
Zayn terus menatapi foto Azalya dan juga batu nisan nya. Zayn juga meletakan foto USG twins baby Z yang sekarang ikut dengan Mommy nya meninggalkan Zayn sendiri dan tidak bisa bertemu kembali.
"Kalian harus bisa tenang disana. Daddy mungkin tidak akan kembali lagi kemari untuk menjenguk atau melihat kalian. Daddy akan menjadi Daddy yang baru, dan mungkin akan lebih kejam dari Addofo" gumam Zayn yang mana disana ternyata ada Zoya yang melihat semua itu sangat juga disana ada Addofo juga.
"Apa ini perbuatan anda? Jika iya, saya menyesal telah menyelamatkan nyawa anda dari racun yang Z berikan pada anda" ucap Zoya pada Addofo yang berdiri disampingnya.
"Untuk apa membela diri jika itu bukan Daddy yang melakukan itu semua. Karena untuk bisa memegang sesuatu saja meminta bantuan orang lain, jika tidak percaya yang sudah" jawab Addofo yang terkesan menjawabnya dengan berbelit-belit dan tidak nyambung.
"Saya memang tidak pernah bisa percaya pada anda" jawab Zoya yang langsung pergi mendekati Zayn yang masih menatapi foto Azalya dan USG twins baby Z nya dan mengusapnya.
"Untuk apa kakak datang lagi kemari? Dan juga membawa orang yang ikut terlibat dalam masalah ini?" tanya Zayn saat merasakan ada seseorang yang datang mendekatinya dan itu adalah Zoya.
"Kakak hanya ingin memberikan semangat dan juga menyerahkan pria yang kamu maksudkan tadi. Kakak tidak akan melarang kamu jika akan membunuhnya, walau didepan mata kakak sendiri" jawab Zoya dimana dia malah ikut berjongkok disamping Zayn.
"Apa yang kakak dengan tadi benar Z? Jika kamu tidak akan kembali lagi kemari? Kenegara kelahiran kamu sendiri? Apa yang bisa kakak bantu dan mungkin kakak bisa melakukan apa yang kamu inginkan" tanya Zoya yang mana sekarang berdiri menatap Zayn dan juga foto Azalya yang sedang tersenyum.
"Kakak tidak perlu melakukan apa-apa untuk ku. Aku hanya minta tolong pada kakak untuk mengatakan maaf ku pada Mommy yang tidak bisa menemuinya lagi. Dan tidak akan kembali lagi kemari, itu saja" ucap Zayn yang langsung bangkit dan pergi dari makam Azalya.
Zoya hanya menatap punggung Zayn yang sudah menjauh darinya dengan ketiga orang pria yang selalu berada didekatnya. Dan juga selalu melindunginya dalam keadaan seperti apapun.
.
Zayn sudah berada didalam mobilnya untuk segera kembali lagi menuju America untuk menyusun dan juga mencari tahu siapa yang sudah berani mengusiknya dengan membuat orang yang dia cintai harus pergi selama-lamanya dari sisinya.
"King. Kita tidak menemukan apa-apa didalam rumah persembunyian Nyonya, dan juga tidak ada ketakutan kejanggalan didalamnya. Hanya menemukan ini saja" lapor Jeff yang menyerahkan sebuah kalung yang dia hadiahkan untuk Azalya sebelum kembali ke negara ini.
'Tunggu, dia hanya mirip dan juga menggunakan pakaian yang sama saja. Tapi dia tidak menggunakan cincin yang ku berikan untuknya. Sweetie, apa kamu masih ada dan masih baik-baik saja? Jika iya aku akan mencari kamu dan akan membawa kalian kembali. Aku berjanji akan itu semua' ucap dalam hati Zayn yang menatap cincin yang dia kenakan.
Cincin yang dia beli sendiri untuk dirinya dan juga Azalya. Zayn kembali bersemangat untuk bisa menemukan Azalya, meski dia harus menyamar atau mungkin melakukan segala hal untuk bisa menemukan nya secepatnya.
Zayn menyusun rencana untuk bisa menghabisi Robert Delwyn yang ternyata adalah dalang dari semua yang terjadi padanya dan juga pada istrinya hingga dia harus berpisah.
"King, saya menemukan orang yang menggunakan cincin yang sama persis dengan apa yang ada katakan tadi pada saya dan yang lainnya" ucap Marcos yang menyerahkan foto yang anggotanya ambil secara diam-diam pada suatu desa terpencil dan juga jauh dari mana-mana.
Zayn menatap cincin itu memang benar itu adalah cincin yang dia berikan untuknya. Zayn juga baru mengingat jika didalam kedua cincin tersebut adalah alat pelacak yang sengaja Zayn tanamkan didalamnya.
