
Jack melangkah keluar rumah sambil membawa kunci mobil miliknya. Ia mengabaikan rasa sakit di kepala dan juga pelipisnya yang memar. Yang ada di pikiran pria itu saat ini adalah Alice.. Ia harus segera menemukan gadis itu..
Jack memasuki mobilnya dan bersiap melaju keluar gerbang. Namun, tiba-tiba beberapa pengawal menghadang jalanya.
Jack yang terlihat tidak ingin membuang waktu langsung mengklakson dengan tidak sabaran,
TIT!! TIT!!
Para pengawal itu tidak bergeming dan tetap menghalangi mobil Jack yang hendak keluar. Jack yang kesal pun memilih keluar dan menatap tajam para pengawal itu,
"Menyingkir dari hadapanku!!" perintahnya keras.
Para pengawal itu terlihat tidak gentar dengan perintah Jack,
"Mohon maaf Tuan, anda tidak boleh keluar dari rumah" ucap salah satu pengawal.
Jack yang sudah kehabisan kesabaran pun menggertakkan giginya dan mencengkram kerah pengawal yang berbicara tadi,
"Beraninya kau menghalangiku!! Cepat menyingkir atau aku akan menghabisimu!!" ancam Jack.
Pengawal itu terlihat tidak gentar dan kembali menatap Jack,
"Mohon maaf Tuan, ini perintah" ucap pengawal itu.
Jack tersenyum sinis dan semakin kuat mencengkram kerah pengawal itu dengan tatapan yang sangat tajam. Lalu tiba-tiba terlihat Miranda yang berjalan menghampiri mereka,
"Berhenti Jack!! Kau tidak boleh keluar dari rumah ini!!" perintah Miranda tegas.
Jack menatap pada sang ibu dengan tatapan yang tidak berubah,
"Aku harus pergi sekarang! Dan, kuharap ibu tidak menghalangiku jika ibu tidak ingin ada keributan disini" ancam Jack tajam.
Miranda menatap tajam pada sang putra dan menggeleng tegas,
"Ini perintah Jack! Kau tidak boleh pergi kemanapun!" tegas Miranda lagi.
Jack pun terdiam dan tersenyum miris. Lalu setelah itu tanpa basa-basi Jack pun memukul penjaga yang di cengkeramnya tadi sampai tersungkur ke tanah,
BUGH!!
"Arghh!!" rintih penjaga itu kesakitan.
Miranda yang terkejut dengan tindakan Jack pun menatap putranya tidak percaya,
"Jack!!! Apa yang kau lakukan!!!" teriaknya tidak percaya.
Jack menatap tajam pada pengawal yang lain tanpa menatap Miranda,
"Sudah ku katakan aku harus pergi dari sini! Jika ada yang menghalangi, maka aku tidak akan segan-segan melawan!" ucap Jack tajam.
Para pengawal yang lain terlihat hendak mengepung Jack, namun Jack dengan cekatan menghindar dan memukul semua pengawal itu dengan membabi-buta,
BUGH!!
BUGH!!
Terjadi perkelahian diantara Jack dan para pengawal. Miranda yang syok melihat Jack yang terlihat brutal menghajar para pengawal seketika berteriak,
"CUKUP JACK!!" teriaknya saat Jack terlihat hampir membuat para pengawal disana babak belur.
Jack pun dengan nafas memburunya seketika berhenti dan melepaskan cengkeramannya di kerah salah satu pengawal dan mendorongnya sampai terjatuh.
Pria itu pun menatap Miranda yang terlihat syok. Jack tanpa berkata-kata lagi langsung kembali menaiki mobilnya dan melajukannya keluar dari rumah.
Miranda mencoba mengatur nafasnya sambil menyentuh kepalanya yang terasa sakit. Ia tidak menyangka Jack bisa melakukan hal seperti itu pada para pengawalnya.
Jack terlihat menakutkan...
Miranda tidak tau jika putranya itu pandai berkelahi dan bersikap keras kepala hanya demi seorang gadis. Pria itu bahkan menentangnya hanya demi mencari keberadaan Alice.
Tidak! Dia tidak boleh diam saja!
Kepergian gadis itu ternyata belum membuat Jack menyerah.. Wanita paruh baya itu pun mulai kembali berpikir bagaimana caranya agar Jack benar-benar melupakan Alice..
Dia harus melakukan sesuatu..
Jack mengendarai mobilnya menuju rumah Lola. Pria itu berharap ia akan mendapatkan informasi tentang kemana Alice dan keluarganya pindah dari Nyonya Sera yang merupakan tetangga Lola.
Namun sayang.. setelah ia menemui Nyonya Sera, wanita paruh baya itu juga tidak mengetahui kemana Alice pindah karena memang Lola tidak memberitahunya.
Jack pun tidak menyerah, ia mencoba kembali mencari informasi tentang kepindahan Alice dengan pergi ke universitas. Namun sayang, pihak universitas juga tidak tau kemana Alice pindah karena gadis itu tidak memberitahu.
