
Zayn masih mendengarkan apa yang mereka katakan pada Daffy, baik yang biasa saja atau paksaan mereka untuk menjadikan Daffy penggantinya yang baru dan bisa melawan nya dan menentangnya. Zayn hanya diam saja dulu sebelum melakukan penyerangan.
Sedangkan diluar keluarganya yang lain sedang melihat dan mendengar apa yang sedang mereka lakukan. Mom Vita hanya bisa menutup mulutnya dan tidak berhenti menangis saat pria yang dia nikahi selama puluhan tahun telah membohonginya dan juga menipu dirinya dengan sangat mudah dan dia begitu percaya padanya sepenuh hatinya dan jiwa raganya.
Tapi apa yang dia dapatkan adalah sebuah kecurangan dan juga penghianatan dari pria yang sangat dia cintai juga dia sayangi seumur hidupnya. Mom Vita sedang ditenangkan oleh Zia dan Alexa. Dimana mereka berdua memaksa untuk ikut juga bersama dengan para suami dan menguatkan Mom Vita.
"Mom, Mommy tenang dulu. Kita inginkan tahu apa yang dikatakan oleh mereka semua, dan apa rencana mereka semua. Aku tidak tahu apa yang akan Z lakukan pada mereka saat dia sudah terpancing seperti sekarang" ucap Zia yang memeluk tubuh Mom Vita untuk menenangkan nya.
"Iya Mom, yang dikatakan oleh Zia memang benar. Kita jangan dulu mengambil keputusan yang akan membuat Mommy semakin sedih dan juga khawatir. Mungkin disini Mommy harus memilih antara Zayn atau Dad Louis yang sudah berbohong pada kita semua. Bahkan dia dengan teganya memakai topeng malaikat untuk menutupi wajah aslinya" ucap Alexa yang sudah sangat geram akan semua yang dilakukan oleh Dad Louis.
Kembali kedalam mainson. Dimana Daffy sedang duduk dan Tami tidak lepas dari genggaman tangan Daddy. Dia tidak ingin jika Tami jauh darinya, mereka akan melakukan sesuatu padanya dan membuat dirinya lemah nantinya.
"Nak, dengarkan Mommy, Mommy mengatakan ini semua demi kebaikan kamu dan masadepan kamu sendiri. Apa lagi Mommy sudah menentukan siapa yang akan mendampingi kamu nantinya, bukan wanita seperti dua yang tentu saja tidak akan bisa mengimbangi kamu. Kami semua melakukan ini hanya untuk kamu, bukan untuk siapa-siapa sayang" ucap Mom Sandra yang memang sangat antusias untuk bisa menjadikan Daffy penerus Edison.
"Itu bukan untuk ku atau kebaikan ku Mom, ini semua untuk kebaikan dan menaikan apa yang Mommy inginkan selama ini bukan? Karena baik Mommy atau yang lainnya sama saja bukan keinginan nya? Hanya untuk menjadikan aku sebagai boneka yang bisa kalian kendalikan untuk bisa membuat kalian semua menikmati hasil dari apa yang aku dapatkan bukan" ucap Daffy yang membuat Dad Louis mengepalkan tangan nya menahan emosinya supaya tidak meluap.
"Jaga ucapan kamu Daffy! Jangan kurang ajar pada orang tua. Jangan mengikuti jejak Daddy kamu yang tidak pernah bisa berbakti pada orang tua" ucap Joyed yang malah ikut berbicara dan malah menjelek-jelekan Zico dihadapan Daffy.
"Berbakti itu pada orang tua sendiri, bukan orang tua yang bukan siapa-siapa, bahkan tidak pantas untuk mendapatkan itu semua" bukan Daffy atau siapapun yang mengatakan. Melainkan Zayn yang sudah masuk dengan santainya dan dia menghampiri Daffy juga Tami.
"Uncle, Daffy sudah khawatir jika uncle tidak datang" ucap Daffy yang langsung menghampiri Zayn sambil terus menggenggam tangan Tami.
"Sebaiknya kamu amankan dia, diluar ada keluarga kita yang lain. Dia bisa aman dengan mereka, kamu bisa kembali lagi kemari setelah membuatnya aman. Karena ini memang urusan kamu dengan mereka semua yang kamu anggap keluarga itu" ucap Zayn yang meminta Daffy mengamankan Tami.
