Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Salah memilih lawan



"Kenapa kalian berdua malah diam saja?" tanya Azalya yang menatap dengan sinis kedua orang yang sedang duduk dihadapan nya saat ini.


Azalya benar-benar membuat dua orang itu tidak bisa berkata-kata lagi saat mendengar ucapan dari Azalya. Apa lagi mereka berdua tahu jika barang yang melekat ditubuhnya itu bukanlah barang-barang biasa. Itu semua adalah barang branded dan juga Limited Edition.


Mereka pasti sudah tahu jika Azalya pasti mendapatkan suami yang bukan hanya kaya raya. Sudah pasti itu adalah seorang sultan dan mungkin juga memang dia bukan orang dari negara ini fikir mereka berdua.


"Apa tidak akan ada yang berbicara padaku? Oh, sayang sekali" ucap Azalya dengan tatapan yang sangat kecewa tapi juga sangat sinis pada mereka berdua.


"Azalya, aku. Aku minta maaf, sungguh aku tidak ada hubungan apa-apa sama dia. Kamu bisa percayakan sama aku" ucap wanita itu yang berubah menjadi wanita yang polos dan tidak tau apa-apa.


"Kalaupun ada hubungan juga tidak apa-apa. Gue juga tidak masalah dengan semua itu, yang jelas gue tidak apa-apa dan itu semua hak loe berdua kan? So, jangan sungkan lah sama gue. Karena gue sudah mendapatkan penanganan yang lebih sempurna dan segalanya. So, no problem for me okay" ucap Azalya yang memang sengaja untuk pamer pada dua lintah yang memang bisanya hanya menghisap darah dan dia orang ini bisanya menghisap kekayaan orang lain hingga habis. Jadi jangan harap bisa mendapatkan perlakuan bauk dari seorang Azalya yang sering dipanggil Azayn. Gabungan dari Azalya dan Zayn.


"Azalya, apa kamu sungguh sudah menikah? Kenapa tidak ada resepsi disini dan juga dimedia tidak ada kabar apa-apa dari keluarga kamu?" tanya pria yang memang sudah lama mengincar dan menginginkan Azalya untuk menjadi miliknya.


"Iya, untuk apa gue bohong coba. Apa untungnya buat gue bohong pada parasit seperti kalian berdua? Oops, sorry. Gue keceplosan" ucap Azalya yang memang sengaja menekankan kata parasit pada keduanya.


"Maksud kamu apa Azalya? Aku tidak seperti itu, kenapa kamu tega sekali mengatai ku seperti itu? Selama ini kita sudah berteman dan juga sudah sangat dekat. Kenapa kamu tega begitu pada ku?" tanya wanita itu yang sudah menampilkan wajah tanpa dosanya dan juga tidak berdaya nya pada Azalya.


"Iya iya, gue tahu gue salah bicara. Gue kesana lagi ya, suami gue pasti sudah nungguin gue" ucap Azalya yang langsung bangkit dari duduknya dan pergi begitu saja setelah mengucapkan kata-kata yang membuat mereka berdua semakin kesal pada Azalya yang terlihat sok dimatanya.


"Apa benar dialah sudah menikah?" tanya sang pria pada wanita disampingnya, yang hanya menggelengkan kepalanya saja menanggapi ucapan dari pria disebelahnya.


"Kita lihat saja, siapa pria yang sudah menjadi suaminya. Gue juga pengen lihat seperti apa dia" ucap sang wanita pada pria yang mengangguk mengiyakan ucapan dari wanita disampingnya.


Sedangkan Azalya langsung masuk kedalam mobil, dimana Zayn ternyata sudah bangun dan sedang menatapnya dengan datar. Zayn seolah ingin tahu dari mana Azalya tadi saat dia baru terbangun.


"Aku habis memberikan duo lintah itu pelajaran. Enak saja membuat ku seperti orang yang tidak tahu apa-apa dan terkesan seperti orang bo*oh saja" jelas Azalya yang tahu akan tatapan dari Zayn padanya.


"Siapa mereka berdua?" tanya Zayn dengan tatapan yang masih sama seperti tadi.


