
Semua orang yang sedang mengincar Zayn terus menceritakan dan juga berpencar. Tapi karena Zayn itu sangat pandai untuk bersembunyi, apa lagi didalam hutan yang gelap dan juga banyak semak-semak yang sangat lebat.
"Kalian menemukan nya?" tanya pria yang tadi sedang mencarinya juga, tapi tidak ada tanda-tanda bisa menemukan Zayn dan Angga.
Tanpa mereka sadari, Zayn sudah menghabisi separuh dari mereka semua. Dan itu bisa dengan dilakukan tanpa disadari oleh semua orang yang sedang berkumpul dan juga mereka merasa jika sebagian dari mereka sedang berpencar.
SRAK...
SRAK...
SRAK...
dalam beberapa gerakan saja Zayn sudah menghabisi semua orang yang sudah dekat dengan nya. Angga juga melakukan hal yang sama dengan Zayn, dia dengan mudah bisa menghabisi mereka dengan menggunakan kacamata yang bisa melihat didalam gelap. Itu sengaja Zayn buat untuk waktu seperti ini, karena dengan membuat mereka masuk kedalam hutan yang gelap ini.
"King, apa kita akan mendekati mereka sebelum bantuan datang? Anda pasti sudah sangat lemas King" tanya Angga yang melihat Zayn mulai merasa mual dan pusing lagi.
Jika Zayn tetap memaksakan dirinya, sudah dipastikan mereka akan tertangkap oleh mereka. Jika tidak tertangkap maka akan terbunuh dengan sia-sia. Angga memberikan obat yang tadi diberikan oleh Aaron padanya tadi, Zayn langsung menerima dia obat tersebut. Lalu meminumnya dan tak lama kemudian Zayn terlelap dengan sangat mudah.
"Maaf, anda akan tidur disini dulu King sambil menunggu bala bantuan datang membantu kita sekarang" ucap Angga yang sudah mengamankan Zayn yang sudah terlelap dengan sangat nyenyaknya, tanpa terusik sedikitpun juga dengan suara-suara yang ada disekitarnya.
"Bos, mereka pasti sudah pergi dengan membantai semua orang-orang kita ini. Lihatlah, mereka semua sudah dihabisi" ucap salah seorang yang sedang mencari kebenaran Zayn dan Angga. Tapi mereka semua tidak bisa menemukan nya.
"Kurang ajar!! Bisa-bisanya mereka berdua melakukan ini semua pada anak buah ku!!" teriak marah pria yang dipanggil bos oleh pria yang tadi melaporkan.
"Sebaiknya kita berhati-hati bos, karena ini semua saja bisa dengan mudah mereka habisi. Walau mereka berdua kita jangan menganggap remeh bos. Bos lihat sendiri bukan seperti itu kejadian nya" ucap pria anak buah bos yang sedang mengincar Zayn.
"Kamu benar, mereka berdua memang tidak bisa dianggap remeh. Jika seperti ini, walau bayaran mahal nyawa anak buah ku banyak yang meninggal seperti ini" ucap bos mereka yang sudah merasa ketakutan.
"Tapi kita sudah ditengah jalan seperti ini bos, apa kita akan mundur saja bos?" tanya salah satu anak buahnya yang sudah ketakutan karena melihat beberapa rekan nya sudah tidak berbentuk lagi tubuhnya.
Selain itu banyak rekan-rekan nya yang sudah benar-benar tidak bernyawa lagi. Juga sudah tidak dapat dikenali lagi rupa dan bentuk tubuhnya, semuanya seperti terkena cakaran binatang buas.
"Mundur atau maju tetap akan mati dibunuh juga bukan? Lebih baik kita diam dan menunggu waktu untuk merasakan seperti mereka saat psychopath itu sayang tanpa kita ketahui dari mana arah datangnya. Dengan begitu tidak ada yang perlu kita khawatirkan lagi bukan? Jika kita sudah siap akan menerima kematian kita" ucap pria yang dipanggil bos itu terlihat sangat parah menerima kematian nya dan tidak ada perlawanan sedikitpun juga.
"Sepertinya memang harus begitu bos, kita akan tetap menghadapi kematian juga pada akhirnya" jawab anak buahnya yang mengiyakan ucapan dari bosnya itu.
