Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Kencan



Azalya sudah siap dengan pakaian nya. Azalya menggunakan dress sebatas lututnya dengan lengan sebatas sikunya. Terlihat semakin cantik dan juga sangat imut, apa lagi rambutnya diceraikan dengan dibuat sedikit bergelombang dibagian bawahnya menambah kesan elegant dan juga sangat manis.



Zayn dibuat terpesona akan penampilan Azalya yang terlihat seperti anak remaja. Dia tidak berkedip sedikitpun saat melihat Azalya yang keluar dari walk in the. Zayn langung mendekat dan juga menatapnya dengan sangat dekat juga sangat mengagumi penampilan Azalya.


"By, apa ada yang salah dengan penampilan ku saat ini?" tanya Azalya saat melihat Zayn hanya diam saja menatapnya.


"Hmm" jawab Zayn yang hanya dengan deheman saja lalu dia pergi juga menuju ruangan walk in closet. Dia ingin mengganti pakaian nya juga, dia ingin mengimbangi Azalya yang sudah sangat cantik dan juga sangat imut.


Zayn mengenakan kemeja warna hitam dengan celana yang senada dan juga kemejanya dia lepaskan kancing bagian paling atas dan juga kedua. Bagian lengan nya dia gulung sedikit, terkesan semakin tamvan juga sangat keren jangan lupakan kacamatanya yang selalu menghiasi hidung mancungnya.



Anggap saja pake kacamata ya 😁😁.


Azalya langung menghampiri dan juga tersenyum pada Zayn. Zayn yang mendapatkan senyuman paling manis dari Azalya sedikit menarik sudut bibirnya. Azalya semakin senang dan juga bahagia bisa jalan berdua dengan Zayn.


"Bisa berangkat sekarang By?" tanya Azalya yang sudah menggandeng lengan nya dan mendongak menatap wajah Zayn yang lebih tinggi darinya.


"Hmm" jawab Zayn yang langsung menuju arah lift setelah mengambil dompet dan juga ponselnya. Dia sengaja mengenakan pakaian yang seperti itu, karena dia tidak memiliki pakaian lain yang lebih dari kemeja dan kemeja saja.


Saat sudah sampai dibawah dan juga ingin memasuki mobilnya, seperti biasa akan disambut oleh Max dan Jo yang selalu standby didepan mainson.


"Kita akan kemana Tuan Muda?" tanya Max saat sudah didalam mobil.


Zayn tidak langsung menjawab, dia malah menatap Azalya yang hanya diam dan juga menatap kearahnya. Azalya yang sadar akan tatapan Zayn dia langung mengatakan tujuan nya pada Max.


Jo segera mengemudikan mobilnya menuju taman kota yang sangat ramai dan juga terkenal akan keindahan nya juga. Azalya langung mengajak Zayn untuk bersua foto bersama dengan berbagai macam gaya. Sebetulnya yang banyak bergaya adalah Azalya, sedangkan Zayn hanya begitu-begitu saja. Wajah datar dan juga tanpa ekspresi.


Tapi Azalya sudah sangat senang saat melakukan nya dengan Zayn. Dia tidak ingin melewatkan kesempatan ini begitu saja. Dengan begitu Azalya bisa melakukan apa saja dengan Zayn ditaman ini.


"By, disini sejuk bukan?" tanya Azalya saat keduanya sedang duduk ditepi danau buatan yang sangat bagus dan juga sudah selesai dari terakhir kalinya mereka berada disini.


"Apa kau bahagia?" tanya Zayn saat melihat Azalya selalu tersenyum menatap kedepan sana. Azalya mendongak saat ditanya seperti itu oleh Zayn dan langsung mengangguk dengan senyuman dibibirnya.


"Sangat-sangat bahagia By. Apa hubby ingat? Jika disini adalah pertama kali kita bertemu untuk yang ketiga kalinya" ucap Azalya yang masih menatap manik mata Zayn.


"Apa yang kau ingat disini?" tanya Zayn dengan tatapan datar dan juga sangat tamvan.


"Saat aku menendang batu dan itu tepat mengenai kepala hubby waktu itu. Apa hubby ingat? Aku waktu itu sebenarnya sangat takut dengan hubby saat itu, dan itu juga takut jika tertangkap oleh orang-orang yang sedang mengejarku waktu itu" jawab Azalya yang masih menatap wajah Zayn dengan tatapan penuh pujanya.


