
"Kalian saling mengenal?" tanya Eggy.
Orang-orang di sana pun saling melempar pandangan satu sama lain.
"Mm ... hai, Aku Fadhla dan ini dia pacarku. Namanya Bulan," ucap Fadhla kepada Adelia.
Sontak Bulan menatap serius ke arah Fadhla. Namun dia memahami bahwa Fadhla berkata seperti itu bisa saja untuk kepentingan Eggy atau Adelia. Bulan pun merasa curiga kepada sosok Adelia, ingin berpikir positif, tetapi dirinya tidak bisa menerima sebuah kenyataan. Namun dia berpikir bahwa Adelia mungkin memang adalah calon Eggy.
"Ah, iya. Hei." Bulan tersenyum kepada mereka.
"Oh, aku tahu. Bulan ini seperti nama mantan istrimu, Eggy. Benar, bukan?" tanya Adelia.
"Ah, iya. Memang benar. Namanya memang sama. Namun nama pacarku ini bukan Bulan. itu hanya panggilan. Nama aslinya Alana. Wajahnya indah seperti cahaya bulan," jawab Fadhla kepada Adelia.
"Ah, iya. Kamu romantis juga, Fadhla. Beruntung sekali kamu mempunyai pacar seperti Fadhla, Bulan. Dia romantis. Pasti kamu selalu bahagia memilikinya," sahut Adelia tersenyum. Bulan hanya tersenyum simpul menanggapi hal itu.
"Kalian mau makan di sini?" tanya Adelia kepada Fadhla dan Bulan.
"Ya. Bulan ingin makan malam di sini katanya," jawab Fadhla.
"Oh, oke. Baiklah. Aku dan Eggy akan pergi kok. Kami berdua sudah makan di sini. Sayangnya gak bisa bareng, ya. Lain kali kita dinner bersama, ya. Biar double date gitu lho. Keknya asyik deh," sahut Adelia terkekeh.
"Haha. Bisa saja. Aku. bagaimana Bulan saja. Jika dia mau, aku ikut dia."
"Astaga. Kamu ini lelaki idaman sekali. Mau apa-apa izin dulu. Lebih mengedepankan pacar, ya. Gak begitu egois. Senangnya jika punya pacar sepertimu," kata Adelia dengan akrab.
Eggy mulai muak mendengar semua pujian Adelia untuk Fadhla. Dia merasa dibandingkan dengan sang adik. Dia pun mulai cemburu ketika Fadhla mendengar bahwa Bulan adalah pacarnya. Apalagi dengan semua kalimat-kalimat romantis miliknya yang di arahkan hanya untuk Fadhla. Bagaimana pun, Bulan. masih istri Eggy. Walaupun keluarga mengetahui bahwa Bulan adalah mantan istri Eggy, tetapi dalam hal status, mereka masih bersuami istri. Perceraian hanya sebatas status palsu saja.
"Sudahlah. Ayo kita pulang!" ajak Eggy sambil berjalan terlebih dulu meninggalkan Bulan, Fadhla dan Adelia. Sejenak Eggy menatap. ke arah wajah Bulan dan begitu pun dengan Bulan. Mereka saling menatap. Tak. lama kemudian, Eggy berjalan pergi.
"Eh, Eggy, tunggu!" tahan Adelia. "Maaf. Aku pergi terlebih dulu, ya. Silakan menikmati makanan kalian. Di sini makanannya enak lho. Kalian gak akan menyesal. Hehe. Aku duluan, ya. Dadah. Sampai jumpa nanti."
Adelia pun pergi meninggalkan Bulan dan Fadhla di sana.
"Bulan, maaf. Aku sengaja bilang bahwa kamu. pacarku. Karena wanita itu ...." Fadhla sengaja menggantungkan kalimatnya.
"Ya. Aku tahu, Fadhla. Dia calon Eggy, bukan? Yang akan Eggy nikahi?" tanya Bulan kepada Fadhla.
"Yup. Aku pernah melihat fotonya sekali," jawab Fadhla.
"Baiklah. Bukan masalah. Aku paham jika masalah itu. Aku pun mencurigai bahwa dia memang calonnya. Cukup cantik. Dia tinggi," kata Bulan merasa minder.
"Kamu juga tak kalah cantik, Bulan," sahut Fadhla. Bulan hanya tersenyum simpul kepada Fadhla. "Namanya Adelia."
"Iya kah?" tanya Bulan.
"Ya. Namanya itu. Aku memberitahumu karena mungkin dia lupa tidak memberitahu padamu," kata Fadhla.
"Yasudah. Ayo kita cari tempat duduk. Kita pesan beberapa makanan, Bulan. Kamu lapar, bukan? Nanti cacing-cacing di perutmu pada protes karema kelaparan."
"Hahaha. Kamu bisa saja, Fadhla." Bulan. menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Memang iya, kan. Haha."
"Ya, ya, ya. Aku tahu. Aku. mengalah padamu."
"Hai, jangan banyak mengalah," kata Fadhla terkekeh.
Bulan dan Fadhla pun berjalan menuju meja yang kosong di sana. Kemudian mereka pun memesan makanan dan makan malam bersama-sama di sana.
*****
PERHATIAN!
Budayakan untuk memberi love dan komen-komen kalian terlebih dulu sebelum membaca next chapternya ya, guys.. 😊😊
Karena itu untuk apresiasi kalian untuk aku bisa lebih semangat menulis dan update yang rajin untuk melanjutkan cerita ini. Terima kasih sebelumnya para readers-readers.
Untuk yang ingin tahu karyaku yang lain, silakan cek di akun WP @Bulan_lani. Cerita baruku berjudul 'Dia Rehema'. Ada juga aplikasi Joylada dengan akun Lani Nurohmah (comeback).
Jika ingin mengenalku lebih de
kat, silakan DM di IG @nurohmah.lani atau inbox melalui pesan Facebook Lani Nurohmah. Follow juga, ya. :)
Jangan lupa untuk bergabung dalam grup chat MT Lani Nurohmah, ya. Biar kalian bisa lebih gampang mengirim pesan dan saling berkenalan juga.
Terima kasih, semuanya. :*
PERHATIAN!
Budayakan untuk memberi love dan komen-komen kalian terlebih dulu sebelum membaca next chapternya ya, guys.. 😊😊
Karena itu untuk apresiasi kalian untuk aku bisa lebih semangat menulis dan update yang rajin untuk melanjutkan cerita ini. Terima kasih sebelumnya para readers-readers.
Untuk yang ingin tahu karyaku yang lain, silakan cek di akun WP @Bulan_lani. Cerita baruku berjudul 'Dia Rehema'. Ada juga aplikasi Joylada dengan akun Lani Nurohmah (comeback).
Jika ingin mengenalku lebih de
kat, silakan DM di IG @nurohmah.lani atau inbox melalui pesan Facebook Lani Nurohmah. Follow juga, ya. :)
Jangan lupa untuk bergabung dalam grup chat MT Lani Nurohmah, ya. Biar kalian bisa lebih gampang mengirim pesan dan saling berkenalan juga.
Terima kasih, semuanya. :*