
Saat turun dari mobil keduanya sudah disambut oleh beberapa pelayan yang sengaja menunggu kedatangan dua orang yang sudah memesan dengan langganan VVIP, jadi mendapatkan prioritas paling utama dari pada yang lainnya.
"Silahkan Tuan, Nona. Anda berdua sudah ditunggu oleh pemilik butik ini langsung" ucap pelayan yang menyambut Surya dan juga Vita.
Surya dan Vita langsung masuk kedalam setelah diberitahukan oleh pelayan yang memang sudah menunggu.
"Selamat datang dibutik saya yang biasa-biasa ini. Terimakasih Tuan Surya, anda mempercayakan butik kami ini" ucap pemilik butik tersebut menyambut kehadiran Surya dan juga Vita calon istrinya.
"Apa Nona cantik ini yang akan menjadi Nyonya Pratama Tuan? Anda sangat cantik sekali, pantas saja Tuan Pratama lambung tertarik akan kecantikan anda. Anda menginginkan gaun pengantin yang seperti apa Nona? Saya sendiri yang akan mendesign keinginan anda Nona" ucap pemilik butik tersebut pada Vita yang hanya diam menatap pada Surya yang hanya mengangguk mengiyakan jika Vita harus memilih sendiri.
"Saya hanya ingin gaun yang biasa-biasa saja dan juga tidak ingin terlalu mewah dan glamour. Saya hanya ingin yang sederhana dan juga terlihat elegant saja jika saya kenakan. Dan tidak terlihat aneh saja dikenakan oleh saya" jawab Vita yang ingin simple dan terlihat elegant.
"Ini adalah koleksi terbaru dari kami Nona. Karo kita coba dulu, jika ada yang tidak anda sukai atau ada yang kurang dari yang saya kenakan ini. Mari Nona" ucap pemilik butik tersebut mengarahkan Vita untuk menggunakan gaun yang dia design sendiri.
Vita keluar dengan menggunakan gaun yang dia inginkan dan terlihat sangat elegant juga terlihat semakin manis dan juga sangat cantik. Surya sampai dibuat terpesona dan dia tidak bisa berkata-kata lagi saat melihat pujaan hatinya keluar dengan gaun yang sangat cantik juga sangat pas membalut tubuhnya yang sangat ramping dan juga mungil.
"Kamu sangat cantik sweetie. Aku memang tidak salah memilih pendamping, kamu memang benar-benar bidadari surganya aku" ucap Surya yang mendekati Vita yang sedang berdiri menatap kearah Surya yang juga sedang menatapnya.
"Terimakasih Mas, yang ada ini gaun nya yang sangat bagus. Makanya aku terlihat cantik, Padahal kan aku biasa saja Mas. Nggak ada bagus-bagus nya bukan?" tanya Vita yang menatap pada Surya yang menggelengkan kepalanya tidak setuju dengan ucapan Vita, calon istrinya.
"Kamu memang sangat cantik dan memang sangat bagus dan cantik. Gaun yang biasa-biasa saja bisa membuat kamu cantik seperti ini, masa sudah cantik seperti ini dibilang biasa-biasa saja" ucap Surya yang menatap wajah Vita dan menangkup kedua pipinya.
"Jangan pernah menganggap diri kamu rendah. Karena kamu adalah permata yang selama ini aku cari dan juga cahaya yang bisa menerangi hari-hari ku yang gelap sebelumnya. So, jangan pernah merasa rendah. Oke" ucap Surya yang masih menangkup wajah Vita.
"Iya Mas. Aku akan mencoba untuk bisa seperti apa yang Mas katakan" jawab Vita yang mengangguk mengiyakan ucapan Surya.
Keduanya sudah berada didalam mobil kembali untuk kembali mengantarkan Vita kenlmali kerumahnya. Setelah sampai rumah Vita tidak langsung turun dari mobil Surya.
"Pernikahan kita adalah lusa, persiapkan diri kamu, jangan pernah berfikiran seperti tadi. Fikirkanlah kebahagiaan kita nantinya" ucap Surya saat Vita melepasakan sabuk pengaman nya dan menatap wajah pria yang sudah bisa membuatnya jatuh cinta.
"Iya Mas, Mas juga hati-hati dijalan. Jangan lirik-lirik wanita lain" ucap Vita saat akan keluar dari mobil Surya.
"Tidak akan sweetie, karena hanya kamu wanita yang bisa membuatku jatuh cinta dan hanya kamu" ucap Surya yang tersenyum pada Vita.