"Lalu apa yang kau fikirkan saat malah mau ikut dengan ku? Apa kau tidak takut jika aku ini adalah bagian dari mereka atau malah lebih kejam dari mereka yang mengejarmu?" tanya Zayn dengan tatapan yang juga menatap Azalya dengan tatapan yang lebih hangat sedikit padanya.


"Entahlah, yang jelas instingku mengatakan jika hubby adalah orang baik dan juga dari wajahnya saja sudah terlihat. Masa orang yang seperti hubby bisa melakukan hal seperti itu apa lagi yang lebih kejam. Itu lebih tidak mungkin lagi kan" jawab Azalya dengan senyuman meringis menatap Zayn yang juga sedang menatapnya.


"Kenapa kau bisa seyakin itu?" tanya Zayn lagi yang sekarang menatap kedepan sana.


"Seperti yang ku katakan tadi By, jika insting dan perasaan ku mengatakan kalau hubby ini orang baik. Makanya aku mau ikut dan juga bisa sampai sekarang bisa menikah dengan hubby. Apa hubby yakin dengan kekuatan jodoh dan juga takdir?" tanya Azalya yang sekarang berpindah duduknya menjadi dihadapan Zayn yang sedang menatap kedepan menjadi menatap wajah cantik Azalya.


Zayn hanya menatapnya saja tidak menanggapi ucapan Azalya. Tapi dia tetap ingin mendengarkan cerita dari Azalya padanya. Azalya yang melihat wajah Zayn semakin bersemangat untuk mengatakan apa itu takdir dan juga jodoh.


"Jika kita berdua sudah ditakdirkan untuk bertemu dan juga kenal. Juga dijodohkan dalam ikatan pernihakan, jika tidak ada keduanya itu maka tidak akan ada pertemuan diantara kita berdua. Yang jelas semua ini sudah diatur oleh Author Atikah syarif yang menentukan jalan nya hidup kita berdua akan seperti apa kedepan nya. Aku hanya bisa memohon supaya do'a ku untuk selalu berdua dan juga bersama dengan hubby dikabulkan olehnya" jelas Azalya yang terus berceloteh dengan membawa-bawa nama Author segala. Membuat Author menjadi gemas pada Azalya, pengen karungin terus bawa pulang canda ding✌😁.


'Kamu benar, jika membahas tentang Author itu harus bisa menyatukan kita dan jangan pernah ada perpisahan diantara kita berdua. Jika dia masih ingin melihat matahari terbenam sore nanti!' ucap Zayn dalam hati yang mengancam Author nya dengan ancaman yang selalu dia gunakan untuk anggotanya.


"By, kita pergi saja yah. Aku sudah bosan berada disini" ucap Azalya yang sudah bangkit dari duduknya dan mengulurkan tangan nya pada Zayn.


Tapi baru saja mereka akan pergi dari sana keduanya bertemu dengan seseorang yang sangat keduanya kenal bahkan Zayn sudah mengenalnya lebih baik dan juga lebih dalam lagi dari Azalya.


"Hai Azalya" sapa seorang wanita cantik yang tidak lain adalah Kimberly yang juga sedang jalan berdua dengan seorang pria dengan pakaian yang terlihat sangat sexy.



Penampilan Kimberly ya.. Anggap saja sedang dengan pria😁.


"Oh, hai" jawab Azalya dengan senyuman terpaksanya.


"Jadi ini yang kamu pernah bilang jika kamu sudah memiliki kekasih?" tanya Kimberly dengan nada meremehkan, karena dia melihat penampilan Zayn yang menggunakan kacamata tebalnya dan dia tidak mengenali jika yang ada dihadapan nya adalah Zayn yang pernah datang kedalam mainson nya juga berkenalan dengan nya.


"Iya, perkenalkan. My husband" jawab Azalya dengan senyuman mengembang dibibirnya memperkenalkan jika Zayn adalah suaminya didepan wanita yang pernah menjadi teman dekatnya waktu pertama kuliah dan juga datang dikota ini.


