
WARNING LAGI YA... PADA SENENG NIH JIKA ADA TULISAN BEGITU 🙊😁
☘️☘️☘️☘️☘️
"Meracaulah sweetie" ucap Zayn yang sedang menggempur Azalya dengan sangat mendominan hingga Azalya tidak bisa bicara apa-apa lagi, hanya ada suara-suara kenikmatan saja yang terdengar diantara keduanya.
"Abang, uh. Aku... Aku tidak kuat lagi" ucap Azalya yang sudah ingin keluar untuk pertama kalinya.
"Keluarkan saja sweetie" ucap Zayn dengan semakin kencang memompanya hingga terdengar lenguhan panjang dari Azalya yang bembuat Zayn terasa diremas dan juga diurut dengan sangat kencang.
Apa lagi ada yang hangat menyirami paria pait nya yang masih berada didalam surabi milik Azalya.
"Ugh" ucap Zayn yang mulai memompa lagi dengan perlahan tapi pasti setelah Azalya mulai menikmati lagi yang dilakukan oleh Zayn padanya.
"Gantian bang" ucap Azalya yang sekarang berada diatas.
Dia seperti sedang menaiki kuda lumping yang dengan sangat semangat nya membuat Zayn tidak bisa berkata-kata lagi dengan apa yang Azlaya lakukan diatasnya.
"Pelan-pelan sweetie" ucap Zayn saat Azalya seperti orang kesurupan, dia memompa dengan sangat kencan hingga suara penyatuan nya terdengar sangat kencang.
"Kenapa milik mu semakin nikmat dan sangat menggigit sweetie" ucap Zayn dengan de*ahan yang tidak pernah berhenti dari mulutnya.
Saat Azalya sudah mulai lelah dengan yang dilakukan Zayn membalikan posisinya dengan Azalya membelakangi nya.
Hingga hampir satu jam lamanya belum ada tanda-tanda dari Zayn yang akan keluar dengan cepat. Azalya sudah tidak bisa meracau lagi, dia benar-benar sudah sangat lelah mengimbangi Zayn yang memang sangat kuat dan tangguh jika urusan ranjang.
"Apa abang masih lama?" tanya Azalya yang sudah sangat kelelahan menghadapi na*su Zayn yang tidak pernah bisa berhenti jika belum membuat Azalya terkapar.
"Aku sampai sweetie" ucap Zayn dengan mempercepat temponya, hingga...
"Ugh... " Zayn langsung melenguh dengan sangat panjang hingga ribuan kecebong premium nya memenuhi rahim istrinya...
Azalya yang sudah sangat lelah tidak bisa melakukan apapun dan dia hanya memejamkan matanya saja. Walau rasa sakit nya sudah mulai berkurang karena tergantikan dengan rasa nikmatnya.
Tapi rasa ngilunya masih mendominan. Walau begitu Azalya sangat menikmatinya dengan sangat semangat.
"Thank you sweetie" ucap Zayn saat melepaskan penyatuan nya.
"Tunggu bang" ucap Azalya saat melihat Zayn akan beranjak dari tempat tidur.
"Hmm" ucap Zayn yang kembali dalam mode datar dan juga dingin nya.
"Tidak jadi!" ucap Azalya yang merajuk akan jawaban dari Zayn yang dingin dan datar kembali.
Zayn hanya mengerutkan keningnya saat mendengar ucapan Azalya barusan yang terkesan cuek padanya.
Zayn langsung bangkit dengan posisi masih polos tidak mengenakan sehelai benang pun ditubuhnya menuju kamar mandi.
"Ish, nyebelin banget sih! Tadi saja mesra banget, sampe panggil sweetie segala! Nah sekarang balik lagi menjadi kaku dan dingin" gerutu Azalya saat Zayn sudah masuk kedalam kamar mandi.
"Tapi kenapa bisa sangat enak ya tadi? Tidak seperti sebelumnya yang terasa sakit dan juga perih" gumamnya lagi saat mengingat yang tadi dia lakukan dengan Zayn.
"Tapi tetap saja aku kesal padanya yang tidak bisa manis dan romantis saat seperti ini. Jika sedang bercinta saja romantis dan juga sangat manis" gerutu Azalya lagi.
Sedangkan didalam kamar mandi Zayn sedang membersihkan tubuhnya dibawah kucuran shower dengan wajah yang sumringah
Anggap aja dikamar mandi ya...
Dia mengingat saat Azalya dengan liarnya bermain diatas dengan sangat lincah sekali. Membuat Zayn tidak bisa melupakannya.
Zayn sudah selesai dengan ritual mandinya, dia seperti sebelumnya akan membawa satu baskom air hangat dan juga sudah diberikan ramuan untuk bagian sensitive Azalya supaya tidak terlalu sakit jika berhubungan lagi dengan nya.
Juga akan terasa menggigit juga untuk miliknya yang berukuran panjang dan juga berurat.
"Abang mau apa?" tanya Azalya yang melihat Zayn menyibakan selimutnya hingga tubuh Azalya terekspos seluruhnya.
"Diamlah jangan banyak protes" ucap Zayn yang membuka kedua kaki Azalya supaya dia bisa mengobati lembah milik Azalya dengan air hangat yang dia bawa.
"Ssshhh" Azalya mendesis karena merasa geli dan juga terasa enak saat Zayn melakukan nya dengan sangat perlahan pada surabi miliknya.
"Aku bisa sendiri bang" ucap Azalya yang entah kenapa otaknya menjadi sangat mesum saat melihat Zayn dengan sangat tlaten dan juga lembut memperlakukan surabi miliknya.
