Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
PENZ.DRC



"Jika anda ingin ganti rugi itu silahkan saja ambil. Dan anda harus segera pergi dari sini dan jangan pernah menginjakan kaki anda diperusahaan ini lagi!" ucap Zayn dengan telak sambil melemparkan sebuah cek yang sudah dia tulis.


"Baik saya akan segera pergi. Ingat satu hal, jika perusahaan ini rugi karena pemimpin nya seperti anda!" ucap nya sambil menggebrak meja dan mengabil cek tersebut langsung pergi begitu saja.


"Tuan Muda, apa anda tidak salah? Itu adalah uang pribadi ada" tanya Chris dengan tatapan tidak percaya nya.


Karena Tuan Muda Z memberikan nominal uang tidak sedikit untuk klien yang tidak tahu diri itu. Sedangkan Zayn hanya diam dengan tatapan datarnya. Dia ingin melakukan apa yang memang seharusnya dia lakukan.


"Chris, kau buat perusahaan nya bangkrut dan tidak akan ada yang bisa membantunya kecuali EDC.CORP" ucap Zayn dengan tegas dan tanpa bantahan.


Semua klien yang masih berada didalam ruangan rapat ini semakin tegang. Masalah nya mereka juga menjalin kerjasama dengan perusahaan milik Carlos. Jika perusahaan itu bangkrut, maka mereka juga akan ikut hancur.


Mereka ingin protes akan ini, tapi mereka tidak punya keberanian sebesar itu untuk protes pada Tuan Muda Z yang sudah sangat disegani dan juga ditakuti.


"Apa ada pertanyaan?" tanya Zayn dengan tatapan datar nya.


"Maaf Tuan Muda Z, saya hanya ingin bertanya soal perusahaan kami yang ikut berdampak dam masalah ini, jika anda membuat perusahaan Carlos bangkrut" ucap salah seorang memberanikan diri.


"Mundur dan ambil semua saham atau apa pun yang berhubungan dengan perusahaan Carlos" jawab Zayn dengan santai nya.


"Benar juga. Saya akan menarik semua saham yang ada pada nya, dan akan menanamkan pada perusahaan lain yang lebih baik dari milik nya" timpal salah seorang lagi dan semuanya kompak.


Ternyata inilah cara Zayn untuk membuat Carlos bangkrut. Dia sudah merencanakan semua ini dengan sangat matang. Zayn sudah lama ingin membuat Carlos bertekuk lutut pada nya karena sudah seenak udelnya meminta ganti rugi sebanyak 100%. Dan itu terbukti jika semua orang akan pergi satu persatu dari Carlos.


Dan disaat bersamaan ponselnya berdering dengan nama pemanggil Jeff, Zayn langsung beranjak pergi dari ruangan rapat tanpa mengucapkan sepatah kata pun pada semua orang.


"Ada apa Jeff?" tanya Zayn setelah mengangkat panggilan dari Jeff.


"King, disini sedang ada masalah. Anda bisa kesini sekarang" ucap Jeff. Dan Zayn langsung mematikan panggilan nya lalu pergi menuju mobilnya.


Zayn mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh, dia seperti pembalap professional yang sedang berada didalam arena sircuit.


Tak membutuhkan waktu lama, Zayn sudah sampai dimarkas nya. Dia langsung masuk setelah anggota nya mengurus mobil yang tadi dia kendarai.


"Apa yang terjadi?" tanya Zayn saat sudah bertemu dengan Jeff.


"Aaron ingin bicara penting pada anda tentang pasien yang anda tolong waktu itu king" ucap Jeff dengan tegas.


Tanpa bicara lagi Zayn dan Jeff masuk kedalam ruangan perawatan Austin Harold yang sedang berbaring lemah diatas ranjang pasien.


Dan disana sudah ada Aaron menunggu king nya datang menemui nya.


"Ada apa?" tanya Zayn setelah bertatap muka dengan Aaron.


"Dia baru saja mengalami henti jantung selama beberapa menit. Dan sekarang kondisi nya sudah lebih baik. Mungkin karena beradaptasi dengan anggota tubuh yang baru king maka nya sempat mengalami henti jantung" jelas Aaron dengan sangat jelas.


"Hmm" jawab Zayn dengan tatapan datar dan dingin nya.


Dia menatap wajah Austin Harold yang sedang terlelap karena habis operasi besar yang dilakukan nya. Bahkan mungkin seluruh anggota tubuh nya semua adalah milik orang lain kecuali otak nya yang bukan.


Zayn langsung menuju pintu keluar lagi untuk melakukan tugas lain nya. Dia akan menemui seseorang yang sudah membuat Austin Harold menjadi seperti ini. Dia bahkan akan menemui keluarga nya yang sangat kejam itu.


"Jeff kau ikut dengan ku" ucap Zayn dengan berjalan tegap menuju kearah mobil nya.


Dan mobil nya sudah berganti warna lagi. Yang tadinya hitam mengkilat sekarang menjadi biru mengkilat.


Jeff yang mengendarai mobilnya, dia juga menggunakan topeng yang sama dengan Zayn. Zayn ingin semua orang tidak mengenali topeng yang selalu ia kenakan. Setiap hari akan berganti-ganti menggunakan nya.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu setengah jam, mereka sudah sampai didepan sebuah mainson yang sangat mewah dan juga sangat elegant.


