Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Julidnya Chris Brown



Pintu lift terbuka dengan sangat lebar dan menampilkan wajah rupawan seorang Zayn. Tapi tidak ada yang berani mendekatinya dan menatap wajahnya yang ada semua yang berpapasan dengan nya langsung menunduk karena tidak berani untuk menatap wajahnya.


"Mister Z, anda sudah ditunggu oleh Tuan Lucas Dallas diruangan meeting" ucap sekertarisnya yang sudah menunggu kedatangan Zayn sejak tadi.


Zayn hanya diam dan melangkahkan kakinya menuju ruang meeting. Dia ingin tahu siapa orang yang dimaksud oleh sekertarisnya itu tentang Lucas Dallas. Apa mungkin orang yang sama dengan orang yang mengincarnya selama ini atau orang yang berbeda? Tapi Zayn tidak ingin terlihat terlalu ingin bertemu dan memastikan semuanya.


"Tuan Muda, anda mau sendiri atau kami semua menemani anda?" tanya bodyguard yang berada dibelakang nya saat ini.


"Kalian berdua seperti biasa. Tunggu dilur" ucap Zayn dengan tugasnya dan langsung menuju ruang meeting dan Chris membukakan pintu untuk Zayn bisa masuk.


"Selamat pagi Mister Z" sapa Lucas pada Zayn yang baru masuk kedalam ruang meeting.


Dia seolah yang memiliki perusahaan ini sedang menyambut klien nya yang baru datang. Zayn bisa melihat dan juga merasakan jika orang yang ada dihadapan nya saat ini adalah seorang penjilat ulung yang bisa dengan mudahnya menjerat siapa saja yang menurutnya sangat menguntungkan.


Zayn tidak menanggapi jangankan berbicara menyambut uluran tangan nya saja Zayn tidak. Dia sudah sangat jengah dan tidak suka akan hal itu, Zayn sudah bisa menebak nya walau dari jauh saja atau suaranya.


"Ternyata yang dikatakan oleh para pengusaha lain tentang anda memang benar. Jika anda ini sangatlah arrogant dan tidak mau menjabat tangan orang lain sekalipun itu adalah orang yang lebih tua atau klien anda sendiri" ucapnya menyindir Zayn yang hanya diam dan duduk dengan santainya dihadapan Lucas Dallas.


"Maaf Tuan Lucas, anda jika ingin menjalin kerjasama dengan perusahaan kami sebaliknya anda jangan mencari masalah dengan kami. Kami sudah untung menerima anda masuk kemari dan bertemu langsung dengan Tuan Muda kami" ucap Chris yang juga sangat tidak menyukainya.


Nada bicaranya juga sudah tidak bersahabat lagi. Chris yang terkenal pendiam dan tidak mau ikut campur juga sangat emosi mendengar penuturan dari Lucas Dallas.


"Lalu saya harus bicara seperti apa? Ini memang kenyataan yang ada dan juga ini adalah fakta yang tidak bisa dibantah bukan" ucapnya lagi dengan nada bicara yang sangat menyebalkan.


"Lebih baik anda dan sekertaris anda keluar dari perusahaan kami. Karena perusahaan kami tidak membutuhkan kerjasama dengan orang yang banyak bicara dan sedikit tindakan!" tegas Chris lagi.


Sedangkan Zayn hanya diam dan menatap Chris yang sudah tersulut emosinya. Karena ulah Lucas Dallas yang membuatnya geram tapi Zayn masih saja santai dan tanpa ekspresi nya seperti biasa.


"Anda akan menyesal karena sudah membuat saya malu dan juga mendapatkan penolakan yang sangat menyakitkan, jadi saya akan membuat perhitungan dengan anda! Terutama anda Mister Z" ucap Lucas Dallas sambil menunjuk wajah Chris dan juga Zayn secara bergantian.


Membuat Chris semakin geram dan juga ingin langsung menghajar pria paruh baya yang tidak jauh berbeda dengan Carlos yang selalu banyak bicara. Hampir saja Chris maju dan mematahkan tangan Lucas jika saja Zayn tidak bersuara untuk melerai Chris bertindak lebih jauh.


"Kau jangan tersulut emosi Chris. Kau akan sama saja dengan dia" ucap Zayn dengan tanpa ekspresi apapun dan juga tanpa melihat kearah keduanya.


Zayn hanya fokus pada berkas yang sedang dia baca saja. Dan itu semakin membuat Lucas semakin emosi. Karena sudah tidak dianggap dan juga sangat direndahkan oleh dua anak ingusan ini.


"Ingat baik-baik. Saya pastikan kalian berdua akan memohon-mohon untuk biasa kerjasama dengan saya! Jangan panggil saya Lucas Dallas jika tidak bisa melakukan itu semua padanya kalian berdua!" ucapnya dengan nada yang terdengar sangat yakin dan juga penuh dengan kesombongan.


"Wow!!! Saya takut sekali" ucap Chris yang malah mengejek dan juga julid pada Lucas Dallas dengan tatapan penuh permusuhan diantara keduanya.


Dan itu membuat Zayn hanya menggelengkan kepalanya mendengar ucapan yang dikatakan oleh Chris yang terkesan mengoloknya. Dan itu membuat Zayn merasa terhibur dengan yang dilakukan oleh Chris Brown.


Tanpa mengucapkan apa-apa lagi Lucas dan juga sekertarisnya langsung pergi begitu saja setelah mendengar ucapan Chris yang mengoloknya dengan terang-terangan didepan sekertaris dan juga Zayn tentunya.