"Iya uncle" jawab Daffy yang mengajak Tami keluar.
"Kak, sebenarnya ini adalah apa? Kenapa mereka mengatakan hal yang aneh? Maaf jika aku terlalu ikut campur dalam urusan keluarga kakak" tanya Tami yang menatap wajah Daffy sebelum dia masuk kedalam mobil, dimana disana ada Mom Vita, Alexa dan Zia.
"Nanti akan kakak jelaskan semuanya pada kamu tanpa kakak tutup-tutupi dari kamu. Tunggu aku kembali" jawab Daffy yang mengusap pipi Tami dan memintanya untuk menunggu sampai dia kembali lagi untuknya.
"Baiklah, aku akan menunggu kakak kembali" ucap Tami yang tersenyum untuk menguatkan Daffy dan memberikan nya semangat.
"Iya, kakak akan segera kembali" ucap Daffy yang mengusap kepala Tami dan dia segera masuk kedalam untuk menemani Zayn melawan mereka semua.
Setelah Tami masuk kedalam mobil, Daffy juga masuk kedalam mainson dan dia bisa melihat sudah ada pertempuran. Dimana satu melawan lima orang sekaligus, dan itu sangat tidak sebanding dengan kekuatan mereka.
PROK...
PROK...
PROK...
"Wah, Wah, Wah... Sungguh, kalian sangat pengecut. Melawan satu orang dengan lima orang sekaligus" ucap Daffy yang tepuk tangan dan menatap mereka semua satu persatu.
"Uncle baik-baik saja? Kita lawan mereka bersama-sama, sebentar lagi uncle Zio dan Zayd akan kemari" tanya Daffy saat melihat Zayn sudah kelelahan karena melawan lima orang tadi.
"Hmm, kita buat mereka mengakui segalanya didepan kita dan didepan semua keluarga" ucap Zayn yang menatap sekeliling dan melihat semua anggotanya sudah mengepung disana dan tanpa cela sedikitpun untuk para musuh masuk atau keluar.
Diatas pohon maupun diatas tempat lain sudah ada sniper dimana-mana, jika mereka melangkah sedikit saja akan langsung membuat kepalanya berlubang.
"Tuan Edison yang terhormat, tolong jelaskan semuanya pada kami berdua. Apa yang sebenarnya anda inginkan anda incar dari Mommy saya? Saya ingin anda mengatakan nya dengan jelas. Dan tidak ada yang anda tutup-tutupi" ucap Zayn yang bertanya pada Dad Louis.
"Hahaha" bukan nya menjawab pertanyaan dari Zayn dia malah tertawa terbahak-bahak dan tidak menanggapi ucapan Zayn sama sekali.
"Kau sungguh ingin tahu semuanya Mr. Z? Oh, bukan. King Z" tanyanya balik pada Zayn. Membuat semua orang yang ada disana membolakan matanya saat Dad Louis mengatakan King Z untuk Zayn.
"Katakan saja. Karena keponakan ku ini ingin mendengarnya langsung dari mulut seorang Edison" ucap Zayn membuat Dad Louis diam dan menatap Zayn dengan tatapan tajamnya.
"Pertama kali saya melihatnya, saya memang langsung jatuh cinta padanya. Tapi setelah tahu jika dia adalah seorang wanita yang dulunya sangat saya benci dan ingin saya hancurkan. Apa lagi dia menikah dengan seseorang yang paling saya benci walau dia dekat dengan saya. Bahkan kalian berdua tahu? Jika yang menciptakan perselisihan diantara Albert atau Surya dan Addofo hanya dengan membuat mereka berdua berseteru" ucap Dad Louis yang membuat Zayn sudah bisa menebak itu semua. Sedangkan Mom Vita yang mendengar itu semua hanya bisa diam dan menangis dalam diam. Sangat tidak bisa dibayangkan olehnya.
"Lalu apa lagi? Kenapa sangat berambisi untuk menjadikan Daffy penerus anda? Dan memimpin EDC.CORP, atau ada sesuatu yang anda sembunyikan dari kami semua? Katakanlah semuanya" tanya Zayn lagi yang memancingnya supaya dia mau mengatakan semuanya pada mereka dengan jujur.