Tiba-tiba ada suara dari semak-semak yang mana muncul Zayn dengan santainya mendekati kumpulan orang-orang yang sedang berkumpul dan sekarang menatapnya dengan tatapan yang mulai ketakutan. Pasalnya Zayd hanya terlihat mengenakan pakaian serba hitamnya saja. Apa lagi ini adalah malam hari dan juga didalam hutan yang sangat gelap gulita, tidak dapat melihat objek dengan baik.
"Siapa kau?!" teriak pria yang menjadi bos dari para orang yang ada dihadapan Zayn.
Zayn tidak mengatakan apapun, dia langsung mendekat dengan kecepatan kilat. Membuat semua orang yang ada disana ketakutan, apa lagi bosnya sudah ditahan dengan belati yang sebentar lagi akan menusuk lehernya yang sudah tidak bisa berkutik sedikitpun juga karena sedikit saja bergerak, urat nadinya pasti akan ada yang putus.
"Jangan bergerak jika tidak ingin kalian bernasib sama dengan semua orang yang ada dihadapan kalian semua!" ucap Zayn yang dengan suara pelan tapi bisa membuat semua orang bergidik ngeri dan tidak berani bergerak. Jangankan bergerak, bersuara dan bernafas saja tidak berani terlalu kentara. Mereka takut jika mereka akan menjadi sasaran selanjutnya.
"Apa... Apa yang anda inginkan?" tanya salah seorang yang menatap Zayn dengan gemetar dan menjawabnya dengan suara yang terbata-bata menahan takut yang dia rasakan.
"Siapa yang menyuruh kalian semua mengincar dan juga ingin membunuh ku?!" ucap Zayn dengan semakin menekankan belatinya pada leher pria yang ada ditangan nya.
"Kami tidak tahu namanya. Kami hanya memanggilnya dengan sebutan Tuan besar saja, dan kami juga baru dibayar setengah dari perjanjian. Jika kami bisa membunuh anda, baru mendapatkan sisa pembayaran" jawabnya dengan suara yang sudah tercekat ditenggorokan nya, dan itu membuatnya sulit bernafas dengan baik saat menjawab pertanyaan dari pria incaran mereka yang tidak lain adalah Zayn atau King Z.
"Mana buktinya?!" tanya Zayn yang sudah tidak sabar lagi untuk menebas leher pria yang sedang didalam genggaman nya saat ini.
"Kami bisa memberikan alamat yang pernah kami datangi sebelum kamu menerima tawaran dari mereka" jawabnya dengan ketakutan dan dia juga sudah terkencing dicelana karena sudah tidak kuat lagi menahan takut jika dia yang selanjutnya menjadi korban keganasan dari Zayn crazy psychopath.
Zayn juga melakukan hal yang sama pada semua orang yang ada disana dan tidak ada yang tersisa lagi didalam hutan itu. Saat bantuan sudah datang, Zayn dan Angga sudah pergi dari sana menggunakan mobil yang lain. Karena tidak ingin jika akan ada yang mengejarnya lagi. Dan benar saja dugaan Zayn, jika mobil mereka diikuti oleh seseorang yang memang sangat mengincarnya.
"Kita akan kemana King? Apa akan langsung kemarkas atau kemana dulu King?" tanya Angga yang sudah tidak berfikir dengan jernih saat seperti ini.
"Lurus saja, didepan ada tempat yang lebih ramai oleh kendaraan lain dan itu sedikit bisa untuk membuat mereka terkecohnya" jawab Zayn yang terus menatap layar pad yang tidak pernah lepas dari tangan nya, jika tidak sedang bertarung.
Benar saja didepan sana sudah banyak mobil yang sama dengan yang Zayn tumpangi. Saat Angga menyalip beberapa mobil Zayn langsung mengganti plat mobilnya dengan plat yang berbeda dari sebelumnya. Dengan begitu bisa dengan mudah melakukan penyamaran dan juga bisa terlepas dari kejaran mobil yang ada dibelakang mobil mereka berdua.
"Done" ucap Zayn yang sudah melakukan apa yang sedang dia kerjakan didalam pad nya dan juga mendapatkan bantuan dari Austin yang ada dimarkas.
