Mr. Z CEO Of The Mafia

Mr. Z CEO Of The Mafia
Apa!!! Azalya diculik



Jika sudah seperti ini Angga akan menunggu Zayn terbangun karena seperti biasa jika dlsetelah minum obat akan tertidur dalam beberapa menit.


Sambil menunggui King nya Angga mengerjakan tugas sampingan nya menjadi seorang asisten bagi Zayn. Dia dengan cekatan melakukan tugasnya dengan sangat baik dan juga teliti.


Saat Angga sedang mengerjakan tugas nya ada seseorang yang ingin memasuki ruangan tersebut. Angga sudah bersiap dengan senjata yang selalu dia bawa dibalik jas yang dia kenakan.


Angga benar-benar langsung menodongkan nya pada seseorang yang berhasil masuk kedalam ruangan yang tidak diketahui oleh orang lain selain orang kepercayaan dari Zayn sendiri.


"Kau rupanya. Aku kira siapa" ucap Angga saat melihat Jeff yang memasuki ruangan tersebut.


"Aku justru yangvmerasa terkejut dengan kehadiran mu yang mendadak dan menodongkan senjata padaku. Dan jika kau tidak bersuara maka kau juga hanya tinggal nama saja" jawab Jeff dengan panjang lebar.


"King?" Jeff tidak melanjutkan ucapan nya karena melihat King nya sedang terlelap dengan damai nya.


"King baru saja meminum obat, makanya dia terlelap" ucap Angga dengan langsung duduk ditempatnya semula.


Disaat keduanya sedang mengerjakan tugas yang mereka berdua bisa Zayn terbangun dari tidurnya yang hanya beberapa menit saja. Walau hanya sebentar tapi bisa memulihkan tenaga dan juga kesehatan nya.


"Apa anda mau kesuatu King?" tanya Angga yang sudah bersiap akan bangun.


"Tidak perlu" jawab Zayn yang hanya menyandarkan punggung nya disandaran sofa setengah berbaring.


"Ada laporan yang harus anda baca dan pelajari King" ucap Jeff yang menyerahkan berkas pada Zayn.


Zayn dengan sangat teliti membacanya dan juga mempelajari apa saja yang harus dia rubah dan dia tambah dalam poin-poin yang ada didalam berkas tersebut.


"King, Robert ingin segera bertemu dengan anda lagi setelah waktu itu anda menemuinya" ucap Jeff memberitahunya pada Zayn.


"Kau atur saja supaya saya tidak menemuinya. Rasanya ingin melenyapkan nya jika melihat wajah bagai tak berdosa nya" jawab Zayn dengan sangat dingin dan tidak menerima bantahan.


"Baik King. Akan saya laksanakan, dan sejauh ini dia tidak memaksa untuk bertemu dengan anda" ucap Jeff yang sedang menatap Zayn yang seperti tidak bersemangat.


"Apa yang kau inginkan Jeff. Kau mau mati!" ucap Zayn dengan tatapan membunuh nya.


"Ti... Tidak King, saya masih ingin hidup" jawab Jeff yang sudah ketakutan akan tatapan tajam dari Zayn.


"Angga, kau ambilkan ini dan ini" ucap Zayn yang memberikan sebuah gambar pada Angga untuk mengambil barang tersebut dari tempat penyimpanan nya.


Angga langsung pergi setelah melihat apa yang dibutuhkan oleh King nya saat ini. Setelah Angga pergi Zayn membahas masalah dengan Robert yang masih membuatnya semakin penasaran dan juga terlihat sangat janggal.


"Apa yang sedang King cari tahu dari Robert Delwyn?" tanya Jeff dengan sangat hati-hati mengatakan nya pada Zayn.


Karena Jeff tahu jika King nya paling tidak suka dengan orang yang dia sebutkan tadi. Apa lagi dia yang sudah membuat masalah lebih dulu dengan King nya.


"Dia memiliki pelindung yang kuat. Salah melangkah sedikit saja, akan berakibat buruk pada nyawa kita sendiri" jawab Zayn dengan tatapan yang lurus kedepan.


"Maksud anda dia memiliki kekuatan yang melindunginya seperti seorang mafia?" tanya Jeff dengan tatapan yang tidak percaya.


"Iya, tugasmu sekarang adalah menyelidiki siapa dibalik semua itu. Jika kau sudah tahu, diam dan lakukan dengan senyap" jawab Zayn dengan seringai tipis dibibirnya.


"Anda memang yang terbaik King. Makanya saya tidak salah memilih pemimpin" ucap Jeff dengan pandangan mengagumi kearah King nya ini.


"King, ini yang anda inginkan" ucap Angga setelah menemukan apa yang diinginkn oleh Zayn tadi.


"Hmm" jawab Zayn dengan deheman saja.


Zayn membacanya dan juga memahami apa arti didalam tulisan tersebut. Sedangkan kedua orang yang sedang berada didekatnya hanya saling pandang dan mengedikkan bahunya saja.


"Jeff kau suruh orang-orang mu untuk datang kebandara. Karena calon mertua ku akan segera datang" ucap Zayn tanpa mengalihkan pandangan nya dari kertas yang sedang dia baca.


"Apa orang-orang ku harus menjemput nya atau hanya memantau nya saja King?" tanya Jeff yang tidak ingin berbuat kesalahan.


