Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Sosok wanita yang mengagumkan



Kedua wanita yang sudah tidak sadarkan diri ditinggalkan begitu saja dengan keadaan yang masih sama dan alat juga masih tertanam sempurna didalamnya.


Addofo langsung menuju kamarnya yang sangat luas dan juga megah. Dia menyeringai saat melihat sesuatu yang selalu membuatnya terobsesi akan kecantikan dan juga senyuman dari wanita yang sejak dulu membuatnya sangat tergila-gila dan juga sangat membuatnya gila.


"Kau sekarang sedang bahagia dengan pria bo*doh sepertinya. Tapi tidak apalah, yang pasti jangan bersama dengan pria yang mana membuatku merasa cemburu" gumamnya sambil menatap foto yang berukuran sangat besar juga sangat banyak diberbagai sudut kamarnya ini.


Dia bahkan selalu menciumi gambar tersebut seperti sedang bersama dengan sosok yang ada dihadapan nya saat ini. Apa lagi sekarang dia sudah bisa membuat patung dan juga robot yang memiliki wajah yang sama persis dengan wanita yang ada didalam foto tersebut. Dia sudah menganggap dua benda tersebut adalah istrinya.


"Kau sangat mengagumkan sayang. Karena dengan adanya kamu disamping ku seperti ini, akan selalu membuat aku semakin tidak bisa melupakan betapa kamu sangat mengagumkan sayang... Sangat-sangat mengagumkan" ucapnya sambil tertawa dan juga saling memandanginya dengan sangat penuh kekaguman yang sangat sulit untuk dijelaskan oleh fikiran orang normal.


.


Sedangkan dibelahan bumi yang lainnya tidak jauh dari seseorang yang berada dinegara Italia, disini masih sama berada dengan Zayn yang ada di Amerika serikat. Tapi dia berada dikota lain, dimana ada seorang pria paruh baya yang masih terlihat tampan juga gagah terlihat sedang menyendiri didalam ruangan yang sangat gelap juga kedap suara.


"Kau sudah sebesar ini nak. Kalian semua sudah menjadi anak-anak yang cerdas dan juga sangat baik. Kalian semua mewarisi kebaikan dan juga kelembutan dari Mommy kalian" ucapnya sambil menatap foto berukuran sedang yang menampilkan ada enam orang yang yang berada didalamnya sedang tersenyum dan juga terlihat sangat gagah juga cantiknya.


"Kau sungguh sangat hebat mendidik dan juga membesarkan mereka. Aku, aku sungguh malu jika harus mengakui jika mereka adalah darah daging ku sendiri. Aku, aku tidak pantas disebut sebagai seorang Daddy. Karena aku tidak bisa melindungi kalian semua, yang mana aku malah pergi dari kalian dengan cara yang sangat pengecut" ucapnya sambil menangis dalam diam menyesali apa yang pernah dia lakukan pada wanita baik dan juga sangat keibuan.


Dia menangis dalam diam menyesali apa yang sudah dia lakukan pada keluarganya sendiri. Apa lagi sekarang dia sudah menjadi milik orang lain dan juga sudah terlihat sangat bahagia. Dia tidak mungkin bukan untuk mengambil kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya, tapi dia akan berusaha untuk menjaga dan juga membuat keluarganya bahagia walau tanpa dirinya.


"Aku sudah banyak salah pada kalian semua. Apa aku masih pantas mendapatkan maaf dari kalian semua?" tanyanya pada gambar yang sama sekali tidak bisa bicara dan juga mendengarkan apa yang dia katakan sejak tadi.


"Semoga saja aku selalu bisa menjaga dan juga mendidik putra kita yang ada disini. Untuk bisa memperkuat instingnya, juga tidak menggunakan perasaan dalam melakukan segala hal. Maafkan aku jika nanti aku akan melukainya dan juga mungkin bisa membunuhnya. Itu semua adalah diluar kendali ku sendiri" ucapnya sambil mengusap wajah wanita cantik yang selalu mengisi hatinya sangat juga hari-hari nya dulu sebelum seperti sekarang ini.