"Apa kau sudah puas?" tanya Zayn yang masih membaca berkas yang ada dihadapan nya.


Chris yang ditanya seperti itu hanya diam dan hanya bisa menundukan kepalanya merasa malu akan pertanyaan dari Zayn untuknya.


Zayn langsung bangkit dari duduknya menuju ruangan kerjanya sendiri dan melanjutkan apa yang harus dia kerjakan disini. Karena semua pekerjaan nya dengan banyak dan juga tidak bisa dihitung bagaimana caranya Zayn mengerjakan semuanya dengan cepat dan juga teliti.


Chris mengikuti dari belakang dan menuju ruangan nya juga untuk melanjutkan pekerjaan nya juga sama dengan yang Zayn lakukan saat ini. Zayn langsung menghubungi Aaron untuk menanyakan keadaan Angga saat ini.


"Bagaimana keadaan nya saat ini?" tanya Zayn saat panggilan nya tersandung dengan Aaron yang sekarang sedang bersama dengan Angga.


"Hmm, lakukan yang terbaik untuknya. Karena masih banyak tugas yang harus dia selesaikan" ucap Zayn yang langsung memutusakan panggilan telpon nya dari Aaron.


Zayn menatap kedepan dengan menatapi jam tangan yang diberikan oleh singa, sahabatnya sejak beberapa tahun yang lalu. Zayn terus menatapi dan melihat ada sesuatu yang menyita perhatian nya pada jam tangan tersebut.


Zayn mengamatinya dengan sangat teliti dan juga dengan pandangan yang sangat jeli. Dia menemukan sebuah huruf Z dibaigan dalam jam dan itu harus dilihat dengan sangat teliti sekali. Jika tidak, maka tidak akan terlihat itu apa dan huruf apa.


"Siapa sebenarnya pemilik jam tangan ini. Andai saja mereka tidak memangsanya pasti masih ada bukti yang bisa membuat ku bisa tahu siapa pemilik asli dari jam ini" gumam Zayn yang masih terus menatapi jam yang ada ditangan nya saat ini.


"Apa Aaron bisa mencari tahu hanya dari tulang-tulangnya saja?" gumamnya lagi yang tidak fokus pada jam dan tidak mengerjakan pekerjaan nya yang tertunda.


Zayn menghubungi Aaron kembali untuk menanyakan bisa menyelidiki seseorang hanya dari tulangnya saja dan juga tengkorak yang tersisa. Baru akan menghubunginya ponselnya sudah bergetar lebih dulu.


Dan siapa lagi yang menelpon jika bukan Azalya yang selalu saja mengganggunya setiap saat sang juga setiap waktu.


"Ada apa?" tanya Zayn yang sudah mengangkat panggilan video dari Azalya.


"Tidak ada, hanya sedang merindukan hubby saja" jawab Azalya tanpa beban dan selalu tersenyum.


"Sedang dimana?" tanya Zayn yang melihat ada yang berbeda dari Azalya sekarang.


"Coba hubby tebak aku ada dimana?" Azalya balik bertanya dan itu membuat Zayn tidak menjawab pertanyaan Azalya melainkan meletakan ponsponselnya dihadapan dan Zayn melanjutkan pekerjaan nya kembali.


"Hubby sedang sibuk? Jika iya aku tutup saja ya, aku sedang menunggu Mama dan juga Mommy yang sedang belanja" tanya Azalya yang memperlihatkan dia sedang dimana dan dengan siapa.


"Se you By" ucap Azalya yang akan mematikan panggilan video nya dengan Zayn.


Zayn hanya menatap layar ponselnya yang sudah meredup dan sudah tidak menampilkan wajah cantik Azalya lagi.


"Dia sedang dimall" gumam Zayn yang baru mengingat perkataan Azalya tadi sedang berbelanja dengan Mommy dan juga Mama nya.


Zayn melanjutkan pekerjaan nya dan dia akan menyusul mereka tapi dia mendapatkan panggilan dari seseorang yang tidak dia kenal sama sekali. Dan itu membuat Zayn mengabaikan nya, tapi seseorang itu terus saja menghubunginya tiada hentinya.


Zayn langsung mengangkatnya saat panggilan sudah yang ketiga puluh kali. Dia terkejut karena yang menghubunginya adalah anggotanya yang baru dan dia mendapati orang yang sudah dibebaskan sudah ada dimarkasnya kembali.


Zayn segera bersiap untuk menemui orang itu. Dia adalah saksi kunci yang dimiliki oleh Robert Delwyn, jika dia bisa mengoreksi semuanya maka dia bisa menghancurkan Robert Delwyn dengan mudah san juga bisa mengetahui siapa dibalik Robert Delwyn itu sendiri.


Zayn mengunci semua pintu dan juga jendela. Dia juga memerintahkan dua bodyguard yang sedang berjaga tidak boleh ada orang yang mengganggu nya yang sedang bekerja. Jika ada yang berani mengganggu maka akan mendapatkan akibat nya.


Zayn langsung menggunakan pakaian serba hitamnya dan juga masker juga topinya seperti biasa. Zayn langsung menggunakan pintu rahasia yang menghubungkan dengan parkiran dibasement.


Dia melajukan mobilnya menuju markas untuk menemui pria yang sudah dia bebaskan dan juga ingin mengetahui keadaan nya sekarang yang anggotanya bilang diserang oleh kawanan serigala yang berjaga disekitar markas miliknya.


.


.


Othor sudah up 3bab ya... Awas saja jika masih bilang kurang banyak tak lempar sendal ya satu-satu 🙊🙊🙊


Awas jika tidak memberi Othor kopi dan vote nya 😅