"Dia akan menjadi perisai saya dan bisa saya gunakan untuk menekan mu. Tapi karena kamu sudah tahu segalanya, akan sulit untuk bisa melakukan itu semua. Tapi tidak perlu khawatir, karena kalian berdua sudah masuk kedalam sini untuk menyerahkan diri. Jadi tidak ada salahnya saya mengatakan semuanya sekarang" ucap Dad Louis membuat Daffy menggelengkan kepalanya dan dia tidak menyangka, jika orang yang awalnya menjadi panutan untuknya malah berniat buruk padanya.
"Lalu, apa ada hubungan nya dengan kematian bang Zi? Katakan saja semuanya, setelah itu kalian berhak melakukan apapun pada kami berdua. Karena kami hanya ingin tahu semuanya dari mulut anda Tuan Edison yang terhormat" tanya Zayn lagi, dia ingin supaya Mom Vita mendengar dan melihat segalanya. Memang semua yang pernah dia katakan itu adalah kebenaran.
"Tentu saja, kenapa masih mempertahankan pria yang tidak memiliki prinsip dan juga sangat plin plan dalam mengambil keputusan. Karena yang seperti itu tidak pantas mendapatkan kedudukan tinggi dan menjadi penerus" jawabnya dengan sangat ringan dan tanpa beban sedikit pun saat mengatakan semuanya.
"Kau memang ba*ingan Louis Edison! Kau bahkan dengan teganya membunuh putraku! Kau, kau tidak lebih dari seorang ba*ingan dan pembunuh!" teriak Mom Vita yang ternyata sudah masuk kedalam mainson dan melihat sendiri wajah pria yang dia cintai selama ini.
"Kau? Kenapa kau ada disini? Semua yang kamu dengar itu tidak benar honey, kamu jangan seperti itu" ucap Dad Louis yang membela diri supaya Mom Vita mempercayainya lagi.
DOR...
"Ini untuk suamiku" ucap Mom Vita dan dia tepat mengarahkan senjatanya pada kaki Dad Louis.
DOR...
DOR...
DOR...
"Ini untuk putraku" ucap Mom Vita sambil menangis walau dia yang sudah membuat Dad Louis tidak bisa bergerak. Karena sudah ada empat pluru bersarang pada kedua kakinya.
"Kenapa kamu melakukan ini semua padaku? Apa kamu tidak mengingat semua yang pernah aku lakukan padamu dan juga anak-anak mu? Bahkan aku rela tidak memiliki keturunan sendiri demi anak-anak mu itu. Aku sangat kecewa padamu Vita Ayla" ucap Dad Louis yang masih saja bisa bersandiwara, walau sudah diketahui oleh semuanya orang.
"Cukup. Cukup kamu mengatakan itu semua. Apa yang sudah kamu lakukan bahkan lebih buruk dan juga lebih kejam lagi. Apa kamu tidak bisa berfikir, jika yang kamu lakukan ini adalah sebuah kesalahan besar dan sangat tidak pantas disebut sebagai seorang Daddy. Karena kamu sudah membuat anak berpisah dari Ayah nya dan istri dari suaminya, juga Ibu dari putranya. Apa itu pantas mendapatkan semua yang seharusnya tidak kamu dapatkan? Tidak Louis Edison, tidak" ucap Mom Vita yang sudah berderai air mata dan dia berjalan mendekat kearah Dad Louis yang sedang merintih kesakitan karena tembakan yang diberikan oleh Mom Vita.
"Baiklah, aku memang pantas mendapatkan itu semua dari kamu. Tapi, kamu tidak bisa lepas begitu saja dariku Vita Ayla. Karena aku akan melakukan apa yang memang seharusnya aku lakukan sejak dulu padamu. Ssshhh, aku memang sudah melakukan apa yang ada dalam fikiran kamu. Tapi setidaknya aku sudah membuat kamu tersiksa dan menangis darah" ucapnya sambil berbisik dan dia mengatakan nya penuh dengan penekanan juga mengeluarkan sesuatu dari balik tubuhnya dan...
DOR...
DOR...
DOR...
BRUK...
"Mommy!!!" teriak Zayn membuat semua anggotanya langsung bergerak meringkus mereka semua yang ada disana.
