
"Mobilmu ada di mana?" tanya Bulan kepada Fadhla.
"Di ujung sana," jawab Fadhla. "Memangnya kenapa?"
"Ah, tidak apa kok.," sahut Bulan tersenyum.
"Apakah kamu lelah?" tanya Fadhla menebak.
"Ya. Aku sedikit lelah," jawab Bulan.
"Baiklah. Kalau begitu, kamu tunggu di sini saja ya. Biar aku ambil mobilku sendirian. Kamu tunggu di sini. Ini makanannya aku simpan dulu," kata Fadhla memberikan solusi.
"Apa tidak masalah?" tanya Bulan cemas.
"Tidak apa kok. Kalem aja," jawab Fadhla sambil tersenyum.
"Yaudah deh. Aku tunggu di sini, ya!" sahut Bulan.
"Oke."
Fadhla pun mulai pergi meninggalkan Bulan sendirian di sana. Kemudian, ketika Bulan sedang sendirian dan menunggu Fadhla kembali, dia melihat ada sepasang kekasih di seberang jalan. Samar-samar dia mendengar percakapan dua insan tersebut. Terlihat sangat jelas bahwa mereka sedang bertengkar, tetapi entah tentang perihal apa pertengkaran yang mereka lalukan dan bahas pada saat ini. Bulan hanya melihat mereka berdua saja, seperti sebuah tontonan tengah malam yang menarik perhatiannya.
Sesekali Bulan berpikir, sebenarnya apa yang membuat mereka bertengkar di tengah jalan pada malam-malam seperti ini? Apakah orang tua mereka masing-masing tidak marah dengan anaknya yang masih berkeliaran di luaran pada saat ini? Apa lagi seorang anak gadis, pasti tidak akan baik. Namun di lihat secara seksama, Bulan menyimpulkan bahwa mereka memang sudah berstatus suami dan istri. Mungkin saja.
Tit... tit... tit...
Suara klakson mobil mengejutkan Bulan. Dia menengok dan tersenyum. Dia baru tersadar bahwa Fadhla sudah berada di hadapannya sedari tadi. Bahkan Fadhla memanggil-manggil namanya berkali-kali, tetapi Bulan tidak kunjung menengok juga. Jadi Fadhla putuskan untuk membunyikan klakson mobilnya saja, agar dapat didengar olehnya.
"Ya ampun, Fadhla. Kamu ini, aku kaget," kata Bulan protes.
"Salah siapa kamu tidak mendengarkanku saat aku panggil," ucap Fadhla.
"Baiklah. Maafkan aku."
"Ayo masuk! Aku mulai mengantuk nih! Besok harus pergi ke kantor. Kamu juga pasti harus berangkat bekerja, bukan? Apa lagi saat ini kamu belum istrirahat," ucap Fadhla.
"Iya, sih. Memang benar."
"Yaudah, ayo masuk."
"Makanannya ini gimana?" tanya Bulan.
Dia pun keluar dan turun dari mobil sejenak. Kemudian dia mengambil makanan-makanan tersebut dan di masukan ke dalam mobil.
"Ayo, Bulan! Ayo cepat. Kita segera pulang," kata Fadhla.
Bulan pun masuk ke dalam mobilnya Fadhla. Lalu mereka bergegas pergi untuk pulang.
Setelah sampai di rumah, mereka pun langsung masuk ke dalam rumah dan dalam seketika, Fadhla duduk di sofa sambil merebahkan tubuhnya. Dia merasa sangat lelah sekali, sehingga ketika Bulan sudah di dalam rumah, dia melihat Fadhla langsung menjatuhkan tubuhnya begitu saja.
"Kamu tidak akan pulang, Fadhla?" tanya Bulan.
"Bolehkah aku tidur di sini kali ini? Hanya hari ini saja kok. Aku benar-benar lelah," jawab Fadhla dengan lemas.
"Yasudah deh. Kalau begitu aku pergi ke kamar dulu, ya."
"Terima kasih sudah mengizinkan aku untuk tidur di rumahmu, Bulan. Besok pagi aku akan segera pergi kok. Jangan khawatir," sahut Fadhla.
"Ya sudah. Kalau begitu selamat istirahat ya, Fadhla," kata Bulan dengan lembut.
"Oke. Terima kasih, Bulan. Kamu juga selamat istirahat, " sahutnya.
Bulan tersenyum. Dia pun langsung pergi menuju kamarnya dan beristirahat. Setelah dia berada di kamarnya, dia merebahkan badannya dan sejenak menatap ke arah langit-langit. Dia mulai mengingat pertengkaran antara Eggy dan Juga fadhla. Dia pun mengingat bahwa Eggy mengatakan hal yang semestinya tidak dia katakan pada dirinya. Namun apa boleh buat, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa dan kini dia merasa dilema akan hal itu.
*****
PERHATIAN!
Budayakan untuk memberi love dan komen-komen kalian terlebih dulu sebelum membaca next chapternya ya, guys.. 😊😊
Karena itu untuk apresiasi kalian untuk aku bisa lebih semangat menulis dan update yang rajin untuk melanjutkan cerita ini. Terima kasih sebelumnya para readers-readers telah setia membaca novel ini sampai saat ini. Terima kasih banyak.
Untuk yang ingin tahu karyaku yang lain, silakan cek di akun WP @Bulan_lani. Cerita baruku berjudul 'Dia Rehema'. Ada juga aplikasi ******* dengan akun (comeback). Cerita terbaru "Pernikahan Rahasia", sudah dilihat 1-M joy. Silakan di cek.
Ada cerita kisah nyata tentang masa mudaku di aplikasi Kwikku berjudul Labil (plin-plan). Novel itu kisah nyata tentang masa mudaku di sekolah.
Jika ingin mengenalku lebih dekat, silakan DM di IG @nurohmah.lani atau inbox melalui pesan Facebook Lani Nurohmah. Follow juga, ya. :)
Jangan lupa untuk bergabung dalam grup chat MT Lani Nurohmah, ya. Biar kalian bisa lebih gampang mengirim pesan dan saling berkenalan juga. Atau bisa juga bergabung di grup WA-ku. Silakan hubungi aku saja, nanti aku masukan kok.
Terima kasih, semuanya. :*