Setelah mengucapkan itu langsung tancap gas setelah melihat Vita masuk kedalam kontrakan nya. Surya langsung menuju kantornya karena memang masih banyak pekerjaan yang harus dia kerjakan sebelum pernikahan nya.
"Mark kau urus semuanya jangan sampai ada kesalahan dan selalu awasi calon istriku. Aku memiliki perasaan tidak enak" ucap Surya saat sudah sampai didalam perusahaan nya.
"Baik Tuan. Kami juga menemukan ini Tuan, sepertinya Nyonya mengenal Tuan Addofo Barnard Tuan" ucap Mark yang menyerahkan foto hasil dari anak buahnya yang bertugas untuk selalu menjaga dan mengawasinya.
Surya yang sedang berjalan langsung menghentikan langkah kakinya. Dia merasa heran, sejak kapan Vita menebak Addofo? Dia harus menanyakan nya langsung pada Vita supaya tidak terjadi kesalahfahaman diantara dirinya dan juga Vita.
"Kau terus awasi dia dan jangan pernah berhenti mengawasi dia dengan baik. Jangan sampai dia berbuat yang nantinya akan membuat pernikahan ku gagal" ucap Surya pada asisten pribadinya.
"Baik Tuan" jawab Mark yang langsung pergi setelah mengucapkan itu pada Surya.
Surya terus memikirkan semuanya yang dikatakan oleh Mark padanya. Dia mempunyai firasat yang tidak baik jika Addofo sudah mendekati Vita, Seperti akan ada sesuatu yang besar akan terjadi pada dua dan juga Vita. Lebih tepatnya Vita yang akan mendapatkan masalah.
.
Sudah tiba waktunya dimana pernikahan Surya dan juga Vita akan dimulai. Vita sudah dirias sedemikian rupa sehingga sangat cantik dan juga pangling.
"Kamu cantik banget Vit, selamat ya kamu sudah menjadi seorang istri. Kamu harus bisa mengimbangi Tuan Surya yang sangat sempurna. Semoga selalu bahagia dan segera diberi momongan" ucap sahabat Vita yang paling dekat dengan nya.
"Terimakasih ya, kamu sudah mendo'akan aku. Semoga kamu juga bisa mendapatkan uang seperti aku" ucap Vita yang mendo'akan sahabatnya juga.
"Ya sudah, kita sekarang turun sudah ditunggu sama suaminya kamu" ucap sahabatnya yang menuntun Vita untuk menemui Surya yang sudah menunggunya diballroom hotel.
Benar saja disana sudah menunggu Surya yang sudah sangat gagah dan juga tamvan nya. Surya menyambut kedatangan Vita dengan mengulurkan tangan nya pada Vita. Dengan senang hati Vita menerima uluran tangan dari suaminya.
"Kau sangat cantik sweetie" ucap Surya yang sudah berdiri disampingnya.
"Terimakasih Mas. Mas juga terlihat sangat tampan" jawab Vita dengan senyuman yang bisa membuat hati seorang pria semakin menginginkan nya.
'Kau bisa menikahinya Albert, tapi nanti. Akulah yang akan menikmatinya' ucapnya dalam hati sambil tersenyum penuh kelicikan didalamnya.
Dia langsung pergi dari ballroom hotel. Dia inginmerencanakan sesuatu yang akan menghancurkan persahabatan dan juga kepercayaan.
Setelah menerima tamu yang lumayan banyak pasangan pengantin itu sudah masuk kedalam kamar presidential sweet. Surya melihat Vita untuk yang pertama kalinya tidak menggunakan hijabnya, dan itu terlihat lebih cantik dan juga sangat berbeda.
"Aku melakukan ini hanya untuk suamiku. Siapapun suamiku nantinya, dan sekarang Mas lah suamiku. Jadi Mas yang melihat ini semua" jawab Vita yang membalikan tubuhnya menghadap kearah Surya yang sedang tersenyum menatap wajah Vita.
"Thank you my wife" ucap Surya yang langsung memeluk tubuh istrinya dengan mesra dan juga mengecup keningnya cukup lama dan juga penuh kasih sayang.
Keduanya saling berpelukan dan juga sangat mesra. Keduanya tidak langsung tertidur, dan mengobrol bersama hingga malam menjelang tiba-tiba kamarnya diketuk dari luar.
TOK...
TOK...
TOK...
"Maaf Tuan saya mengganggu waktu anda. Tiba-tiba ada masalah diperusahaan, yang tidak bisa saya handle" ucap Mark yang memohon maaf atas gangguan nya pada Surya yang baru saja habis menikah.