Dia masih saja menangis dengan diam dan juga air mata yang tidak mau berhenti keluar dari matanya sendiri. Bahkan tidak bisa ditahan sedikitpun, dia hanya bisa melakukan itu setiap harinya dalam jangka waktu yang tidak sebentar. Dia sudah melewati ini lebih dari dua puluh tahun, dia juga selalu seperti ini setiap waktu dan juga akan selalu seperti ini terus. Entah sampai kapan?.


.


Sedangkan ditempat yang berbeda, saat ini Zayn sedang mengerjakan tugasnya yang sangat banyak juga bertumpuk. Dia sesekali melihat ponselnya yang sengaja dia letakan disampingnya. Biasanya jam-jam seperti ini Azalya akan menelpon nya, tapi sekarang tidak ada tanda-tanda jika Azalya menelpon atau mengirim pesan.


Zayn sampai heran dibuatnya, dia menanyakan itu pada kepala pelayan yang sedang berada didalam mainson yang ditugaskan untuk menjaga dan juga membahagiakan Azalya.


"Apa Nyonya Muda ada dimainson?" tanya Zayn saat dia menghubungi kepala pelayan didalam mainson miliknya.


"Nyonya ada dimainson Tuan Muda, beliau tidak keluar-keluar dari kamar Tuan Muda sejak habis sarapan. Apa saya harus melihatnya?" jawab kepala pelayan yang sudah mengangkat panggilan dari Zayn.


Tanpa mengucapkan apapun lagi Zayn langsung memutusakan panggilan nya dari kepala pelayan yang sedang menatap layar ponselnya yang sudah mati.


Zayn mencoba menghubungi ponsel milik Azalya. Tapi tidak ada jawaban, Zayn merasa panik akan hal itu. Dia langsung bergegas dari dalam ruangan nya untuk segera pulang dan memastikan sendiri keadaan Azalya yang tidak seperti biasanya.


"Anda mau kemana Tuan Muda?" tanya Max yang sedang mengikuti langkah lebar Zayn.


"Pulang sekarang!" ucap Zayn dengan sangat tegas juga penuh dengan penekanan. Dia sudah berfikiran yang macam-macam tentang Azalya yang tidak seperti biasa.


Max dan Jo langsung menyiapkan mobil yang akan digunakan oleh Zayn. Keduanya yang ingin masuk kedalam mobil ditahan nya, Zayn langsung masuk dan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh dan juga seperti pembalap. Apa lagi mobil yang Zayn gunakan adalah mobil yang paling mewah dan juga paling canggih yang dia miliki.


Perasaan Zayn sudah tidak menentu. Dan juga sudah berfikiran yang macam-macam tentang kondisi Azalya. Tidak membutuhkan waktu yang lama, Zayn sudah sampai dihalaman mainson dan memarkirkan mobilnya dengan asal.


Zayn segera berlari menuju pintu lift yang mana disana memang terlihat sangat sepi dari biasanya. Zayn tidak melakukan apapun selain langsung masuk kedalam lift. Setelah keluar, pemandangan pertama yang dia lihat adalah Azalya sedang terpulas dalam tidurnya. Zayn merasa lega setelah melihat sendiri jika Azalya baik-baik saja dan juga tidak terjadi apa-apa padanya.


"Kau sudah membuat ku khawatir dan juga berfikiran macam-macam padamu" gumam Zayn saat sudah berada disamping Azalya yang masih terlelap.


"By, kamu ada disini?" tanya Azalya saat menghirup aroma Zayn didekatnya.


"Hmm" jawab Zayn yang masih menatap wajah Azalya yang juga sedang menatapnya.


"Apa hubby sudah pulang? Apa ini hanya mimpi ku saja" tanya Azalya yang malah tersenyum dan menyentuh wajah Zayn dengan sangat lembutnya.


"Benarkan, jika aku ini hanya bermimpi karena tidur jam segini" ucap Azalya dengan senyuman juga menatapi dan juga menyentuh wajah Zayn.


"Aku benar-benar bermimpi. Mana mungkin hubby tersenyum dan juga menatapku penuh kelembutan. Ada-ada saja" ucapnya yang sekarang malah memeluk dan menelusupkan wajahnya kedalam dada bidang Zayn.


