Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Pengkhinat



Tidak terasa sudah sampai dihalaman rumah yang lumayan besar dikediaman Wijaya Kusuma. Azalya langsung turun dari mobilnya pergi dari hadapan Marco yang terlihat begitu menyebalkan baginya.


Saat memasuki rumah ternyata Opa dan Oma nya sedang ada tamu. Azalya langsung masuk saja kedalam dan tidak mau mengganggu Opa dan Oma nya.


"Itu lah cucu kami Mister Z. Maaf jika dia tidak sopan, dia memang seperti itu jika kami sedang menerima tamu. Dia tidak ingin mengganggu" ucap Oma Rena yang merasa tidak enak dengan tamu nya ini.


Sedangkan Marcos yang tahu ada King nya datang langsung menghampiri nya dan memberikan laporan nya hari ini. Semua yang dia lakukan dan juga Nona yang dia harus jaga seperti berlian.


"Saya akan segera pergi Tuan Nyonya. Saya masih ada urusan lain yang harus saya kerjakan. Saya permisi" ucap Zayn yang langsung undur diri setelah berpamitan dengan Tuan dan Nyonya Wijaya.


"Terimakasih untuk semuanya Mister Z. Maaf sudah merepotkan anda" ucap Tuan Wijaya dan juga Nyonya Wijaya pada Zayn.


"Sama-sama. Saya permisi" jawab Zayn yang langsung pergi dengan supir yang selalu standby kemana pun King nya pergi.


Azalya ternyata memandanginya dari arah balkon kamar nya. Dia sepertinya sangat familiar dengan wajah itu. Tapi Azalya lupa dia siapa dan dia juga bertemu dimana.


Zayn hanya tersenyum miring melirik sekilas wanita yang sedang memandanginya dari atas. Ternyata wanita inilah incaran Zian Alfonzo, Zayn ingin tahu seberapa kuatkah dirinya ingin mengincar wanita yang sudah ada didalam genggaman nya.


"Kita akan kemana King?" tanya anggota Zayn yang merangkap menjadi supir pribadi Zayn.


"Langsung ke EDC.CORP saja" jawab Zayn dengan singkat.


"Baik King" ucap anggotanya.


Mereka langsung melesat menuju EDC.CORP dimana itu adalah tugas utamanya. Sedangkan dari arah belakang sedang ada yang mengikuti mobil yang ditumpangi oleh Zayn.


"King, ada yang mengikuti kita" ucap anggotanya yang merangkap menjadi supir.


"Biarkan saja, mereka hanya para kecoa yang tidak ada apa-apa nya dibandingkan dengan mu sendiri" jawab Zayn dengan sangat santai.


"Turunkan kecepatan dan lihat apa yang terjadi" ucap Zayn memberi intruksi.


Dan benar saja para anggotanya yang lain sudah keluar dari arah yang berlawanan untuk menghadang mobil yang mengincar King nya.


"King" supir itu tidak berani mengatakan apa-apa. Dia hanya berdecak kagum pada semua pemikiran dari King nya ini.


"Lajukan kembali kecepatan nya. Sebentar lagi akan ada meeting penting" ucap Zayn yang langsung diangguki oleh supir nya.


Tidak menunggu lama atau memakan waktu panjang. Karena supirnya sudah sangat berpengalaman dalam mengemudikan mobilnya tanpa diragukan lagi kemampuan nya.


"Maaf Mister Z, anda sudah ditunggu oleh seseorang" ucap Chris pada Zayn yang sudah memasuki lift.


"Siapa?" tanya Zayn dengan tatapan datar nya dan sangat menusuk.


"Tuan Carlos Mister Z" jawab Chris dengan menunduk.


"Kenapa kau biarkan dia masuk? Bukankah sudah saya katakan. Jika saya sudah tidak ingin menemuinya lagi. Dan sekarang kau usir dia!" ucap Zayn tidak menerima bantahan.


"Maaf King. Akan saya kerjakan" jawab Chris yang langsung pergi dari hadapan Zayn.


Sedangkan Zayn langsung menuju ruang meeting untuk melakukan tugasnya memimpin rapat mingguan yang akan segera dimulai saat dirinya sudah masuk kedalam meeting room.


"Mister Z" ucap semua orang yang langsung membungkuk hormat pada nya.


"Kita mulai sekarang" ucap Zayn yang langsung duduk dikursi kebesaran nya dan menatap layar monitor besar dihadapan nya.


Zayn dengan seksama mendengarkan semua penjelasan dari semua manajemen. Dia diam berarti semuanya sesuai dengan keinginan dan juga standar dirinya.


Saat sedang ada penerangan tiba-tiba pintu ruangan dibuka secara paksa dari luar dan muncul lah orang yang tidak diharapkan.


"Kau yang membuat semua infestor ku pergi semua kan!" teriak Carlos saat sudah masuk kedalam ruang meeting dan langsung menghampiri Zayn.


Zayn tidak bergeming. Dia sepertinya tidak terusik sama sekali atas kehadiran tamu tak diundang nya.


"Anda harus segera keluar Tuan. Kami sedang melakukan rapat" ucap Chris yang sudah membawa dua bodyguard yang selalu standby didekat Zayn.


Tanpa menunggu King nya marah. Dua bodyguard itu langsung menyeret paksa Carlos agar langsung keluar.


"Lanjutkan" ucap Zayn setelah Carlos dibawa keluar oleh dua orang bodyguard dan Zayn tidak merasa terganggu sama sekali atas kejadian tadi. Dan menyuruh untuk lanjut.


