. Itu bukanlah kebiasaan dari Azalya sebelum-sebelumnya.
"Seperti dugaan anda Nyonya. Kami disini hanya ingin Nyonya sangat juga baby selamat sampai waktunya mereka berdua lahir. Jadi dengan begitu anda harus mempertahankan kekuatan insting anda dan juga semua yang anda rasakan tidak benar dan janggal, tinggalkan. Jika perlu habisi saja" ucap Dabby yang memang lebih suka dengan kekerasan dan juga tidak mengenal kata ampun.
"Jika seperti itu. Apa bedanya saya dengan mereka yang ingin mencelakai saya" ucap Azalya yang mana membuat Gabby hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah adik kembarnya itu.
"Anda jangan mendengarkan ucapan nya yang sangat menyalahi aturan. Lebih baik anda diam dan melihat saja, jangan sampai ada yang mencurigai anda, jika anda sudah mengetahui ini semua" ucap Gabby pada Azalya yang dijawab anggukan kepala oleh Azalya.
Ketiganya hanya diam dan menatap kedepan sana. Mereka semua sengaja melakukan itu karena ingin melihat apa yang akan mereka semua lakukan untuknya. Terutama pada Azalya yang duduk ditengah-tengah keduanya dengansangat tenang dan juga santainya.
.
.
.
Maaf Othor hanya bisa up 2 bab saja hati ini... Karena Othor sedang ada urusan keluarga dan juga masih berada didunia nyata...
Othor masih menunggu like, vote, hadiah dan komen-komen kalian semua para reader kesayangan Othor...
Untuk lapak sebelah juga maaf hari ini libur dulu....