"Tapi ini terasa sangat nyata. Jika ini mimpi, jangan membangunkan aku. Karena aku ingin tetap seperti ini lebih lama lagi, ini sangat nyaman" gumamnya yang langsung memejamkan matanya kembali.


"Apa kau tidak ingin bangun? Atau kau memang sedang tidak enak badan?" tanya Zayn yang langsung membuat Azalya tersadar, jika ini adalah nyata dan dia tidak sedang bermimpi.


"Hubby bener-bener ada disini? Hubby sudah pulang?" pertanyaan konyol yang Azalya tanyakan pada Zayn, membuat Zayn langsung memeluk dan juga menciumi kepalanya dengan perasaan yang tenang dan juga sama dengan Azalya. Penuh kerinduan yang mendalam.


"Apa kau kira ini adalah mimpi?" tanya Zayn saat melihat ekspresi wajah Azalya.


"By, entah kenapa hati ini rasanya sangat lemas dan juga tidak mau ngapa-ngapain, hanya ingin seperti ini saja seharian ini. Tapi, kenapa hubby sudah pulang? Apa ini sudah sore?" tanya Azalya yang menatap Zayn yang sedang memeluknya.


"Ini masih siang. Aku sudah menghubungi mu sejak tadi, tapi kamu tidak mengangkatnya. Ku kira terjadi sesuatu padamu" ucap Zayn yang menatap manik mata Azalya yang sangat sayu dan terlihat tidak bersemangat.


Zayn mengangkat Azalya untuk duduk disofa yang ada dikamarnya. Zayn memangku Azalya yang memang terlihat sangat lemas dan tidak bertenaga sama sekali.



Hari ini Azalya terlihat sangat manja an juga tidak ingin jauh dari Zayn. Membuat Zayn semakin heran akan sikap Azalya saat ini, tapi Zayn tidak ingin Azalya merasa tidak mendapatkan perhatian dan juga merasa jauh darinya.


Azalya memejamkan matanya kembali saat merasakan kehangatan jika berada didekat ranjang juga dalam pelukan Zayn seperti sekarang. Zayn juga sebenarnya sangat senang bisa selalu dekat dan seperti ini terus dengan Azalya.


Saat sedang menikmati waktu berduanya dengan sangat romantis. Ponsel Zayn bergetar dan itu adalah panggilan dari Chris yang mencarinya didalam ruangan sudah tidak ada lagi.


"Tuan Muda, apa anda sedang berada diluar?" tanya Chris saat panggilan nya diangkat oleh Zayn.


"Hmm" jawab Zayn dengan deheman saja.


"Saya hanya memberitahukan jika sebentar lagi akan ada meeting yang harus anda hadiri. Apa anda tidak bisa hadir saat ini? Atau kami semua harus menunggu anda kembali?" tanya Chris yang mana dia memberanikan diri untuk bertanya seperti itu pada Zayn.


"Saya tidak bisa hadir. Kau handle saja semuanya dengan baik, jika tidak. Maka kau sendiri yang akan mendapatkan akibatnya!" jawab Zayn dengan penuh penekanan.


"Baik Tuan Muda. Akan saya kerjakan sesuai yang anda inginkan" jawab Chris yang mana panggilan nya sudah terputus.


Zayn masih terus memeluk tubuh Azalya dengan sangat erat juga penuh kelembutan. Dia terus saja menciumi kening Azalya dengan perasaan yang sangat tenang dan juga bahagia.


"Siapa yang menghubungi hubby?" tanya Azalya dengan mendongakan kepalanya menatap wajah Zayn yang sedang menatapnya juga.


"Chris" jawab Zayn dengan datar dan juga terkesan dingin didalam pendengaran Azalya.


"Oh, apa hubby tidak akan kembali lagi kekantor?" tanya Azalya yang masih menatapi wajah Zayn penuh puja.


Zayn hanya mengangguk dan diam kembali memeluk Azalya semakin erat dan meletakan kepala Azalya pada dadanya lagi. Dia merasa sangat nyaman dan juga tenang dengan posisi seperti ini.


.


.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya ya...


subscribe dan pollow akun sosial media Othor juga ya. ...