Setelah selesai Zayn langsung menuju ruangan nya untuk membuat perhitungan pada Chris. Dia sudah punya rencana yang epic untuk Chris yang sudah ceroboh.


"Maafkan saya Mister Z" ucap Chris beberapa kali dia mengucapkan kata maaf pada Tuan Muda nya.


"Chris, apa kau sudah tahu apa kesalahan mu saat ini?" tanya Zayn yang sedang duduk dimeja dengan gagahnya menatap Chris penuh intimidasi.


"Kau yakin dengan jawaban mu itu Chris?" tanya Zayn lagi untuk memastikan.


"Yakin Mister Z" jawab nya dengan tegas.


"Baiklah jika itu mau mu. Kau datanglah ke mainson nanti sore. Karena disanalah hukuman kamu dilangsungkan" ucap Zayn langsung menuju kursi kebesaran nya untuk segera mengerjakan tugas nya.


GLEKKK


Chris menelan slivanya dengan sangat kasar. Dia pasti akan benar-benar mendapatkan hukuman yang lebih berat dibandingkan sebelum-sebelum nya. Chris berfikir hukuman nya hanya akan disuruh lembur dan juga bekerja hingga pagi dalam waktu satu atau dua minggu.


Tapi ini sangat berbeda dengan biasanya. Berarti ini adalah kesalahan terbesar dalam hidup Chris.


Sedangkan Zayn sudah menyeringai melihat Chris yang sudah sangat ketakutan karena ucapan nya barusan.


"Kau boleh keluar sekarang Chris" ucap Zayn.


"Dan jangan pernah kemari sebelum saya yang memanggil mu. Dan siapa pun tidak boleh masuk!" ucap Zayn lagi sebelum Chris pergi dari ruangan nya.


"Baik Mister Z" jawab Chris yang langsung keluar dari ruangan Zayn.


Zayn tidak melakukan pekerjaan nya. Dia langsung keluar melewati jalan rahasianya. Dia menuju suatu tempat dengan supirnya yang sudah berganti pakaian dan juga menggunakan topeng yang menandakan ciri khas dari anggota King Z.


"Semua sudah sesuai dengan prediksi kita?" tanya Zayn saat melihat tab yang ada ditangan nya.


"Sudah King. Semuanya sesuai dengan rencana dan target sudah masuk dalam perangkap" jawab anggotanya.


"Hmm" jawab Zayn hanya dengan deheman saja. Dan dia terus menatapi layar tab nya sehingga tatapan nya tertuju pada titik yang sudah ditandai nya tadi.


Zayn dan anggotanya langsung menuju lokasi tersebut. Yang mana anggotanya sudah berkumpul semua dan akan melakukan penyerangan terhadap klan nya yang sangat kejam dan juga licik.


Saat tiba dilokasi dan Zayn turun dari mobilnya diikuti oleh anggotanya. Dan juga disambut oleh yang lain nya.


Dan dari arah yang tidak diketahui tiba-tiba...


DOR...


Suara tembakan yang sangat nyaring terdengar dan..


BRUKK...


Zayn ambruk dan tersungkur dilantai dengan luka tembakan yang tepat mengenai dadanya. Darah berceceran dimana-mana. Bahkan Zayn juga mengeluarkan darah dari mulutnya.


"King!!!" teriak anggotanya yang tadi menjadi supirnya dan membawanya keluar dari tempat itu yang ternyata sudah dikepung.


Dan anggotanya yang akan mencoba menolong juga kena tembakkan yang sama didadanya juga.


"Ternyata tidak sesulit itu untuk mengalahkan King Z ini. Lihatlah dia, sudah tidak berdaya lagi. Hahahah" tawa seorang yang memang sudah mengincar Zayn sejak lama.


Mereka semua tertawa karena mereka merasa rencananya berhasil tapi ternyata mereka salah besar. Karena Zayn tidak akan dikalahkan semudah itu.


Flashback On...


"Kau yakin semuanya tidak ada kesalahan?" tanya Zayn dengan tatapan tajam nya.


"Benar King" jawab nya dengan yakin.


"Kita putar balik" ucap Zayn memerintahkan anggotanya untuk putar balik.


"Tapi King, ini.." belum sempat dia melanjutkan ucapan nya sudah mendapatkan sorotan tajam dan mematikan dari Zayn.


"Ada pengkhianat yang sudah membocorkan rencana kita. Kita ke plan C" ucap Zayn pada anggotanya yang sedang mengemudikan mobilnya.


"Baik King" jawabnya dengan mencengkram stir mobil dengan sangat kuat. Dia tidak habis fikir jika diantara mereka ada yang berkhianat pada King nya yang sudah membantu dan menolong mereka.


Zayn sudah memiliki rencana yang lain untuk melakukan penyerangan.


"Kita tetap pada rencana awal kita supaya tidak ada yang curiga jika kita sudah mengetahui rencana mereka. Tapi kau jangan pernah gegabah untuk menghabisi nya. Biarkan dia selamat dan dia bertemu dengan ku dimarkas setelah misi ini berhasil" jelas Zayn pada anggotanya yang selalu setia sejak awal ini.


Ini memang bukan hal pertama bagi Zayn mendapatkan pengkhianatan dari orang-orang nya. Sudah sering terjadi dan alasan nya tetap sama. Yaitu terpaksa.


Zayn sudah sampai lokasi dan juga sudah melihat wajah-wajah dari semua anggotanya dan juga klan nya yang menyamar. Dan benar saja dugaan Zayn jika dia langsung mendapatkan tembakan dari arah yang sudah dia prediksi sebelumnya.