Zayn mengecek pad dan benar saja yang dikatakan oleh Marcos, jika cincin itu adalah ditempat yang sama tapi ada titik lainnya lagi. Dan ini membuat Zayn terkecoh dengan semua ini, Zayn memerintahkan Angga dan yang lainnya untuk membawa dua orang yang mengenakan kedua barang tersebut dan mereka mendapatkan nya dari mana, sehingga dia bisa menggunakan kedua benda tersebut.
Setelah berhari-hari bahkan berbulan-bulan tapi belum ada titik terang yang bisa menunjukan keberadaan Azalya. Dia seakan memang sedang bersembunyi dari semua orang, dan termasuk dari dirinya.
"King, kedua wanita yang anda maksud menggunakan cincin tersebut sama sekali tidak sedang hamil atau keduanya sedang mengandung salah satunya" lapor Jeff yang menyerahkan data-data dua wanita yang mengenakan cincin yang Zayn berikan untuk Azalya.
"Kamu dimana? Apa twins baby Z sudah lahir? Kenapa kamu bersembunyi juga dariku?" gumam Zayn yang menatap wanita yang mengenakan cincin pernikahan nya dengan Azalya.
"Mereka berdua juga berada ditempat yang berbeda dan juga berjauhan King. Apa mungkin semua ini hanya Nyonya ingin bersembunyi dulu?" tanya Angga yang juga ikut mencari dan menatap foto yang diberikan oleh Marcos dan juga Jeff.
Zayn hanya diam saja menatap dan juga memikirkan apa yang harus dia lakukan. Karena ini sudah hampir satu tahun mereka mencarinya tapi tidak ada titik terang sama sekali. Bahkan Zayn sudah membabat habis seluruh keluarga Delwyn tanpa sisa lagi.
Azalya sepertinya memang bersembunyi dengan orang yang berpengaruh dan bisa menghilangkan jejak supaya tidak bisa ditemukan oleh orang lain. Mau itu keluarganya atau musuhnya sekalipun, sungguh Zayn masih belum bisa menemukan titik terang untuk mengungkap masalah ini.
.
Sedangkan ditempat yang sangat jauh dan juga tidak terjangkau oleh manusia sekalipun. Dan disana ada seorang wanita cantik dengan dua baby kembarnya yang sangat lucu dan juga sangat menggemaskan.
"Nak, Bapak mau kebawah dulu. Jaga anak-anak dengan baik, nanti Bapak akan segera kembali jika sudah selesai" ucap seorang pria paruh baya yang jika dilihat bukanlah asli warga negara ini.
"Iya Pak. Bapak hati-hati disana, jangan seperti kemarin loh Pak" ucap wanita yang tidak lain adalah Azalya yang sepertinya kehilangan ingatan atau memang sengaja dihilangkan oleh seseorang.
"Pak, apa suami Aza tidak mencari Aza dan twins baby Z ini?" tanya Azalya saat Mark akan beranjak pergi dari halaman rumahnya.
"Bapak juga tidak tahu nak. Bapak selama ini memang tidak mencari tahu siapa kamu dan dimana keluarga kamu, tapi Bapak sungguh sangat menyayangi kalian semua seperti anak kandung bapak sendiri" jawab Mark yang memalingkan wajahnya menghindari tatapan mata Azalya yang ingin tahu segalanya.
'Maafkan Bapak nak, Bapak tidak bermaksud untuk memisahkan kalian dari keluarga kalian. Bapak hanya tidak ingin masa tua bapak sendirian tanpa adanya siapa-siapa. Maafkan Bapak Azalya Wijaya Kusuma' ucap Mark dalam hati yang memang sengaja menghapus sebagian ingatan dari Azalya tentang masalalu nya.
"Bapak pergi dulu" ucap Mark yang langsung pergi setelah mengucapkan itu.
"Ada sesuatu yang disembunyikan oleh Bapak dari ku. Tapi apa? Aku harus bisa mengetahuinya, aku akan mencari semuanya sendiri dan setelah itu aku akan segera pergi dari sini. Aku ingin bertemu dengan suamiku, aku sangat merindukan nya" gumam Azalya yang mendorong stroller baby nya masuk.
Azalya langsung masuk kembali kedalam rumah untuk mencari bukti jika dirinya memang sedang disekap didalam sini dengan kedok menolong. Dan sekarang sudah berada didepan kamar milik markasnya yang sedikit terbuka dan sepertinya dia lupa untuk menguncinya.