"Mom, Mommy bertahanlah. Aku, aku akan membawa Mommy untuk berobat, dokter akan melakukan yang terbaik untuk Mommy" ucap Zayn yang akan mengangkat Mom Vita tidak jadi saat Mom Vita tidak ingin pergi dari sana.
"Z, maafkan Mommy nak. Mommy tidak pernah percaya dengan apa yang pernah kamu katakan pada Mommy, Mommy sungguh sangat menyesal telah salah memilih seseorang untuk bisa menjadi panutan untuk kalian semua. Maafkan Mommy nak, Mommy harus pergi" ucap Mom Vita yang mengucapkan dua kalimat syahadat sebelum akhirnya dia menutup matanya untuk selama-lamanya.
"Mommy..... " teriak Zayn dan semuanya orang yang ada diluar masuk untuk melihat apa yang terjadi.
Baik Zia maupun Alexa, mereka berdua langsung menangis dan memeluk tubuh Mom Vita yang sudah mendingin dan tidak bernyawa lagi. Mereka berdua langsung menyerang pria yang sangat mereka berdua hormati. Tapi ini balaasan yang dia terima dari pria paruh baya tersebut.
Zia juga melakuakan apa yang dia lakukan pada Mom Vita. Zia memberikan tembakan tepat seperti yang dia lakukan juga pada Mom Vita. Hingga Dad Louis juga tiada ditangan Zia dengan luka yang sama, tapi lebih parah dari semua itu.
Semua Orng benar-benar sangat terpukul akan kejadian ini. Terutama Tami yang melihat semuanya dengan mata kepalanya sendiri. Dia ditenangkan oleh Daffy dan dia tidak ingin jika Tami membicarakan hal ini pada orang lain.
"Kak, sebaiknya kita segera memakamkan Mommy. Mereka semua sudah kita amankan dengan baik, kita harus segera melakukan nya sebelum hari benar-benar gelap" ucap Zayd yang meminta kakaknya kuat dan tidak melakukan sesuatu yang membuatnya tidak karuan.
"Iya kak, nanti aku akan menyusul kalian kemrumah. Tolong lakukan yang terbaik. Aku akan melakukan apa yang seharusnya aku lakukan" ucap Zayn yang dijawab anggukan kepala oleh Zia dan yang lainnya.
"Kamu hati-hati Z. Jangan pernah mengampuni mereka semua yang telah membuat keluarga kita hancur seperti ini. Kakak tidak ingin jika mereka bisa bebas dan tenang-tenang saja. Buat mereka hidup segan matipun tidak mau" ucap Zia yang juga sangat marah pada mereka semua.
"Satu lagi Z, kakak tidak sudi jika dia harus dimakamkan dengan layak. Kakak minta berikan maya*nya pada binatang buas diluar sana. Dengan begitu dia tidak akan bisa tenang walau dia sudah mati" ucap Zia yang meminta itu semua pada Zayn.
"Iya kak, dengan senang hati aku melakukan semuanya itu. Dengan begitu dia bisa merasakan yang namanya penderitaan" jawab Zayn yang meminta anggotanya membawa mereka semua kedalam markas dan membawa tubuh yang sudah tidak bernyawa lagi menuju hutan yang dipenuhi oleh binatang-binatang buas.
Semua orang langsung masuk kedalam mobil untuk menuju rumah duka. Karena semuanya mendadak, semua orang bingung dan juga heran dengan apa yang terjadi. Tapi mereka hanya bisa diam dan mengatakan bela sungkawanya saja, dengan diikuti oleh orang-orang yang memang ingin melakukan nya.
Sedangkan Daffy mengajak Tami untuk pulang, karena dia tidak mungkin membawa Tami kesana. Dengan begitu, Daffy juga bisa mengabari ini pada Zaniya.
.
.
.
Tinggal beberapa bab lagi TAMAT ya... Karena ini sudah sangat panjang bab nya, tapi Othor sangat senang dengan semua ini. Semoga saja kalian akan suka dengan karya yang Othor berikan untuk reader semua....
Semoga bisa menghibur dengan karya Othor yang satu iniππ
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya untuk like, komen, vote dan hadiahnya ya... Apalah daya jika Othor tanpa kalian semua para reader kesayangan tidak melakukan itu semua....πππ
Terimakasih and happy reading....π€π€π€