Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Perubahan 100%



Sedangangkan Zayn hanya menatap sekilas lalu pergi begitu saja. Karena Zayn sudah ingin melihat kondisi pria yang sudah selesai melakukan operasi dan Alhamdulilah berjalan lancar dan langsung bisa sadar tanpa adanya koma atau tidak sadar dalam beberapa waktu.


"Bagaimana keadaan nya saat ini?" tanya Zayn saat sudah didekat Aaron dan dokter yang menangani pria tadi.


"Semuanya berjalan lancar King. Dan sekarang masih dalam tahap pemulihan" jawab dokter yang menanganinya.


"Hmm" jawab Zayn dengan deheman saja lalu dia pergi lagi dan tanpa diketahui oleh para anggotanya yang lain.


"Apa King sudah melihat pasien yang tidak mau bangun itu?" tanya dokter yang memang belum terlalu lama bergabung dengan Zayn jadi dia belum terlalu tahu akan Zayn seperti yang Aaron ketahui.


"Dia sudah bangun, entah apa yang King kalukan terhadapnya. Yang jelas dia sudah sadar dan mungkin akan sangat sulit mengendalikan nya. Karena dia masih beranggapan jika dia telah disekap kembali. Kita semua harus extra hati-hati dan menjaganya dengan ketat. Jika tidak ingin King murka" jelasnya yang memang akan ada masalah didalam markas kedepan nya.


"Kenapa kau bisa seyakin itu? Siapa pria itu sebenarnya? Kenapa kita harus menjaganya dan jangan sampai ada orang yang tahu?" tanya dokter yang sebut saja namanya Nio. Dia bertanya dengan beruntun dan itu sangat mengganggu pendengaran seseorang yang sedang mengawasi mereka berdua.


"Sebaiknya kau jangan banyak bertanya jika masih ingin selamat dan juga bekerja dengan tenang. Dengan begitu kau tidak akan mendapatkan masalah. Karena disini dinding pun bisa mendengar setiap yang kita bicarakan. Jadi diam dan bekerja dengan baik" ucap Aaron yang tidak ingin dokter baru ini akan menyusahkan dirinya dikemudian hari.


"Bertanya saja tidak boleh" gerutu dokter Nio yang melihat Aaron masuk kedalam ruangan rawat pria yang tadi dia tanyakan.


"Anda bisa mendengar dan melihat saya dengan jelas Tuan?" tanya Aaron saat melihat Austin sudah duduk sambil kakinya menjuntai kebawah.


"Perkenalkan, nama saya Aaron Ryan. Saya disini sebagai dokter yang menangani anda selama ini, dan ada bisa memanggil saya dengan nama depan saya. Anda tidak perlu khawatir akan mendapatkan masalah atau apapun itu. Karena ada sudah aman berada disini, jadi saya minta kerjasamanya dengan anda. Supaya tidak membuat King kami marah jika terjadi sesuatu pada anda" ucap Aaron yang memperkenalkan dirinya pada Austin yang hanya diam saja. Juga mengajak berbicara dengan baik supaya dia mengerti akan keadaan nya.


"Apa anda membutuhkan sesuatu Tuan?" tanya Aaron lagi, tapi tetap tidak ada jawaban apa-apa dari Austin.


"Baiklah jika anda tidak ingin mengatakan apa-apa pada saya. Saya akan menunggui anda disini, supaya anda lebih mudah jika membutuhkan sesuatu saya ada didekat anda" ucap Aaron lagi yang masih duduk untuk terus mengawasi dan juga melihat apa yang akan dilakukan oleh Austin terhadapnya.


Sudah beberapa menit berlalu tapi Austin tidak mengatakan apapun dan juga tidak bergerak sedikitpun juga. Membuat Aaron khawatir jika terjadi sesuatu terhadap pria yang dijaga oleh nya.


Aaron langsung menghampiri Austin yang masih diam dalam posisi semula. Aaron mendekat dan melihat Austin yang menatap kosong dan seperti tidak memiliki jiwa didalam raganya. Seperti raga tanpa jiwa yang dimiliki oleh Austin.


"Tuan, jika anda ingin segera sembuh dan bisa membalaskan dendam anda sebaiknya anda jangan seperti ini. Kami, terutama King kami sudah banyak membantu anda untuk bisa selamat dan bisa seperti sekarang ini. Apa anda tidak ingin melakukan itu semua?" tanya Aaron yang memancing Austin untuk bisa mengeluarkan suaranya dan bisa tahu apa didalam fikiran nya saat ini.


"Apa yang kau maksud?" satu pertanyaan yang sejak tadi Aaron tunggu bisa dia dengar juga.


"Seperti yang saya jelaskan tadi pada anda Tuan. Anda sudah diselamatkan dari orang-orang yang ingin membunuh anda perlahan-lahan dan bisa menguasai apapun yang anda miliki" jelas Aaron lagi dengan senyuman dibibirnya menatap Austin.


"Apa yang harus saya lakukan sekarang? Seluruh keluarga saya sudah dihancurkan, tidak ada yang tersisa lagi dalam hidup ini. Apa lagi yang harus saya perjuangkan jika sudah tidak ada lagi semua itu" jawab Austin yang menatap lurus tapi tetap kosong.


"Apa anda yakin jika akan ada keajaiban?" tanya Aaron yang merasa sudah bisa mengajak Austin berbicara.