"Done? Apa yang harus saya lakukan King? Apa langsung kemarkas saja?" tanya Angga yang masih bingung akan membawa mobilnya ini kemana, jika tidak ada perintah dari Zayn langsung padanya.
"Langsung saja kemarkas" jawab Zayn dengan menatap terus tab yang ada ditangan nya.
Angga mengemudikan mobilnya menuju markas dan dia mengemudikan mobilnya lumayan kencang supaya bisa lebih cepat sampai.
.
Berbeda dengan Azalya yang sedang bersiap untuk memeriksakan kandungan nya dengan ditemani oleh seluruh keluarganya yang sengaja ingin melihat pertumbuhan dan juga sudah seperti apa calon cucu mereka.
"Relax saja Nyonya. Karena ini hanya pemeriksaan biasa dan juga USG saja" jelas Gabby pada Azalya yang sudah menegang karena takut akan melakukan serangkaian periksa yang membuatnya ketakutan.
"Oh, saya kira akan melakukan periksa yang seperti apa" ucap Azalya yang merasa lega dengan ucapan dari dokter yang Zayn berikan padanya.
"Mari Nyonya, saya bantu untuk berbaring" ucap Dabby yang membantu Azalya untuk berbaring diatas tempat tidur.
Dabby juga menutupi bagian perut kebawah dan membiarkan perut Azalya terlihat. Karena akan melakukan pemeriksaan USG oleh dokter Gabby, Dabby membantu untuk mengoleskan gel diatas permulaan kulit perut Azalya yang memang sudah merasa membuncit jika dipegang secara langsung seperti ini.
Gabby meletakan alatnya diatas perut Azalya dan menampakan ada dua buah gumpalan darah yang sudah hampir membentuk tubuh. Dan Azalya masih belum mengerti dengan semua itu. Sedangkan para orang tua sudah berteriak girang san juga mengucapkan syukur. Karena mereka akan mendapatkan cucu sekaligus dua.
"Selamat Nyonya, baby anda sangat segar. Detak jantungnya juga sangat normal, dan juga semuanya baik-baik saja. Dari tekanan darah dan juga semuanya baik-baik saja. Apa anda mengalami keluhan tertentu Nyonya?" jelas Gabby pada Azalya dan juga bertanya jika ada keluhan yang membuatnya merasa tidak nyaman.
"Semuanya sih baik-baik saja. Tidak ada keluhan apa-apa. Tapi tadi kenapa ada dua bintik didalam sana? Apa tidak masalah dengan semua itu?" tanya Azalya yang belum mengerti jika dia sedang hamil kembar saat ini.
"Seperti yang saya jelaskan tadi Nyonya. Jika baby anda sangat sehat dan tidak ada masalah, jika didalam sana ada dua titik. Berarti calon baby anda ada dua Nyonya, selamat Nyonya. Anda hamil kembar" jawab Gabby pada Azalya yang langsung menangis haru mendengar jika baby nya kembar dan tidak hanya ada satu baby Z. Tapi apa dua sekaligus.
'By, apa hubby tahu jika baby kita ada dua. Dan mereka berdua sangat sehat juga sangat aktif. Semoga saja kamu cepat pulang Bu, aku sangat merindukan mu' ucap Azalya dalam hati sambil mengusap-ngusap perutnya dengan sangat perlahan sambil menunduk menatap perutnya yang masih belum terlihat.
"Sebaiknya anda jangan banyak fikiran yang macam-macam Nyonya. Itu akan sangat berpengaruh pada baby anda sendiri. Jadi, anda harus selalu ceria dan juga tidak boleh bersedih atau menangis lagi" ucap Gabby yang tahu akan kesedihan yang dialami oleh Azalya sekarang.
Wanita mana atau istri mana yang rela jika pemeriksaan pertamanya tidak ditemani oleh suaminya, dan harus bisa menahan kerinduan karena terhalang jarak dan juga waktu bagi keduanya. Akankah Azalya dan juga Zayn bisa bertemu dalam waktu dekat ini atau malah sebaliknya? Semuanya tidak bisa ditebak, yang pasti baik Azalya maupun Zayn keduanya sama-sama saling merindukan dan juga ingin segera bertemu kembali.
.
.
.
Othor minta saweran nya donk....