Mereka berdua disambut dengan sangat baik. Karena sekarang Zayn sedang menggunakan nama perusahaan nya sendiri yang dia beri nama PENZ.DRC.


"Selamat datang Mister Z" sambut seorang pria paruh baya yang seorang pria muda juga ada dihadapan Zayn.


Sekarang Jeff yang menemani nya. Karena Zayn tidak mungkin jika harus membawa Chris bersama nya. Karena semua lengusaha tahu jika Chris adalah tangan kanan EDC.CORP.


Mereka bertiga berjalan menuju ruang tamu mainson Harold yang seharusnya terjadi milik Austin Harold. Tapi keluarga toxic ini sudah merebutnya dari orang yang berhak.


"Silahkan duduk Mister Z" ucap pria paruh baya yang bernama Robert Delwyn yang tidak lain dan tidak bukan adalah sahabat dari Albert Halord Ayah dari Austin Harold.


"Tuan, saya merasa tersinggung dengan kedatangan anda kemari. Karena orang besar seperti anda masih mau bertandang ke kediaman saya" ucap Robert Delwyn berbasa-basi.


"Hmm" jawab Zayn dengan deheman saja.


Sedangkan Jeff tersenyum paksa dan juga dengan sengringai licik. Mereka berdua sebenarnya sangat muak dengan tua bangka ini yang terlalu banyak basa-basi.


"Ada gerangan apa anda datang kemari?" Robert mulai bertanya serius.


"Seperti yang anda tahu, jika Mister Z ingin menjalin kerjasama dengan perusahaan HARD.CORP" ucap Jeff mewakili king nya berbicara.


"Oh benarkah, jika itu benar saya akan dengan senang hati menandatangani kontrak" ucap Robert dengan sangat senang mendengarnya.


Dia berfikir jika sudah bekerjasama dengan PENZ.DRC akan menambah pundi-pundi kekayaan nya. Dia sudah membayangkan nya dengan sangat semangat.


"Apa anda sudah membawa berkas nya Mister? Jika sudah kita resmi menjalin kerjasama" ucap nya dengan sangat antusias.


"Tentu, kami sudah menyiapkan nya. Karena memang itulah tujuan kami datang kemari" jawab Jeff.


Jeff mengeluarkan berkas dari tas yang harus ditandatangani oleh Robert. Dan juga diterima oleh Robert dan tanpa membaca nya lagi dia langsung menandatangani nya.


"Show is time" gumam Zayn dengan menarik sudut bibirnya tipis. Saking tipis nya tidak bisa dilihat oleh orang yang ada disitu.


"Ada yang ingin anda tanyakan Mister?" tanya Edward yang melihat Zayn seperti mengucapkan sesuatu.


"Tidak" jawab Zayn singkat padat dan jelas.


"Oh, baiklah" jawab Edward dengan menganggukan kepala nya mengiyakan ucapan Zayn.


"Maaf Tuan, saat nya makan siang" ucap seorang maid memberi tahu.


"Baiklah, Mister mari kita untuk makan siang bersama" ucap Robert mengajak tamu nya untuk makan siang bersama.


"Mari Mister" ucap Edward mempersilahkan Zayn dan Jeff menuju ruang makan.


Disana juga ada istri dan anak perempuan nya Robert yang sudah menunggu mereka berdua. Dan ternyata anak dari Robert adalah Kimberly Delwyn dan istri nya bernama Rebecca Delwyn.


"Silahkan Mister nikmati lah makanan nya" ucap Rebecca dengan senyuman yang sangat menjengkel kan.


"Maaf jika saya lancang Tuan Robert. Mister Z adalah Muslim, jadi tidak bisa ikut makan bersama" ucap Jeff mewakili king nya.


"Oh benarkah? Pantas saja tadi tidak menyentuh minum yang kami sediakan. Maaf Mister Z kami tidak tahu akan hal itu" ucap Robert sambil membungkukan tubuh nya beberapa kali.


"No problem" ucap Zayn dengan datar nya.


"Jika begitu kami akan menyiapkan makanan halal untuk anda Mister Z" ucap Rebecca lalu menyuruh koki untuk memasak kan makanan untuk Zayn.


"Tidak perlu, saya akan menunggu saja. Jika diperkenan kan saya ingin berkeliling disini" ucap Zayn dengan wajah yang tanpa ekspresi apapun.


"Silahkan Mister Z, biar maid kami yang akan mengantarkan anda berkeliling disini" jawab Robert dengan senang hati.


"Jika begitu saya akan melakukan nya" ucap Zayn.


Zayn diantar oleh maid untuk berkeliling mainson, Zayn melihat disini ada yang janggal. Dia seperti melihat seseorang yang sangat dia kenal. Dia menyusuri lorong demi lorong yang ada didalam mainson Harold.


Hingga kaki Zayn berhenti didepan sebuah pintu ruangan yang ada didepan nya. Seperti sebuah gudang atau tempat tidak terpakai.


"Kenapa Mister Z?" tanya seorang maid yang suaranya tidak asing ditelinga Zayn.


.


.


.


Siapa ya kira-kira maid itu???


Yuk ramaikan babnya dengan komen, like,vote dan hadiahnya untuk Othor receh ini...