"Apa mungkin ada yang seperti itu. Saya tidak percaya itu semua, karena semuanya hanya bullshit" jawab Austin yang belum menyadari jika dia sendiri lah yang mendapatkan keajaiban iti sendiri.


"Apa anda tidak percaya jika King kami bisa melakukan itu semua? Karena yang saya tahu namanya lain dari King kami itu keajaiban dan kematian. Jadi anda sudah bisa merasakan keajaiban nya sendiri. Jadi sekarang hanya tinggal memberikan kematian pada orang yang sudah membuat hidup anda seperti ini. Apa anda tidak ingin itu?" tanya Aaron yang memang paling bisa menyulut api dalam sekam.


"Apa maksud anda dengan keajaiban yang sudah diberikan King kalian kepada saya?" tanya Austin yang tidak mengerti dengan yang dikatakan oleh Aaron padanya.


"Anda bisa melihat ini semua" ucap Aaron yang memberikan beberapa lembar foto yang sengaja dia ambil saat baru pertama melihat Austin yang belum mendapatkan perubahan sembilan puluh persen dalam seluruh tubuhnya dan juga wajahnya sendiri.


"Ini? Ini semua saat... " Austin tidak melanjutkan ucapan nya dia langsung menatap Aaron yang juga menatapnya.


"Itu keadaan anda beberapa bulan yang lalu. Anda mengalami koma cukup lama dan itu semua berkat King kami yang melakukan keajaiban atau kematian terhadap anda. Dan King kami menginginkan keajaiban, jadi seperti yang anda rasakan saat ini. Dan ada bisa melihat perubahan seratus persen dari wajah anda" ucap Aaron yang memberikan cermin kepada Austin untuk bisa melihat wajahnya sendiri.



Wajah Austin yang baru.



Wajah Austin sebelum perubahan seluruhnya.


"Kenapa wajah saya berubah semua? Dan ini, ini semua karena keajaiban yang King anda lakukan untuk saya? Apa tujuan nya yang sebenarnya?" tanya Austin pada Aaron yang masih menatapnya.


"Jika masalah itu saya tidak tahu. Karena yang ada didalam fikiran King kami tidak bisa ditebak dan itu sangat diluar dari dugaan orang-orang biasa seperti kami ini" jawab Aaron yang memang belum tahu apa yang diinginkan dan direncanakan oleh King nya.


"Lalu apa yang akan dilakukan olehnya terhadap ku?" tanya Austin yang masih belum mengerti dengan semua ini.


Apa lagi semuanya dirubah dan hanya menyisakan otak dan juga kenangan-kenangan masalalu dan juga ingatan-ingatan yang masing membuatnya semakin tidak ingin hidup. Dan sekarang dia bertemu dengan seseorang yang lebih misterius lagi dari sebelumnya.


"Saya tidak tahu. Jika anda ingin mengetahuinya maka anda harus bisa membuat King kami percaya pada anda dan mau menemui anda lagi seperti tadi. Jadi mulai sekarang anda jangan membuat masalah dimarkas kami ini. Karena hanya ini tempat paling terkaman dan juga terlindungi dari orang-orang luar yang ingin mendekat" jawab Aaron yang memberikan ultimatum supaya Austin tidak membuat masalah dikemudian hari. Aaron hanya berdo'a tentang itu semua.


"Jika saya membuat masalah atau ingin kabur dari sini, apa yang akan terjadi?" tanya Austin dengan tatapan tajam dan juga penuh selidik.


"Anda bisa melihat keluar" ucap Aaron yang membuka tirai yang menutup kaca berukuran sangat kecil jika dilihat dari luar. Tapi dari dalam adalah kaca yang sangat besar dan juga tebal. Mungkin saja tidak bisa dipecahkan menggunakan sembarang benda.


"Anda bisa melihat sendiri bukan? Jika diluar sana banyak binatang buas yang siap menerkam anda kapan pun anda mencoba kabur" ucap Aaron yang memperlihatkan sekumpulan serigala dan juga berbagai jenis binatang buas lainnya yang ada disana.


"Apa King anda bisa melewati berbagai binatang didepan sana?" pertanyaan konyol yang keluar dari mulut Austin.


"Mereka adalah binatang taklukan dari King kami. Kami saja diperingatkan untuk selalu menggunakan mobil yang kuat akan serangan binatang-binatang itu jika masih ingin hidup" jawab Aaron dengan pandangan terus kedepan.


"Ada seseorang yang sengaja datang kemari untuk menemui King kami. Tapi belum menemui King kami dia sudah mendapatkan sambutan dari mereka semua yang menyambutnya dengan berbagai macam serangan yang mereka lakukan. Untung saja nyawanya masih bisa diselamatkan, jika tidak?" ucap Aaron yang mengibaskan tangan nya seolah sedang menerbangkan sesuatu.


"Jadi ada yang sudah mencobanya? Dan itu semua tidak pandang siapa-siapa yang melewatinya?" tanya Austin lagi yang dijawab anggukan oleh Aaron.


Austin jaya diam dan menatap kedepan sana. Dimana semua binatang yang sedang berkumpul mengerumuni makanan yang sengaja diberikan seseorang untuk mereka semua. Dan itu semakin membuat Austin semakin takut dan juga tidak berani untuk melangkah sedikit saja untuk keluar dari markas ini dengan selamat.