The Moon of Love With You

The Moon of Love With You
EPISODE 128



"Kamu mau pesan apa?" tanya Adelia kepada Eggy.


"Apa saja," jawabnya.


"Yakin?"


"Terserah."


"Yaudah deh. Kepiting sama lobster aja, ya." Adelia mengusulkan kembali.


"Oke."


"Yaudah, itu saja, Mba. Tolong bawakan, ya!"


"Baik."


Adelia menunggu pesanan itu bersama Eggy. Lalu Eggy mulai mengeluarkan ponselnya dan memainkannya. Dia mengirim sebuah pesan kepada seseorang.


Isi chat:


Eggy: "Sayang, apa kabar? Bagaimana pekerjaanmu?"


Tak lama kemudian, ada sebuah balasan.


Bulan: "Hari ini hari petamaku. Sangat melelahkan. Dan aku nyaman dengan pekerjaan ini."


Eggy: "Padahal kamu tidak perlu bekerja. Tidak masalah kok."


Bulan: "Tidak, Kak. Aku harus kerja, karena aku tidak ingin merepotkan kakak. Apalagi dengan keadaan kakak yang sekarang. Jadi, aku harus bekerja. Setidaknya aku bisa mencari uang untuk kehidupanku sendiri, Kak. Kakak pun berfokus untuk kerja."


Eggy: "Kamu memang istri yang baik, Sayang. Aku menyayangimu."


Bulan: "Aku pun menyayangimu, Kak."


Eggy: "I love you!"


Bulan: "Me to."


Eggy: " Jangan lupa mandi dulu sebelum makan."


Bulan: "Ini mau mandi kok."


Eggy: "Sayangnya aku tidak di sana. Jika di sana, aku ikut denganmu."


Bulan: "Hahaha."


Eggy: "Kamu tertawa."


Percakapan itu pun berakhir. Adelia yang melihat Eggy tersenyum sendiri saat memandangi ponselnya mulai bertanya-tanya kebingungan.


"Kenapa tersenyum?" tanya Adelia.


Eggy menyimpan ponselnya. Kemudian dia minum jus yang ada di meja.


"Tidak ada," jawab Eggy masih mencoba bersikap cool.


"Jelas kamu tersenyum sendiri. Apakah setelah perceraianmu itu kamu masih berhubungan dengan mantan istrimu?" tanya Adelia mulai kepo.


"Jika benar, memangnya kenapa?"


Adelia terkekeh. "Hanya bertanya. Sebaiknya setelah kita menikah, kamu jangan berhubungan lagi dengannya. Aku tidak akan suka itu."


"Aku pun tidak akan suka jika kamu mengatur-ngatur masalah pribadiku," sahut Eggy kepada Adelia.


Adelia mulai kesal dengan sikap Eggy. "Aku akan membuat mantan istrimu menjalani hidupnya dengan tidak tenang."


"Jika kamu melakukannya, maka aku yang akan membuat hidupmu tidak tenang, Adelia."


Adelia terkekeh. Kemudian dia meminum jus miliknya dengan rasa emosi. Ini tidak bisa dibiarkan. Adelia harus menjadi wanita satu-satunya bagi Eggy. Namun Eggy masih mencintai Bulan dan tetap tidak suka kepada Adelia.


"Silakan menikmati."


"Terima kasih."


"Kembali kasih."


"Baiklah, Eggy. Kita lupakan masalah yang tadi. Sekarang fokus pada masa depan kita, Eggy," kata Adelia.


"Oke."


"Kita akan melakukan pemotretan untuk prawed kita."


"Harus kah melakukannya?" tanya Eggy malas.


"Ya haruslah. Pernikahan kita akan mewah, Eggy. Akan ada banyak wartawan dan rwdaksi yang akan menayangkan acara pernikahan kita. Keren, bukan?" sahut Adelia.


"Aku tidak peduli mau mewah atau tidak. Mau disiarkan langsung atau tidak Aku tidak peduli."


"Ya ampun! Kamu. menarik sekali, Eggy. Aku jadi semakin menyukaimu."


"Terserah."


"Yasudahlah. Ayo kita makan. Ini enak lho."


"Oke."


"Salah satu restoran pavoritku di sini. Jika aku ngidam anakmu, dan ingin makan makanan seafood, kamu harus beli di sini, ya."


"Apakah aku akan memberikanmu anak?" tanya Eggy.


"Ya iya. Jelas. Memangnya kita menikah untuk apa jika tidak punya anak?" tanya Adelia.


"Hanya bisnis," sahut Eggy.


"Ya ampun, Eggy."


"Sudahlah. Jangan bahas. Pembahasan itu membuatku geli."


"Ciieeee... kita akan menikah, Eggy. Kamu akan merasakan malam pertama untuk kedua kalinya," ucap Adelia.


"Jika aku mau melakukannya."


"Aku akan memaksamu."


"Terserah. Aku tidak peduli."


"Baiklah. Aku menyukai pria yang pasrah." Adelia terkekeh saat membahas percakapan itu dan melihat ekspresi juga tanggapan dari Eggy. Dia memang menyukai Eggy yang bersikap seperti itu.


Eggy mendelik ke arahnya. Adelia benar-benar membuat Eggy merasa muak dan tidak nyaman dengan situasi ini. Jika bukan karena terpaksa dan bukan karena menyelamatkan perusahaannya dari kebangkrutan, dia tidak ingin melakukan hal ini. Apalagi harus meninggalkan orang yang baru saja akan memulai perjalanan pernikahan mereka. Membuat hari-hari mereka semakin tersiksa di setiap harinya.


*****


PERHATIAN!


Budayakan untuk memberi love dan komen-komen kalian terlebih dulu sebelum membaca next chapternya ya, guys.. 😊😊


Karena itu untuk apresiasi kalian untuk aku bisa lebih semangat menulis dan update yang rajin untuk melanjutkan cerita ini. Terima kasih sebelumnya para readers-readers.


Untuk yang ingin tahu karyaku yang lain, silakan cek di akun WP @Bulan_lani. Cerita baruku berjudul 'Dia Rehema'. Ada juga aplikasi Joylada dengan akun Lani Nurohmah (comeback).


Jika ingin mengenalku lebih de


kat, silakan DM di IG @nurohmah.lani atau inbox melalui pesan Facebook Lani Nurohmah. Follow juga, ya. :)


Jangan lupa untuk bergabung dalam grup chat MT Lani Nurohmah, ya. Biar kalian bisa lebih gampang mengirim pesan dan saling berkenalan juga.


Terima kasih, semuanya. :*