"So you are married? With this man? (jadi kamu sudah menikah? Dengan pria ini?)" tanya Kimberly dengan menunjuk Zayn dari atas hingga bawah dengan tatapan meremehkan dan juga merendahkan.


"Memangnya kenapa? Apa ada yang salah dengan itu semua? Lebih baik suamiku ini dibandingkan dengan laki-laki yang berada disamping kamu yang this bastard man!!" ucap Azalya yang sudah tersulut emosinya karena Zayn direnadahkan oleh wanita yang sangat tidak dia sukai dihadapan nya ini.


"Apa kamu bilang!! Dengar! Bukankah waktu itu kamu yang mencoba merayunya, Hah!" bentak Kimberly yang tidak terima jika kekasihnya dikatai baj*ngan oleh Azalya.


"Tidak usah ngegas, bicara saja baik-baik. Jika pun didunia ini hanya ada satu laki-laki, aku tidak mau diberi laki-laki seperti dia. Sudah manis sepah dibuang" jawab Azalya dengan santainya dan itu membuat keduanya mati kutu dan tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Itu membuat Zayn semakin senang. Karena Azalya tidak mudah ditindas oleh siapapun.


"Sudah lah, kita pergi saja By dari sini. Gerah jika harus berlama-lama berada didekat dua pecundang ini" ucap Azalya yang menggandeng Zayn menjauh dari keduanya orang yang sedang menahan amarahnya.


Mungkin saja jika tempat ini sepi kedua orang itu akan berbuat kasar pada Azalya dan juga Zayn. Walaupun begitu para anggota Zayn sudah berjaga ditempat-tempat yang membuat mereka dengan mudah untuk melihat King dan juga Nyonya nya.


Dengan memberikan kode sebuah tatapan saja dari Zayn mereka semua tidak jadi untuk memberikan pelajaran pada dua orang yang sudah mati kutu oleh ucapan Azalya barusan. Azalya yang masih kesal Zayn ajak menuju suatu tempat yang tidak pernah didatangi sebelumnya oleh Azalya.


"Kita mau kemana ini By?" tanya Azalya yang baru sadar jika mereka berjalan semakin jauh dari danau dan juga lebih tepatnya Azalya dibawa memasuki sebuah ruangan yang sangat tertutup tapi terlihat sangat bagus jika dilihat dari luar saja. Apa lagi jika masuk kedalam sana.


"Apa kamu menyukainya?" tanya Zayn yang memperlihatkan sesuatu padanya.


"Emm, ini sangat bagus. Apa hubby yang membuatnya?" tanya Azalya dengan tatapan berbinarnya.


"Bukan, para pekerja kontruksi yang mengerjakan nya. Aku hanya memberinya uang dan memberikan ide untuk membuat ini semua" jawab Zayn dengan apa adanya pada Azalya.


"Ish, apa hubby tidak bisa hilang. Jika ini itu saya yang membuatnya" gerutu Azalya yang melihat Zayn memang tidak bisa bicara romantis atau banyak bicara manis atau membual.


"Jika itu bukan pekerjaan ku. Kenapa harus mengakuinya?" tanya Zayn lagi yang menarik tangan Azalya untuk masuk kedalam ruangan yang sangat bagus dan juga terlihat sangat sejuk dan juga asri. Walaupun ini didalam ruangan.


"Apa kau menyukainya? Ini sengaja tidak dibuka untuk umum, karena ini hanya untuk seseorang yang membuat inspirasi bisa terciptanya ruangan ini" jelas Zayn yang sudah masuk dan juga melihat-lihat isi didalamnya dengan berbagai pepohonan dan juga bunga-bunga yang sudah bermekaran.


Azalya hanya mengangguk setuju dengan yang dikatakan oleh Zayn. Karena dia sangat suka dengan alam dan juga yang berbau dengan hijau-hijau pemandangan dan juga pepohonan yang ada didalam ruangan yang sangat luas dan juga besar ini.


Azalya terus berlarian kesana kemari seperti bola yang menggelinding kesana kemari. Itu membuat Zayn semakin gemas dan juga ingin selalu mengurung Azalya didalam kamar dan melakukan iya iya dengan nya sepanjang hari.


.


.


Vote dan hadiahnya dong.....