"Sudah ku katakan. Jika mereka berdua adalah lintah yang siap menghisap darah manusia dan apapun didekatnya. Dan keduanya itu adalah orang yang pernah dekat dan mungkin sangat dekat dulu, untung saja aku memutuskan untuk kuliah jauh dari sini. Jika tidak sudah dipastikan aku akan nangis-nangis dipojokan karena dikhianati oleh keduanya" jelas Azalya lagi yang sudah sangat kesal pada Zayn karena masih saja bertanya tentang dua lintah itu.


"Benarkah? Kenapa bisa dekat dengan mereka?" tanya Zayn yang malah menggoda Azalya dengan pertanyaan yang membuat Azalya semakin kesal dibuatnya.


"Iihhh... Hubby nyebelin!!" ucap Azalya dengan memukul-mukul lengan Zayn dengan lumayan keras dan membuat mobilnya sedikit bergoyang. Membuat fikiran orang yang ada luar menjadi berkeliaran kemana-mana.


"Sudah bisa diam dan tenang sekarang?" tanya Zayn yang menangkap kedua tangan Azalya yang sedang memukuli lengan nya.


Azalya yang ditatap seperti itu malah menghela nafasnya kasar lalu dia segera keluar dengan keadaan yng masih kesal dan jangan lupakan, penampilan nya juga sedikit berantakan karena dia tadi memukul-mukul Zayn lumayan mengeluarkan seluruh tenaganya.


"Hubby nyebelin!!" ucap Azalya yang menghentakan kakinya dengan lumayan keras pada tanah yang dia injak.


Lalu Azalya langsung duduk lagi dan memakan makanan yang ada didepan nya dengan sangat ra*us. Bahkan dia tidak memperdulikan penampilan nya yang masih sedikit berantakan, apa lagi rambutnya yang memang Azalya sengaja mengikatnya dengan asal.


"Apa kau tidak mau dengan penampilan yang seperti ini?" tanya Zayn yang sudah duduk dihadapan nya saat ini.


"Biarkan saja. Siapa perduli!" jawab Azalya dengan ketusnya dan langsung memakan makanan yang ada dihadapan nya dengan sangat kasar dan juga membuat mulutnya penuh dengan makanan.


"Tidak bisakah jika makan pelan-pelan?" tanya Zayn yang mengusap sisa makanan yang ada disudut bibir Azalya dengan ibu jarinya sendiri.


Azalya hanya diam mendapatkan perlakuan manis dari Zayn. Dan itu membuat keduanya orang yang sedang memperhatikan nya semakin penasaran dengan sosok pria yang duduk dengan Azalya dan juga bersikap sangat romantis juga terlihat sangat perhatian. Mereka berdua ingin sekali melihat rupa pria tersebut tapi tidak bisa. Karena pria itu juga menggunakan kacamata yang tidak dilepaskan.


"Apa masih menginginkan yang lainnya lagi, hmm?" tanya Zayn yang menatap Azalya hanya diam setelah memakan makanan dan juga minuman yang terhidang diatas meja yang disiapkan oleh Angga tadi.


"Hubby yang belum makan. Kenapa malah bertanya pada ku!" jawab Azalya yng masih ketidaknyamanan pada Zayn yang membuatnya kesal.


"Kalian belikan semua yang belilum dibeli bawa kemari secepatnya" ucap Zayn yang menatap Angga yang mengangguk mengiyakan perintah dari Zayn.


Dia juga tidurnya tangan sendiri untuk membawakan pesanan dari Zayn. Karena dia ingin memastikan jika makanan yang akan King nya makan baik dan layak untuk King nya makan. Jika tidak, maka bersiaplah akan mendapatkan akibatnya tanpa diduga.


Setelah menunggu beberapa saat, pesanan yang Zayn inginkan sudah terhidang dengan sangat rapih dan juga terlihat sangat enak-enak. Apa lagi mereka berdua yang akan menghabiskan nya berdua dengan sangat lahap.


Sedangkan dua orang yang tidak jauh dari mereka berdua malah terlihat sangat kesal saat melihat rupa Zayn yang sudah membuka sedikit masker yang dia kenakan. Walau wajahnya hanya terlihat separuh saja dan itu karena tertutup topi yang Zayn kenakan sedikit turun dan menutupi wajahnya setengahnya.