"Kalian tunggu disini dulu ya, Mommy mau masuk kedalam dan mencari sesuatu didalam sana. Jika ada yang berbuat jahat pada kalian, siapapun itu. Ingat, siapapun kalian harus menangis sekencang yang kalian bisa dan bisa membuat Mommy mendengarnya dan langsung menolong kalian. Oke" ucap Azalya pada baby berusia satu bulan itu.
Sepertinya kedua baby nya mengerti dengan apa yang Azalya katakan pada mereka berdua. Keduanya langsung tersenyum setelah mendengar ucapan dari Azalya, Mommy mereka.
Azalya masuk kedalam kamar milik Mark yang tidak terkunci. Dia membuka-buka seluruh lemari yang dia yakini adalah sesuatu yang disembunyikan olehnya. Hingga tatapan nya tertuju pada lemari berukuran kecil terletak pada pojok ruangan kamar dan tersembunyi. Azalya mencoba membukanya tapi tidak bisa.
"Kenapa hanya ini yang dikunci? Kenapa yang lainnya tidak?" gumam Azalya yang merasa bingung dengan apa yang dia temukan didalam kamar tersebut.
"Bagaimana caranya membuka lemari ini? Dimana-mana tidak ada kunci yang pas dan juga cocok untuk lemari yang satu ini" gumamnya lagi masih terus mencoba membuka lemari tersebut. Tapi hasilnya tetap saja nihil.
Tanpa Azalya sadari dibelakngnya sudah ada Mark yang sedang menatapnya dan juga ingin sekali menegurnya. Saat Azalya berbalik dia sedikit terkejut melihat Mark yang sudah ada dibelakangnya saat ini.
"Apa yang sedang kamu lakukan dikamar Bapak nak?" tanya Mark yang mencoba menahan amarahnya, karena kamarnya diacak-acak oleh Azalya.
"Aku sedang mencari sesuatu didalam sini. Apa yang anda sembunyikan dari saya sebenarnya?" jawab Azalya sambil menatap datar pada pira paruh baya tersebut.
"Back tidak menyembunyikan apa-apa dari kamu nak. Apa yang bisa Bapak sembunyikan dari kamu?" ucap Mark yang malah balik bertanya pada Azalya.
"Anda jangan berbohong pada saya Pak. Karena saya tidak ingin dibohongi lagi oleh anda. Tolong jawab dengan jujur dan juga jangan ada kebohongan lagi pada saya" ucap Azalya yang menatap Mark dengan sangat serius dan tidak ingin dibantah oleh Mark.
"Apa anda sudah mengingat semuanya Nona?" tanya Mark yang menatap wajah Azalya dengan sangat serius dan juga penuh selidik.
"Saya memang tidak mengingat semuanya dan juga apa yng terjadi pada saya. Kenapa anda tidak mengatakan yang sebenarnya pada saya? Saya sedang mencari cincin yang berkasnya ada dijari saya" ucap Azalya dengan tatapan tajamnya dan juga sangat ingin tahu segalanya.
"Pada saat saya menemukan Nona anda tidak mengenakan barang-barang berharga lainnya. Saya hanya menemukan anda seperti ini dan dalam keadaan hamil muda. Jika saja saya tidak seberani menolong anda, mungkin saja anda tidak bisa bertemu dengan bayi kembar anda Nona" jawab Mark penuh dengan keyakinan dan membuat Azalya semakin dikenal dan juga bingung dengan semua yang pernah dia lakukan sebelumnya.
Azalya hanya diam dan keluar dari kamar Mark menemui kedua anaknya yang sedang terlelap. Mark juga mengikuti Azalya keluar, tapi Azalya tidak menoleh sama sekali dan dia keluar rumah dengan membawa sesuatu yang sedang dia sembunyikan didalam stroller twins baby Z.
'Semoga saja Daddy kalian bisa menemukan kita disini sayang. Mommy merasa jika Daddy kalian sedang mencari kita, kita berdo'a saja supaya semuanya bisa cepat berlalu dan kita bisa berkumpul bersama' ucap Azalya dalam hati sambil terus mendorong stroller baby nya menjauh dari rumah Mark.
.
.
.
Jangan pada kecewa ya... Othor hanya mau membuat konflik yang ringan-ringan saja, dan nantinya memang tidak akan mudah untuk bertemu antara Azalya dengan Zayn... Tapi nanti lewat salah satu twins baby Z ya....
Jangan lupa tinggalkan like, komen, vote dan hadiah seiklasnya ya... Subscribe dan pollow akun Othor juga ya....
Syukur-syukur ada yang mau ngasih kembang sekebon dan kopinya seember 🤗😁