"Jemput saja langsung. Bilang pada mereka jika orang-orang mu adalah suruhan dari kedua orang tua ku" jawab Zayn yang memberikan perintah nya untuk orang-orang nya Jeff.


"Ada masalah King" ucap Angga dengan takut-takut menyampaikan kabar dari anak buahnya.


"Apa?" tanya Zayn pada Angga yang belum bercerita dengan benar.


"Nona, Nona Azalya menghilang" jawab Angga dengan menundukkan kepalanya.


"Apa maksud mu?" tanya Zayn yang langsung bangkit dari duduknya dan menatap tajam pada Angga.


"Tadi Nona meminta izin keluar mainson. Dan orang-orang yang ada dirumah ditugaskan untuk menjaga dengan ketat, tapi saat salah seorang ada yang menabrak Nona Azalya orang suruhan saya ingin menolong nya tapi sudah tidak ada titempat semula" jelas Angga yang sudah sangat ketakutan.


"Kapan dan dimana kejadian nya?" tanya Zayn yang langsung bergegas mengenakan perlengkapan perangnya.


"Dijalan Aa King" jawab Angga yang juga bersiap akan melakukan penyelamatan juga pada Nona nya.


Tanpa menunggu lagi Zayn dan juga Angga langsung pergi menuju tempat parkir mobilnya tadi. Zayn langsung meretas semua CCTV yang ada diseluruh jalan yang dilewati oleh Azalya. Dan memang benar, jika dari mereka keluar dari mainson sudah dibuntuti oleh orang yang sama dengan orang yang tadi mengikutinya tadi.


"Kita ambil jalan pintas yang lebih cepat. Azalya sedang dalam bahaya saat ini" ucap Zayn yang memberi perintah pada Angga.


"Kau suruh juga semua orang-orang mu untuk bersiap ditempat yang sudah saya bilang tadi" ucap Zayn langsung memberikan intruksi pada Angga dan para anggotanya.


"King, jalan disini sengaja diblok supaya anda atau siapa pun tidak bisa melewatinya" ucap Angga yang melihat jalan didepan nya sudah diblok.


"Tabrak saja. Jangan turun dari mobil, ini hanya jebakan yang mereka pasang disini" ucap Zayn menyuruh Angga menabrak yang ada didepan mobilnya.


Dengan patuh Angga melakukan apa yang dikatakan oleh Zayn. Benar saja jika dibalik itu semua ada beberapa orang yang sedang menunggu nya dengan berbagai alat yang mereka gunakan untuk menyerang.


"Didepan masih ada lagi" ucap Zayn yang sudah menandai tempat yang sudah ditunggu oleh mereka untuk menyarangnya menggunakan tembakan jarak dekat maupun jauh.


"King, ada penembak jitu diatas sana" ucap Angga yang melihat kearah gedung bertingkat dimana tempat paling atas ada seseorang yang menggunakan sniper untuk membidik Zayn tepat dikepalanya.


"Lajukan lebih cepat mobilnya dalam hitungan ke 3. Sekarang!" ucap Zayn yang langsung dipatuhi oleh Angga.


Dengan begitu tembakan yang dilayangkan meleset dalam jarak 0,01cm. Jika saja perhitungan Zayn meleset maka kepalanya lah yang menjadi taruhan nya.


"King, anda tidak apa-apa?" tanya Angga yang masih melajukan kendaraan nya dengan kecepatan penuh.


"Seperti yang kau lihat. Sekarang persiapkan diri kamu dan juga orang-orang mu saat ini. Karena didepan sana akan ada para an*ing liar yang menghadang" ucap Zayn lagi.


An*ing liar yang Zayn maksud adalah para orang-orang yang akan menghadang mereka seperti kawanan an*ing liar yang menyerang dengan mem*abi buta tanpa ampun. Zayn dengan kecepatan fikiran nya dan juga alat canggih selalu yang dia bawa kemana-mana.


Dia sengaja melewati jalanan yang ini supaya dia bisa mengurangi jumblah orang yang akan menyerang mereka. Dengan begitu bisa menghemat energi saat menghadapi ketua dari orang yang sudah membawa kabur Azalya.


"Kita sudah mengepung dari segala arah King" ucap Angga setelah memerintahkan semua orang-orang nya melawan musuh yang sedang menyekap Nona Azalya.


"Lakukan dengan rapih dan juga buat semuanya jera karena sudah membuat masalah dengan ku!" ucap Zayn dengan api amarah dimatanya.


"Siap King. Kami akan memberikan mereka kenangan-kenangan yang akan selalu mereka ingat seumur hidup mereka" jawab Angga dengan seringai licik diwajah nya.


Jika siang hari seperti ini Zayn tidak akan pernah muncul menampakkan diri. Karena bisa saja akan ada yang mengenalinya jika tidak hati-hati dalam hal ini.


"King anda harus tetap didalam mobil saja. Karena sangat berbahaya untuk keselamatan anda sendiri. Serahkan semuanya pada kami semua untuk menanganinya" ucap Angga dengan langsung pergi menuju kedalam markas mereka untuk misi penyelamatan.


Angga sudah benar-benar melakukan apa yang dia katakan tadi padanya Zayn. Dia masuk dengan sangat gagah nya sambil membantai semua orang yang menghalanginya untuk bisa masuk.


.


.


Othor masih menunggu belas kasihan dari kalian semua untuk memberikan like, vote, komen dan juga hadiahnya.....


Jangan lupa subscribe 🙏🙏