"Dia benar-benar tidak ingin jika orang lain mengetahui jika mereka berdua sudah menikah. Tapi bagaimana jika kita buat scandal tentang keduanya yang akan membuat keluarga Kusuma akan malu karena kejadian ini?" ucap sang wanita dengan seringai licik dibibirnya. Seolah sangat yakin akan berhasil dengan apa yang mereka rencanakan untuk Azalya dan Zayn.


"Itu adalah ide yang sangat bagus sekali sayang. Dengan begitu aku akan keluar sebagai korban yang disakiti oleh cucu bungsu dari Wijaya Kusuma yang sangat terkenal itu" ucap pria yang juga sudah sangat yakin jika mereka berdua tidak sedang diawasi oleh seseorang anggota Zayn yang sangat jeli dan juga kejam tentunya.


Mungkin saja mereka tidak akan bisa melihat hari esok jika mereka berani berbuat seperti itu pada King dan juga Nyonya mereka. Dan itu tidak akan mendapatkan toleransi sedikitpun juga dari anggota yang satu ini Zayn.


"Kita buat saja bertanya sekarang. Dengan begitu semua orang akan tahu siapa mereka berdua sebenarnya. Lebih tepatnya adalah wanita yang sekarang sedang makan dengan sangat lahapnya dengan pria yang dia bilang adalah suaminya itu" ucap pria yang sekarang malah mengepalkan tangan nya yang ada dibawah meja dengan sangat kesal dan juga marah menjadi satu. Pasalnya Azalya adalah wanita yang dia incar selama ini dan hampir saja bisa dia dapatkan dengan sangat mudah, jika saja dia tidak memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di negara lain.


"Kira-kira apa judul berita yang akan membuat berita ini akan viral dan juga banyak yang tahu dan mudah diingat oleh semua orang?" tanya sang wanita yang ternyata sudah mengambil gambar Azalya dan juga pria itu dengan posisi yang sangat bagus dan juga sangat pas. Karena posisinya Zayn sedang mengusap sisa makanan disudut bibir Azalya tadi.


"Tulis saja scandal putri konglomerat. Sudah beres, itu pasti akan booming dan juga viral dimedia sosial nanti. Kita hanya tinggal menunggu saja berita ini akan membuat mereka semua malu dan juga tidak bisa berbuat apa-apa nantinya" ucap sang pria dengan sangat percaya diri sekali jika ini akan segera berhasil melakukan semua ini.


"Benar juga" ucap sang wanita dengan senyuman yang mengembang dibibirnya seakan-akan puas bisa membuat Azalya dan keluarganya malu karena berita yang akan dia sebarkan.


Tapi belum sempat dia menyebarkan nya sudah ada berita yang menghempaskan dan juga terlihat sangat ramai sekali dibicarakan oleh orang-orang yang ada disana semuanya hampir membicarakan keduanya yang katanya tidak punya malu dan juga melanggar hukum dinegara ini.


"Mereka kenapa sih? Kenapa mereka semua melihat kearah kita dan menatap dengan penuh jijik? Ada apa sebenarnya ini semua?" tanya sang wanita pada pria yang juga sama bingungnya dengan sang wanita.


"Kenapa mereka semua seperti sedang membicarakan kita berdua? Padahal kan kita belum berbuat apa-apa untuk mereka berdua" ucap sang wanita yang memang masih belum mengunggah apa yang ingin dia sebarkan, tapi malah ada video tidak senonoh dari orang yang tidak dikenal masuk kedalam ponsel keduanya.


Mereka berdua tentu saja syok melihat itu semua. Pantas saja mereka berdua menjadi gunjingan dan juga menatap sinis semua pada mereka berdua. Videonya sudah tersebar luas dan itu membuat mereka berdua kalangkabut dengan scandal yang mereka buat sendiri.


Tiba-tiba ada sebuah pesan yang masuk kedalam ponsel mereka masing-masing dengan sebuah tulisan "KALIAN SALAH MEMILIH LAWAN!!!" begitu kira-kira isi pesan yang mereka berdua terima dari nomer tidak dikenal.


.


.


.


Yuk, kasih dukungan untu Othor supaya semakin semangat lagi untuk selalu up dan bisa banyak juga up nya....


Tinggalkan like, komen, vote dan hadiahnya... Juga subscribe dan pollow akun Othor 😉