The Moon of Love With You

The Moon of Love With You
Episode 95



"Kak ... Kakak ... kamu mau ke mana? Kak, temani aku!" teriakku.


"Bulan! Kamu ada di mana?" teriak Eggy membalas teriakanku.


Dari sana, aku merasa ada hal yang aneh. Mengapa Eggy bertanya tentang keberadaanku, sedangkan baru saja dia mengetahuinya dan sejenak mencium bibirku. Apakah orang yang menciumku bukan Eggy? Lalu siapa dia?


"Kak! Kakak," teriakku kembali.


Tak lama kemudian, lampu pun kembali menyala dan aku langsung mencari-cari posisi di mana keberadaan Eggy saat ini. Rupanya, dia berada di belakangku seraya membawa beberapa cemilan dan minuman kaleng di tangannya.


"Kak Eggy."


"Bulan, mengapa kamu tidak menunggu di kamar saja?" tanyanya.


"Aku khawatir, Kak. Aku merasa takut juga, karena di kamar gak ada siapa-apa," jawabku.


"Kamu ini. Bisa bahaya tahu. Nanti kalau kamu jatuh bagaimana?" omelnya.


"Maaf, Kak. Maaf. Kan aku sudah bilang, aku takut dan khawatir juga. Lagian Kakak ... kenapa barusan meninggalkanku. Padahal Kakak udah menemukanku," sahutku.


Eggy mengernyitkan dahinya, terlihat bahwa dirinya seperti merasa kebingungan dengan apa yang sudah aku katakan padanya.


"Maksud kamu?" tanya Eggy.


"Kakak kan, yang tadi itu."


Aku pun mulai kebingungan sendiri jadinya.


"Tadi itu apa?" tanya Eggy menunggu jawabanku.


Ini benar-benar aneh. Jika bukan Eggy yang menciumku, apa mungkin Fadhla? Aku menatap ke arah kamarnya dan pintu kamar yang ditempati Fadhla masih tertutup rapat. Jika memang Fadhla yang sengaja menciumku, lalu pergi begitu saja, pasti akan terdengar suara pintu tertutup. Ini benar-benar aneh.


"Bulan, ada apa denganmu? Mengapa diam?" tanyanya membuyarkan lamunanku.


"Ah, tidak, Kak. Sepertinya aku sedang keliru," sahutku.


"Ayo kita ke kamar lagi! Sudah malam ini," ajaknya.


"Iya, Kak."


Aku dan Eggy pun kembali ke dalam kamar.


"Mulai sekarang ceritanya?" tanya Eggy.


"Baru aja habis lampu, Kak. Mau dilanjut cerita seram?" tanyaku lagi, cemas.


"Kamu takut?"


"Enggak juga."


"Yaudah, kalau gak takut kita lanjut. Aku akan mulai terlebih dulu, ya."


"Oke, Kak. Silakan."


"Dulu, aku pernah tinggal di rumah clien untuk masalah bisnis. Rumahnya kebetulan dekat sekolah gitu, tepatnya saling berhadapan dengan rumah dia. Aku menginap di sana selama dua hari, dan dua hari itu setiap malamnya aku selalu mendengar suara tendangan seseorang," kata Eggy bercerita.


"Menendang apa, Kak?" tanyaku penasaran.


"Garasi sekolah. Dan itu tiap tengah malam selama dua hari terturut-turut, aku mendengarnya," jawab Eggy.


"Lalu apa Kakak bertanya dengan clien Kakak soal itu?"


"Awalnya enggak. Karena masih berada di rumahnya. Namun setelah bisnis kita selesai dirapatkan, aku bilang padanya bahwa ada suara aneh saat aku bermalam di sana."


"Lalu dia bilang apa?" tanyaku.


"Jawabannya, dia pun sering mendengar suara itu. Bahkan di sekolah itu juga katanya tiap malam, kadang-kadang sering ada suara nyanyian paduan suara dan alat-alst musik secara bergiliran," jelas Eggy.


"Secara bergiliran bagaimana, Kak?" tanyaku.


"Ya seperti hari ini suara suling, besoknya suara calung, besoknya lagi suara yang lain. Semacam itu. Dan clienku berkata, dia memang sudah terbiasa mendengar hal itu. Seperti hiburan setiap malam. Kalau dia terbangun tengah malam, pasti suara itu akan terdengar dan membuatnya susah untuk tidur kembali. Karena semakin dia mencoba untuk tidur, suara itu semakin keras, juga terasa dekat. Seperti tepat berada di samping atau di depannya. Dan hal itu membuatnya sangat terganggu." jawab Eggy.


Mendengarkan kisah seram dari Eggy, membuatku merasa merinding. Apalagi malam-malam seperti ini. Aku jadi berpikiran aneh saat berada di villa ini. Apalagi jauh dari ke mana-mana. Ke kota jauh, tetangga pun tidak ada. Yang ada hanya pohon tinggi di sepanjang jalan dan di sekeliling vila ini. Belakang vila apalagi, jurang menyeramkan. Benar-benar menakutkan. Aku jadi ingat kejadian barusan, ada seseorang yang menyentuhku. Itu siapa ya? Apa mungkin ... tidak. Hal itu mana ada terjadi. Dasar bodoh!


Note:


Maaf, chapter ini sangat pendek. :(


Lanjutan cerita horor antara Eggy dan Bulan dilanjut besok ya. Seperti chapter sebelumnya, update chapter membahas horornya sekitaran jam 7 malam.


Terima kasih karena sudah sabar menunggu. :)