"Diam dan nikmati saja" ucap Zayn dengan sangat tegas pada Azalya yang tidak mau diam saat dibersihkan.
"Jika kau tidak bisa diam. Maka akan aku ulangi lagi supaya kamu tidak bisa bergerak!" ucap Zayn dengan sangat tegas dan penuh ancaman.
"Ish, nyebelin" gerutu Azalya yang hanya diam saja menikmati apa yang sedang Zayn lakukan pada surabi miliknya itu.
Zayn sudah selesai dengan bagian tubuh paling sensitive dari Azalya. Dan dia mengangkat Azalya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya supaya lebih segar dan juga tidurnya nyaman.
Mereka berdua tidur saling memunggungi satu sama lain. Mereka berdua tidak ada yang mau menurunkan egonya masing-masing. Jika Zayn memang sudah biasa dengan kediaman nya dan tidak banyak bicara.
Tapi jika Azalya, itu sangat aneh dan tidak seperti biasanya yang selalu bar-bar dan tidak bisa diam. Walau hanya sebentar saja, tapi karena Azalya sudah kenyang dan juga lelah dia langsung memejamkan matanya dan terlelap.
Zayn yang memunggunginya tidak merasakan pergerakan lagi dibelakngnya langsung membalikan tubuhnya dan langsung memeluk Azalya memasukan nya kedalam pelukan hangatnya.
Keesokan harinya mereka berdua terbangun dengan posisi masih saling memeluk satu sama lainnya. Azalya tidak mau beranjak dari tidurnya dan malah mempererat pelukan nya pada Zayn.
Sedangkan Zayn yang sudah terbangun sejak tadi hanya menarik sudut bibirnya tipis. Dia juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Azalya padanya.
sudah cukup lama Azalya dengan posisi yang seperti itu. Azalya merasa tidak nyaman saat Zayn sudah ingin melepaskan pelukan nya pada Azalya, yang mana sudah merasa kesemutan dibangian tangan yang ditindihi oleh kepala Azalya.
Azalya langsung terbangun dan langsung beranjak pergi saat melihat ada Mom Vita sedang memandangi mereka berdua.
Azalya langsung menuju kedalam kamar mandi untuk segera membersihkan dirinya tapi tetap saja, yang namanya Azalya ya tetap saja Azalya yang selalu ceroboh.
BRUK...
KLUK...
"Aw, Mama!" ucap Azalya dengan sangat keras membuat Mom Vita dan Zayn langsung berlari menuju kamar mandi.
"Ya ampun Azalya" ucap Mom Vita yang melihat Azalya sudah menangis dengan sangat kencang dan juga kesakitan.
Bagaimana tidak kesakitan dia terpeleset dikamar mandi dengan posisi terduduk dan kaki yang tertindih oleh tubuhnya sendiri. Tanpa menunggu lama Zayn mengangkatnya dan membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur dengan masih menangis.
"Tenang sayang" ucap Mom Vita yang menenangkan Azalya supaya tidak menangis.
Zayn langsung menghubungi Aaron dan juga dokter khusus untuk menangani Azalya. Zayn mengambil air es untuk mengompres kaki Azalya yang sudah terlihat membengakak. Mungkin ada yang patah, apa lagi tadi saat terjatuh ada suara tulang yang matahari.
"Mama, sakit" ucap Azalya dengan masih menangis dalam pelukan Mom Vita.
"Sabar ya sayang. Dokternya sebentar lagi datang, tenang ya ada Mommy dan abang Z disini" ucap Mom Vita masih mengusap-ngusap punggung Azalya yang menangis sesegukan didalam pelukan nya.
"Sakit sekali Mom" ucap Azalya disela tangisnya yang masih sesegukan.
"Jika tidak mau sakit jangan ceroboh!" ucap Zayn yang langsung membuat Azalya semakin kencang menangisnya.
"Z, istri kamu sedang sakit seperti ini malah kamu marahi" ucap Mom Vita yang protes akan ucapan Zayn yang memang tidak salah.
Zayn hanya diam dan terus mengompres nya hingga Aaron dan seorang dokter wanita datang menghampiri mereka.
"Tuan Muda, apa yang terjadi?" tanya Aaron yang melihat Zayn mau mengompres kaki seseorang.
Zayn hanya menatap tajam pada Aaron yang malah bertanya, bukan nya segera mengobati Azalya yang sedang menangis.
"Maaf Tuan Muda" ucap Aaron yang langsung menunduk dan pandangan tertuju pada kaki Azalya yang sudah bengkak.
"Lukanya lumayan parah Tuan Muda, ini harus segera mendapatkan perawatan yang tepat dan juga melakukan scan untuk memastikan keadaan tulangnya" jelas dokter wanita yang sedang memeriksa kaki Azalya yang sangat bengkak.
"Kau siapkan mobil" ucap Zayn pada Angga yang berada tidak jauh dari mereka langsung sigap untuk menyiapkan mobil.
"Sakit, kenapa kamu pegang!" ucap Azalya yang membentak dokter wanita yang memegang kaki Azalya yang bengakak dan juga membiru.
"Maaf Nyonya, saya hanya memastikan jika lukanya tidak terlalu parah" ucapnya dengan wajah yang menunduk dan suara yang terbata-bata.
"Kau tidak melihat jika kaki ku ini terlihat bengkak dan juga parah! Masih bertanya lagi" Azalya semakin marah akan jawaban dari dokter tersebut.
.
.
.
Like, vote, komen dan hadiahnya ya guys.... Othor menunggu nya....