Jack lagi-lagi tidak menyerah, ia pun mencoba menghubungi Morgan untuk mencari informasi,
"Halo, Morgan.. Bagaimana, apa kau mendapat informasi??" tanyanya cepat.
("Maaf Tuan, aku belum menemukan informasi apapun. Aku.. sudah mencoba mencari informasi di Bandara kemarin, tetapi.. mereka tidak memberitahu informasi keberangkatan pesawat yang dipakai Nona Alice.. ini sungguh aneh") balas Morgan dari balik sana.
Jack menghela nafasnya dengan frustasi,
"Kumohon.. tetaplah cari informasi apapun.." ucap Jack memohon.
Morgan dapat mendengar nada sedih dari Jack. Ia pun menghela nafasnya dan mencoba menyemangati Jack,
Jack pun mematikan panggilannya dan menunduk dengan rasa frustasi dan sedih. Sudah seharian ini ia berkeliling dan ia sama sekali tidak mendapatkan informasi apapun tentang kemana Alice pergi.
Walaupun ia sedikit menaruh rasa curiga tentang kepergian Alice, tetapi Jack tetap akan berusaha untuk mendapatkan informasi apapun tentang keberadaan gadis yang ia cintai itu..
"Kau dimana Alice?? Aku merindukanmu.." rintih pria itu dengan perasaan sakit.
---
Hari demi hari terus berlalu..
Minggu demi minggu dan bulan demi bulan juga sudah berlalu..
Saat ini sudah tepat 3 bulan kepergian Alice. Dan, sampai saat ini Jack masih belum menemukan keberadaannya.
Pria itu terlihat sangat kacau dan seperti mayat hidup..
Jack suka menghabiskan waktunya setiap malam di club dan minum bahkan berkelahi seperti saat hari pertama ia kehilangan Alice.
Pria itu juga menjadi semakin dingin dan tidak pernah ada sedikit pun senyuman dari wajahnya. Walaupun ia telah kembali bekerja di kantor, tetapi Jack telah sangat berubah dan menjadi atasan yang dingin, kejam dan juga di takuti.
Sedikit kesalahan dari bawahannya, Jack tidak akan segan-segan langsung memecat orang tersebut.
Pria itu telah sangat berubah..
Walaupun Jack telah memutuskan kembali ke rumah karena ia mengabulkan permintaan Alice di suratnya. Tetapi, sekarang Tom dan Miranda lebih sering melihat Jack yang pulang dalam keadaan mabuk.
Tom mulai kesal dan prihatin dengan sikap Jack, begitu juga Miranda..
Wanita paruh baya itu telah mencoba beberapa kali mengenalkan Jack dengan beberapa wanita, tetapi sayangnya para wanita itu berakhir sakit hati karena kata-kata dan perilaku kasar Jack terhadap mereka.
Miranda tidak menyerah dan terkadang masih meminta Jessica untuk mencoba mendekati Jack. Namun, pria itu tetap sama dinginnya pada Jessica.
Jessica sedikit prihatin dengan sikap Jack saat ini, dan wanita itu mencoba untuk mendekati Jack dengan cara lain dan mencoba memahami perasaan pria itu.
Seperti malam ini, Jack terlihat berada di club malam dengan minumannya yang sudah entah ke berapa gelas.
Jessica memperhatikan pria itu dari kejauhan dan menatapnya prihatin. Ia terkadang selalu sengaja datang ke club hanya untuk mengawasi Jack. Walaupun pria itu tidak peduli padanya, tetapi Jessica masih sangat peduli pada pria itu.
Jessica sedikit bersyukur karena walaupun Jack mabuk, pria itu masih bisa menahan dirinya dari godaan para wanita setengah telanjang disini yang sengaja menggodanya. Namun, untungnya tidak ada satupun dari mereka yang berhasil menyentuh Jack dan malah berakhir di permalukan dengan penolakan pria itu.
Lalu, tiba-tiba ada seorang wanita lagi yang mencoba mendekati Jack. Kali ini wanita itu terlihat berpakaian tidak terlalu seksi dan usianya terlihat masih muda.
Dari kejauhan Jessica sedikit was-was melihat wanita itu yang sengaja duduk di samping Jack yang sedang mabuk. Tetapi Jessica mencoba untuk tenang karena Jack pasti tidak akan tergoda seperti biasanya.
Wanita itu berbicara sesuatu pada Jack dan mulai membelai paha Jack dengan berani. Jessica terlihat mengepalkan tangannya namun ia belum mencoba mendekat dan menghajar gadis penggoda itu.
Namun, tanpa Jessica sadari, Jack terlihat mengangkat tangannya dan mengusap tengkuk gadis yang menghampirinya tadi. Pria itu bahkan terlihat hendak mencium wanita di sampingnya itu..
Bersambung..
Halo, jangan lupa kasih like, vote dan komen di cerita ini ya 😁 Dukungan kalian sangat berarti bagi author 🙏
Oh iya, jangan lupa ibadahnya ya, baca novel jangan sampai lupa waktu 🤭
Ketemuin Jack sama Alicenya kapan ya?? 🤔