"Kita kesana sekarang" ucap Surya yang langsung masuk kembali untuk meminta izin pada Vita yang sedang duduk menunggunya.
"Sayang, maaf. Aku harus keperusahaan sekarang, disana ada masalah besar" ucap Surya yang langsung mengenakan pakaian nya kembali dan langsung pergi setelah berpamitan pada Vita.
"Mas, hati-hati" ucap Vita saat suaminya sudah tenggelam dibalik pintu.
.
Sedangkan diluar sana seorang pria sedang tersenyum dengan liciknya. Dia mengenakan sesuatu untuk bisa masuk kembali kedalam kamar presidential sweet.
TOK...
TOK...
TOK...
"Mas, katanya sedang ada masalah dikantor? Apa sudah selesai?" tanya Vita dengan heran.
"Sudah sayang, semuanya sudah Mark handle. Sekarang giliran kamu yang memuaskan aku sayang" ucap Surya yang ternyata kembali lagi.
"Tapi Mas, Iya pelan-pelan" ucap Vita yang sedang menahan wajah Surya yang sudah ingin menciumnya.
Vita menyerahkan apa yang memang harus dia serahkan pada suaminya. Vita langsung tertidur setelah melakukan itu dengan Surya, tapi ada sesuatu yang aneh pada Surya.
"Hahaha... Aku bisa memiliki istrimu seutuhnya dengan mudah Alberto, kau akan mendapatkan sisa dari ku. I'm sorry bro, aku hanya ingin mendapatkan apa yang kau punya saja" ucap Surya yang ternyata bukan Surya yang sebenarnya. Dia ternyata Addofo Barnard yang menyamar sebagai dirinya.
"Semoga saja benihku bisa langsung jadi padamu sayang. Kelak dia akan menjadi penerusku dan menguasai kerajaan bisnis yang ku miliki, karena aku tidak ingin menikah dan juga bisa menguasai dunia ini" ucapnya sambil menyeringai dan dia terus menatap wajah Vita yang sedang kelelahan akibat melayani na*sunya yang sangat besar dan juga membuatnya tidak sadarkan diri.
CKLEK...
Surya datang pada saat yang sangat tepat. Dimana memang Addofo sengaja menunggu kedatangan Surya untuk mengatakan jika dia sudah memiliki Vita dengan seutuhnya.
"Apa yang kau lakukan pada istriku!" tanya Surya yang sudah sangat murka akan adanya Addofo yang dengan santainya malah menatap Surya dengan wajah tanpa dosanya mendekati Surya yang menatapnya dengan sangat tajam.
"Sorry bro, aku baru saja melakukan itu pada istrimu. Oops, dia juga istriku juga sekarang. Kau hanya akan selalu mendapatkan sisa dari apa yang ku berikan padamu. Bukankah sejak dulu seperti itu?" ucapnya dengan wajah yang sangat menyebalkan dan itu membuat Surya semakin murka.
"Ini balasan yang kau berikan padaku disaat aku melakukan apapun untuk mu dan juga seluruh keluarga mu itu? Kau bukan manusia Addofo Barnard! Kau Iblis! Bahkan kau tega meniduri istri dari orang yang kau anggap sahabatmu sendiri!" ucap Surya yang sudah sangat murka dan juga kecewa menjadi satu. Dia benar-benar sudah dikhianati oleh orang yang selama ini dia percayai selama ini.
"Hahaha.... Kau memang dari dulu terlalu baik Alberto. Kau begitu mudahnya dibodohi oleh ku dan juga keluarga yang aku saja sangat membencinya. Bahkan kau tidak tahu bukan jika aku dan Louis tidak begitu menganggap mu sebagai teman, apa lagi sahabat. Sangat tidak mungkin, tapi aku seloyang sangat puas bisa membuat istrimu mend*sah dibawah kungkungan ku. Hahaha" ucapnya dengan nada yang sangat membuat semua orang kesal sekaligus membencinya.
SRAK...
Tanpa mengucapkan apapun lagi Surya mengeluarkan belati kesayangan nya untuk membuat luka seumur hidup Addofo dan akan sulit dihilangkan dengan mudah.
"Aaaa... Kau!!! Kau sudah melukai aset berhargaku!!" ucapnya dengan sangat kencang dan juga membuat Vita yang masih terlelap menjadi terjaga.
.
.
Maaf ya Othor telat terus up nya....
Semoga masih setia menunggu Othor up....